ANTIROGO, Radar Jember - Sedari kecil, Ali Akhza, siswa SMP Nuris Jember, sudah berlatih berbicara di depan orang banyak. Skill itu semakin terasah saat di bangku SMP. Baru-baru ini, Ali kembali meraih juara dua speech Madrasah Islamic Competition se-Karesidenan Besuki di MAN 2 Jember pada 24 Februari lalu.
Ali berkali-kali mengikuti lomba speech atau pidato berbahasa Inggris di kompetisi berbeda. Berkali-kali juga ia keluar sebagai juara. Keterampilan public speaking yang dimiliki tak perlu diragukan lagi. "Dari kecil belajar bersama orang tua," ungkap remaja 14 tahun itu.
Santri yang saat ini duduk di kelas VIII itu rutin mengikuti ekskul public speaking di SMP Nuris. Hampir setiap hari, dia juga berlatih berbicara di depan cermin atau bahkan di depan teman-temannya. Di sisi lain, Ali juga belajar story telling.
Cara berbicara Ali di depan umum berkembang pesat ketika di SMP. Meski sempat gamang saat mengikuti lomba speech, dia berhasil mengolah ritme emosinya. Mentalnya cukup tangguh untuk kembali percaya diri tampil di muka umum dan berbagai situasi.
Persiapan lomba biasanya dilakukan bersama tentor ekskulnya. Mulai dari mempersiapkan teks hingga menghafal dan latihan. Ali kerap mengembangkan sendiri isi dari narasi yang dibuat bersama tentor. Dan hal itu dilakukannya saat sudah tampil lomba. Ini membuktikan bahwa kemampuan bahasa Inggris-nya sangat bagus. "Ada teks tapi biasanya saya kembangkan sendiri," ujar laki-laki asal Desa Paseban, Kecamatan Kencong, itu.
Hobinya adalah olahraga. Dia juga tergabung dalam ekskul voli di SMP Nuris. Menjadi bekal yang bisa dipakai untuk mengatur napas saat mulai mengikuti lomba speech. (sil/c2/dwi)
Editor : Radar Digital