alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Ajang Olimpiade Sains Nuris Amankan Empat Medali Tingkat Nasional

Prestasi Siswa MA Unggulan Nuris

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – MA Unggulan Nuris Jember kembali mencatatkan nama siswanya di ajang olimpiade sains dan matematika tingkat nasional, Februari lalu. Tak tanggung-tanggung, empat siswa berhasil menyabet empat medali sekaligus, yakni dua perak dan dua perunggu, di ajang tersebut.

Empat siswa tersebut yakni Vina Noer Alifa dari kelas XI IPA 2 dan M Fauzil Karim dari kelas XII IPA 2. Keduanya sama-sama turun di bidang matematika dan sama-sama menyabet medali perak. “Saya sering ikut lomba, tapi baru sekarang meraih perak tingkat nasional ini,” ujar Vina, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, kemarin (30/3).

Santri yang menyukai matematika sejak SD itu mengaku, torehan perdananya di tingkat nasional ini dipersembahkan untuk lembaga dan keluarga di rumah. Dia cukup bangga dengan capaiannya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lain halnya dengan Fauzil Karim, yang sudah beberapa kali turun di olimpiade bidang matematika, dan langganan menyabet juara atau medali. “Medali perak ini merupakan penghargaan saya kelima kalinya,” kata santri asal Luwuk Utara, Sulawesi Selatan, itu.

Selain Vina dan Fauzil, ada pula Melati Sinta Nurdanita dari kelas XI IPA 1 dan Hilman Faidul Umam dari kelas XI IPA 1. Keduanya sama-sama mendapatkan perunggu di ajang yang sama. Menurut Sinta, olimpiade matematika yang diikuti itu menjadi pembuktian kemampuannya. “Saya suka matematika dan suka belajar kitab. Dan itu adalah medali perdana saya,” ujar santri asal Kecamatan Ambulu itu.

Memilih bidang matematika tentu bukan hal mudah. Terlebih lagi, mereka harus bersaing dengan ribuan peserta dalam olimpiade yang berlangsung daring itu. Banyak latihan soal, jelas mereka lakoni. Namun, cara itu sedikit berbeda dengan yang dilakoni Hilman, yang turun di bidang biologi dan meraih perunggu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – MA Unggulan Nuris Jember kembali mencatatkan nama siswanya di ajang olimpiade sains dan matematika tingkat nasional, Februari lalu. Tak tanggung-tanggung, empat siswa berhasil menyabet empat medali sekaligus, yakni dua perak dan dua perunggu, di ajang tersebut.

Empat siswa tersebut yakni Vina Noer Alifa dari kelas XI IPA 2 dan M Fauzil Karim dari kelas XII IPA 2. Keduanya sama-sama turun di bidang matematika dan sama-sama menyabet medali perak. “Saya sering ikut lomba, tapi baru sekarang meraih perak tingkat nasional ini,” ujar Vina, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, kemarin (30/3).

Santri yang menyukai matematika sejak SD itu mengaku, torehan perdananya di tingkat nasional ini dipersembahkan untuk lembaga dan keluarga di rumah. Dia cukup bangga dengan capaiannya.

Lain halnya dengan Fauzil Karim, yang sudah beberapa kali turun di olimpiade bidang matematika, dan langganan menyabet juara atau medali. “Medali perak ini merupakan penghargaan saya kelima kalinya,” kata santri asal Luwuk Utara, Sulawesi Selatan, itu.

Selain Vina dan Fauzil, ada pula Melati Sinta Nurdanita dari kelas XI IPA 1 dan Hilman Faidul Umam dari kelas XI IPA 1. Keduanya sama-sama mendapatkan perunggu di ajang yang sama. Menurut Sinta, olimpiade matematika yang diikuti itu menjadi pembuktian kemampuannya. “Saya suka matematika dan suka belajar kitab. Dan itu adalah medali perdana saya,” ujar santri asal Kecamatan Ambulu itu.

Memilih bidang matematika tentu bukan hal mudah. Terlebih lagi, mereka harus bersaing dengan ribuan peserta dalam olimpiade yang berlangsung daring itu. Banyak latihan soal, jelas mereka lakoni. Namun, cara itu sedikit berbeda dengan yang dilakoni Hilman, yang turun di bidang biologi dan meraih perunggu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – MA Unggulan Nuris Jember kembali mencatatkan nama siswanya di ajang olimpiade sains dan matematika tingkat nasional, Februari lalu. Tak tanggung-tanggung, empat siswa berhasil menyabet empat medali sekaligus, yakni dua perak dan dua perunggu, di ajang tersebut.

Empat siswa tersebut yakni Vina Noer Alifa dari kelas XI IPA 2 dan M Fauzil Karim dari kelas XII IPA 2. Keduanya sama-sama turun di bidang matematika dan sama-sama menyabet medali perak. “Saya sering ikut lomba, tapi baru sekarang meraih perak tingkat nasional ini,” ujar Vina, saat ditemui Jawa Pos Radar Jember, kemarin (30/3).

Santri yang menyukai matematika sejak SD itu mengaku, torehan perdananya di tingkat nasional ini dipersembahkan untuk lembaga dan keluarga di rumah. Dia cukup bangga dengan capaiannya.

Lain halnya dengan Fauzil Karim, yang sudah beberapa kali turun di olimpiade bidang matematika, dan langganan menyabet juara atau medali. “Medali perak ini merupakan penghargaan saya kelima kalinya,” kata santri asal Luwuk Utara, Sulawesi Selatan, itu.

Selain Vina dan Fauzil, ada pula Melati Sinta Nurdanita dari kelas XI IPA 1 dan Hilman Faidul Umam dari kelas XI IPA 1. Keduanya sama-sama mendapatkan perunggu di ajang yang sama. Menurut Sinta, olimpiade matematika yang diikuti itu menjadi pembuktian kemampuannya. “Saya suka matematika dan suka belajar kitab. Dan itu adalah medali perdana saya,” ujar santri asal Kecamatan Ambulu itu.

Memilih bidang matematika tentu bukan hal mudah. Terlebih lagi, mereka harus bersaing dengan ribuan peserta dalam olimpiade yang berlangsung daring itu. Banyak latihan soal, jelas mereka lakoni. Namun, cara itu sedikit berbeda dengan yang dilakoni Hilman, yang turun di bidang biologi dan meraih perunggu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/