alexametrics
27.8 C
Jember
Thursday, 30 June 2022

Solidkan Barisan, Bangun Koneksi Antarkader

Mobile_AP_Rectangle 1

Menurutnya, sejak awal pihaknya telah berupaya berkontribusi ikut membenahi penataan susunan anggaran. Apalagi, dengan jabatannya sebagai nahkoda organisasi yang memilki latar belakang sebagai anggota DPRD Jawa Timur yang juga membidangi anggaran. Sehingga, IKA PMII harus berkontribusi dan memberi masukan kepada bupati.

“Bagaimana menyusun anggaran yang baik. Anggaran yang money follow function. Kemudian juga terukur sesuai kebutuhan masyarakat. Karena kalau ini tidak disinergikan, khawatirnya bupati tidak mampu mengemban amanah dengan baik sampai akhir kepemimpinannya,” katanya.

Ia juga menyampaikan, beberapa waktu lalu, terkait pelaksanaan Jember Fashion Carnival (JFC) yang rencananya mengundang artis nasional. Dia menilai, rencana tersebut sangat bagus untuk mempromosikan potensi Jember, namun artis yang diundang perlu diperhatikan agar tidak kembali memunculkan konflik seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Harus dilihat dulu figur-figur artis itu yang sekiranya tidak memicu konflik. Sebenarnya, dari Jember juga ada mantan Putri Indonesia dan tidak memicu konflik. Ada banyak pilihan lain, karena ini akan menjadi standar generasi muda,” tambahnya.

Kemudian, di ranah sosial, pihaknya akan membantu masyarakat dalam meningkatkan literasi, terutama literasi digital. Sebab, tak jarang beberapa waktu lalu, banyak dinamika sosial yang akar masalahnya dari penggunaan teknologi digital.

“Saya agak prihatin belakangan ini karena ada banyak sekali perilaku menyimpang dengan memanfaatkan aplikasi atau media sosial untuk kepentingan ekonomi jangka pendek. Kami lagi evaluasi, karena ini akan menjadi masalah yang perlu diselesaikan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Delfi Nihayah
Fotografer: Hums IKA PMII for Radar Jember
Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

Menurutnya, sejak awal pihaknya telah berupaya berkontribusi ikut membenahi penataan susunan anggaran. Apalagi, dengan jabatannya sebagai nahkoda organisasi yang memilki latar belakang sebagai anggota DPRD Jawa Timur yang juga membidangi anggaran. Sehingga, IKA PMII harus berkontribusi dan memberi masukan kepada bupati.

“Bagaimana menyusun anggaran yang baik. Anggaran yang money follow function. Kemudian juga terukur sesuai kebutuhan masyarakat. Karena kalau ini tidak disinergikan, khawatirnya bupati tidak mampu mengemban amanah dengan baik sampai akhir kepemimpinannya,” katanya.

Ia juga menyampaikan, beberapa waktu lalu, terkait pelaksanaan Jember Fashion Carnival (JFC) yang rencananya mengundang artis nasional. Dia menilai, rencana tersebut sangat bagus untuk mempromosikan potensi Jember, namun artis yang diundang perlu diperhatikan agar tidak kembali memunculkan konflik seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Harus dilihat dulu figur-figur artis itu yang sekiranya tidak memicu konflik. Sebenarnya, dari Jember juga ada mantan Putri Indonesia dan tidak memicu konflik. Ada banyak pilihan lain, karena ini akan menjadi standar generasi muda,” tambahnya.

Kemudian, di ranah sosial, pihaknya akan membantu masyarakat dalam meningkatkan literasi, terutama literasi digital. Sebab, tak jarang beberapa waktu lalu, banyak dinamika sosial yang akar masalahnya dari penggunaan teknologi digital.

“Saya agak prihatin belakangan ini karena ada banyak sekali perilaku menyimpang dengan memanfaatkan aplikasi atau media sosial untuk kepentingan ekonomi jangka pendek. Kami lagi evaluasi, karena ini akan menjadi masalah yang perlu diselesaikan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Delfi Nihayah
Fotografer: Hums IKA PMII for Radar Jember
Editor: Mahrus Sholih

Menurutnya, sejak awal pihaknya telah berupaya berkontribusi ikut membenahi penataan susunan anggaran. Apalagi, dengan jabatannya sebagai nahkoda organisasi yang memilki latar belakang sebagai anggota DPRD Jawa Timur yang juga membidangi anggaran. Sehingga, IKA PMII harus berkontribusi dan memberi masukan kepada bupati.

“Bagaimana menyusun anggaran yang baik. Anggaran yang money follow function. Kemudian juga terukur sesuai kebutuhan masyarakat. Karena kalau ini tidak disinergikan, khawatirnya bupati tidak mampu mengemban amanah dengan baik sampai akhir kepemimpinannya,” katanya.

Ia juga menyampaikan, beberapa waktu lalu, terkait pelaksanaan Jember Fashion Carnival (JFC) yang rencananya mengundang artis nasional. Dia menilai, rencana tersebut sangat bagus untuk mempromosikan potensi Jember, namun artis yang diundang perlu diperhatikan agar tidak kembali memunculkan konflik seperti yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

“Harus dilihat dulu figur-figur artis itu yang sekiranya tidak memicu konflik. Sebenarnya, dari Jember juga ada mantan Putri Indonesia dan tidak memicu konflik. Ada banyak pilihan lain, karena ini akan menjadi standar generasi muda,” tambahnya.

Kemudian, di ranah sosial, pihaknya akan membantu masyarakat dalam meningkatkan literasi, terutama literasi digital. Sebab, tak jarang beberapa waktu lalu, banyak dinamika sosial yang akar masalahnya dari penggunaan teknologi digital.

“Saya agak prihatin belakangan ini karena ada banyak sekali perilaku menyimpang dengan memanfaatkan aplikasi atau media sosial untuk kepentingan ekonomi jangka pendek. Kami lagi evaluasi, karena ini akan menjadi masalah yang perlu diselesaikan,” pungkasnya. (*)

Reporter: Delfi Nihayah
Fotografer: Hums IKA PMII for Radar Jember
Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/