alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

dr Tirta Edukasi Ratusan Komunitas Tagana

Mobile_AP_Rectangle 1

SURABAYA.RADARJEMBER.ID- Di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia Timur, tim Tanggap Bencana (Tagana) Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (Kita) terus melakukan sejumlah aksi nyata. Salah satunya adalah melakukan edukasi melalui webinar bertemakan “Pintar Beradaptasi dengan Covid-19.”

Webinar tersebut menghadirkan dua pembicara kondang. dr Tirta, seorang relawan medis dan influencer yang sangat konsen mengedukasi masyarakat tentang Covid-19 dan Hery Trianto, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 dengan dipandu Yasmin Athania, news anchor salah satu TV nasional. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan komunitas Kita di berbagai kota di Indonesia Timur.

Penasihat Kolaborasi Kita Gunawan Prasetyo mengatakan, webinar edukasi Covid-19 ini merupakan bagian dari program Tagana Kita untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para anggota komunitas Kita terhadap ancaman bencana. Karena pandemi Covid-19 sesungguhnya juga merupakan bencana bagi masyarakat. Sejak muncul Maret 2020, lebih dari 130 ribu orang di Indonesia wafat akibat terjangkit Covid-19. Sementara jutaan orang kehilangan pekerjaan akibat banyak aktivitas ekonomi yang berhenti.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Melalui webinar ini kami berharap teman-teman komunitas di Indonesia Timur semakin memahami berbagai hal tentang Covid-19 dari Dokter Tirta. Termasuk juga mendapatkan informasi yang lengkap dari narasumber resmi pemerintah terkait perkembangan Covid-19 dan cara menghadapinya,” kata Gunawan Prasetyo dalam keterangannya, Minggu (28/8).

dr Tirta dalam penjelasannya mengatakan, komunitas punya peran besar terkait penanganan Covid-19. Seperti memberikan informasi mengenai data warga yang isolasi mandiri kepada RT/RW atau puskesmas di daerah masing-masing. Komunitas juga bisa membantu petugas dalam melakukan pendataan dan melaporkannya kepada Satgas Covid-19 di masing-masing daerah, sehingga dapat segera direspons.

Yang lebih penting lagi, lanjut dokter jebolan UGM ini, komunitas ikut berperan dalam memerangi berbagai hoax yang banyak bermunculan di masyarakat. Banyaknya informasi yang tidak berdasar tentang Covid-19 yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak berkompeten, ikut memperparah pemahaman dan proses edukasi mengenai Covid-19.

“Sebelum memberikan edukasi, setiap anggota komunitas harus mengedukasi dirinya terlebih dahulu, keluarga dan baru lingkungannya. Jangan koar-koar jika anda atau keluarga tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” lanjut dr Tirta.

- Advertisement -

SURABAYA.RADARJEMBER.ID- Di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia Timur, tim Tanggap Bencana (Tagana) Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (Kita) terus melakukan sejumlah aksi nyata. Salah satunya adalah melakukan edukasi melalui webinar bertemakan “Pintar Beradaptasi dengan Covid-19.”

Webinar tersebut menghadirkan dua pembicara kondang. dr Tirta, seorang relawan medis dan influencer yang sangat konsen mengedukasi masyarakat tentang Covid-19 dan Hery Trianto, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 dengan dipandu Yasmin Athania, news anchor salah satu TV nasional. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan komunitas Kita di berbagai kota di Indonesia Timur.

Penasihat Kolaborasi Kita Gunawan Prasetyo mengatakan, webinar edukasi Covid-19 ini merupakan bagian dari program Tagana Kita untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para anggota komunitas Kita terhadap ancaman bencana. Karena pandemi Covid-19 sesungguhnya juga merupakan bencana bagi masyarakat. Sejak muncul Maret 2020, lebih dari 130 ribu orang di Indonesia wafat akibat terjangkit Covid-19. Sementara jutaan orang kehilangan pekerjaan akibat banyak aktivitas ekonomi yang berhenti.

