alexametrics
23.1 C
Jember
Wednesday, 18 May 2022

Fakultas Syariah Terbitkan SE Pencegahan Kekerasan Seksual di Kampus

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menindaklanjuti maraknya kasus kekerasan seksual, khususnya di perguruan tinggi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, melalui Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, mengambil langkah tegas dengan menerbitkannya Surat Edaran (SE).

Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Prof Dr M Noor Harisudin M Fil I, menerbitkan SE Nomor: B.2840/In.20/4/PP.00.9/12/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Lingkungan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang ditetapkan terhitung sejak 20 Desember 2021.

Hal tersebut tidak lain merespon kebijakan yang diambil Nadiem Makarim selaku Mendikbud RI, melalui Permendikbud Ristek No 30 Tahun 2021 serta Peraturan Rektor IAIN Jember No 315 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Institut Agama Islam Negeri Jember, dan Keputusan Rektor IAIN Jember Nomor 316 Tahun 2020 tentang Standart Operasional Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Insitut Agama Islam Negeri Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Regulasi tersebut hadir yang bertujuan untuk mengajak seluruh sivitas akademika agar menjadi garda terdepan dalam menanggulangi kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa sekaligus Duta Mahasiswa Pancasila, Robiatul Adawiyah turut menyambut baik langkah cepat yang diadakan oleh pimpinan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember tersebut. “SE ini membuktikan bahwa Fakultas Syariah terbuka atas kasus kekerasan seksual. Persoalan kekerasan seksual sangat mempengaruhi masa depan korban. Maka, mari bersama-sama menciptakan ruang aman dan merdeka dari kekerasan seksual di Fakultas Syariah,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menindaklanjuti maraknya kasus kekerasan seksual, khususnya di perguruan tinggi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, melalui Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, mengambil langkah tegas dengan menerbitkannya Surat Edaran (SE).

Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Prof Dr M Noor Harisudin M Fil I, menerbitkan SE Nomor: B.2840/In.20/4/PP.00.9/12/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Lingkungan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang ditetapkan terhitung sejak 20 Desember 2021.

Hal tersebut tidak lain merespon kebijakan yang diambil Nadiem Makarim selaku Mendikbud RI, melalui Permendikbud Ristek No 30 Tahun 2021 serta Peraturan Rektor IAIN Jember No 315 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Institut Agama Islam Negeri Jember, dan Keputusan Rektor IAIN Jember Nomor 316 Tahun 2020 tentang Standart Operasional Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Insitut Agama Islam Negeri Jember.

Regulasi tersebut hadir yang bertujuan untuk mengajak seluruh sivitas akademika agar menjadi garda terdepan dalam menanggulangi kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa sekaligus Duta Mahasiswa Pancasila, Robiatul Adawiyah turut menyambut baik langkah cepat yang diadakan oleh pimpinan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember tersebut. “SE ini membuktikan bahwa Fakultas Syariah terbuka atas kasus kekerasan seksual. Persoalan kekerasan seksual sangat mempengaruhi masa depan korban. Maka, mari bersama-sama menciptakan ruang aman dan merdeka dari kekerasan seksual di Fakultas Syariah,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menindaklanjuti maraknya kasus kekerasan seksual, khususnya di perguruan tinggi, Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember, melalui Fakultas Syariah UIN KHAS Jember, mengambil langkah tegas dengan menerbitkannya Surat Edaran (SE).

Dekan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Prof Dr M Noor Harisudin M Fil I, menerbitkan SE Nomor: B.2840/In.20/4/PP.00.9/12/2021 tentang Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual di Lingkungan Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq Jember yang ditetapkan terhitung sejak 20 Desember 2021.

Hal tersebut tidak lain merespon kebijakan yang diambil Nadiem Makarim selaku Mendikbud RI, melalui Permendikbud Ristek No 30 Tahun 2021 serta Peraturan Rektor IAIN Jember No 315 tahun 2020 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Institut Agama Islam Negeri Jember, dan Keputusan Rektor IAIN Jember Nomor 316 Tahun 2020 tentang Standart Operasional Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Insitut Agama Islam Negeri Jember.

Regulasi tersebut hadir yang bertujuan untuk mengajak seluruh sivitas akademika agar menjadi garda terdepan dalam menanggulangi kasus kekerasan seksual di lingkungan perguruan tinggi.

Mahasiswa sekaligus Duta Mahasiswa Pancasila, Robiatul Adawiyah turut menyambut baik langkah cepat yang diadakan oleh pimpinan Fakultas Syariah UIN KHAS Jember tersebut. “SE ini membuktikan bahwa Fakultas Syariah terbuka atas kasus kekerasan seksual. Persoalan kekerasan seksual sangat mempengaruhi masa depan korban. Maka, mari bersama-sama menciptakan ruang aman dan merdeka dari kekerasan seksual di Fakultas Syariah,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/