KALIWATES, Radar Jember - Menjawab berbagai isu dan tantangan pengembangan kopi saat ini, Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Jember memfasilitasi kegiatan business matching dalam rangkaian acara Holistic Coffee Expo 2023. Melalui kegiatan tersebut, produsen kopi dipertemukan secara langsung dengan potential buyer nasional. Tujuannya agar dapat memperluas akses pasar komoditas kopi Sekarkijang. Terdapat empat potential buyer yang dihadirkan, kemarin, (18/11), yaitu Catur Coffee Company, Java Frinsa Estate, PT Sulutco Jaya Abadi, dan CV Binuang Sakti Perkasa.
Deputi Kepala Perwakilan BI Jember Andhi Wahyu Riyanto mengatakan, kopi adalah salah satu sasaran utama pengembangan UMKM BI untuk menjadi UMKM ekspor. KPwBI Jember menguatkan korporatisasi untuk mendorong terciptanya ekosistem usaha yang terintegrasi. Andhi menyebut, KPwBI Jember saat ini telah mengembangkan UMKM kopi terbaik di Sekarkijang melalui serangkaian program fasilitasi dari hulu ke hilir.
“Oleh karena itu, melalui kegiatan HCE diharapkan dapat memberikan insight terhadap berbagai isu dan tantangan dalam mendorong produktivitas kopi dan bisa menembus pasar global,” pungkasnya.
Pada puncak acara, HCE diakhiri dengan lomba manual brew yang diikuti oleh puluhan barista se-Sekarkijang. Battle one on one antarbarista tersebut mempertandingkan skill pembuatan kopi untuk mendapat citarasa terbaik tanpa menggunakan mesin. Terdapat 5 orang juri didatangkan mulai dari seorang pemilik coffee shop di Jawa Barat, Bagus Renaldy Wijaya; champion fest Kapitan Pasuruan, Maulan Gafurl competitor IBRC League, Andika Toni; juara 2 Lattemixo dan Tutuflavortest, Novan Dwi Saputra, hingga COE National Judge 2022 Muhammad Eka Pramudita.
Kopi memang merupakan minuman yang kompleks. Sehingga, ada banyak faktor termasuk waktu penyeduhan memiliki pengaruh pada citarasa kopi. Oleh karena itu, teknik penjurian dilakukan dengan menyeduh kopi mulai saat panas, hangat, dan juga dingin. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui tingkat perubahan citarasa kopi yang dibuat oleh barista di setiap level suhu. (ika/c2/nur)
Pemenang Manual Brew Competition:
Juara 1: Edhisty Ageng dari Omah Kopi, Jember
Juara 2: Fay Sadega dari Titik Balik, Jember
Juara 3: Fajar dari Nurico Coffee, Bondowoso
Editor : Radar Digital