“Melalui webinar ini kami berharap teman-teman komunitas di Indonesia Timur semakin memahami berbagai hal tentang Covid-19 dari Dokter Tirta. Termasuk juga mendapatkan informasi yang lengkap dari narasumber resmi pemerintah terkait perkembangan Covid-19 dan cara menghadapinya,” kata Gunawan Prasetyo dalam keterangannya, Minggu (28/8).

dr Tirta dalam penjelasannya mengatakan, komunitas punya peran besar terkait penanganan Covid-19. Seperti memberikan informasi mengenai data warga yang isolasi mandiri kepada RT/RW atau puskesmas di daerah masing-masing. Komunitas juga bisa membantu petugas dalam melakukan pendataan dan melaporkannya kepada Satgas Covid-19 di masing-masing daerah, sehingga dapat segera direspons.

Yang lebih penting lagi, lanjut dokter jebolan UGM ini, komunitas ikut berperan dalam memerangi berbagai hoax yang banyak bermunculan di masyarakat. Banyaknya informasi yang tidak berdasar tentang Covid-19 yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak berkompeten, ikut memperparah pemahaman dan proses edukasi mengenai Covid-19.

“Sebelum memberikan edukasi, setiap anggota komunitas harus mengedukasi dirinya terlebih dahulu, keluarga dan baru lingkungannya. Jangan koar-koar jika anda atau keluarga tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” lanjut dr Tirta.

SURABAYA.RADARJEMBER.ID- Di tengah pandemi Covid-19 yang masih terjadi di berbagai daerah di Indonesia Timur, tim Tanggap Bencana (Tagana) Kolaborasi Komunitas Indonesia Timur Area (Kita) terus melakukan sejumlah aksi nyata. Salah satunya adalah melakukan edukasi melalui webinar bertemakan “Pintar Beradaptasi dengan Covid-19.”

Webinar tersebut menghadirkan dua pembicara kondang. dr Tirta, seorang relawan medis dan influencer yang sangat konsen mengedukasi masyarakat tentang Covid-19 dan Hery Trianto, Ketua Bidang Komunikasi Publik Satgas Covid-19 dengan dipandu Yasmin Athania, news anchor salah satu TV nasional. Kegiatan ini diikuti oleh ratusan komunitas Kita di berbagai kota di Indonesia Timur.

Penasihat Kolaborasi Kita Gunawan Prasetyo mengatakan, webinar edukasi Covid-19 ini merupakan bagian dari program Tagana Kita untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran para anggota komunitas Kita terhadap ancaman bencana. Karena pandemi Covid-19 sesungguhnya juga merupakan bencana bagi masyarakat. Sejak muncul Maret 2020, lebih dari 130 ribu orang di Indonesia wafat akibat terjangkit Covid-19. Sementara jutaan orang kehilangan pekerjaan akibat banyak aktivitas ekonomi yang berhenti.

“Melalui webinar ini kami berharap teman-teman komunitas di Indonesia Timur semakin memahami berbagai hal tentang Covid-19 dari Dokter Tirta. Termasuk juga mendapatkan informasi yang lengkap dari narasumber resmi pemerintah terkait perkembangan Covid-19 dan cara menghadapinya,” kata Gunawan Prasetyo dalam keterangannya, Minggu (28/8).

dr Tirta dalam penjelasannya mengatakan, komunitas punya peran besar terkait penanganan Covid-19. Seperti memberikan informasi mengenai data warga yang isolasi mandiri kepada RT/RW atau puskesmas di daerah masing-masing. Komunitas juga bisa membantu petugas dalam melakukan pendataan dan melaporkannya kepada Satgas Covid-19 di masing-masing daerah, sehingga dapat segera direspons.

Yang lebih penting lagi, lanjut dokter jebolan UGM ini, komunitas ikut berperan dalam memerangi berbagai hoax yang banyak bermunculan di masyarakat. Banyaknya informasi yang tidak berdasar tentang Covid-19 yang disampaikan oleh pihak-pihak yang tidak berkompeten, ikut memperparah pemahaman dan proses edukasi mengenai Covid-19.

“Sebelum memberikan edukasi, setiap anggota komunitas harus mengedukasi dirinya terlebih dahulu, keluarga dan baru lingkungannya. Jangan koar-koar jika anda atau keluarga tidak disiplin menjalankan protokol kesehatan Covid-19,” lanjut dr Tirta.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/