alexametrics
24 C
Jember
Saturday, 13 August 2022

Apa Respons Bupati Jember, Dicueki Anggota Dewan?

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, Radar Jember, Kira-kira, bagaimana ya respons Bupati Jember Hendy Siswanto setelah dicueki sejumlah anggota dewan dengan tidak hadir dalam siding paripurna DPRD Jember Jumat sore (29/7/2022) kemarin? Sebab, peristiwa ini boleh dibilang tak lazim terjadi di era pemerintahan Hendy Siswanto – Gus Firjaun. Dalam beberapa kali sidang di dewan, semuanya lancar-lancar saja dan mayoritas anggota dewan selalu hadir.

Bupati Hendy Siswanto menyayangkan tertundanya sidang paripurna pengesahan Peraturan Daerah Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2021, pada Jumat (29/7/2022) sore itu. Meski demikian, Hendy memilih ber-positive thinking. Orang nomor satu di Pemkab Jember ini mengaku bisa memahami. Toh, sidang masih bisa digelar besok sesuai keputusan pimpinan sidang.

Seperti diketahui, sidang penting itu tertunda gara-gara jumlah peserta sidang tidak kuorum. Dari 50 orang anggota DPRD Jember, hanya 30 orang yang menandatangani daftar hadir yang disediakan sekretariat. Padahal, sidang bisa disebut kuorum dan bisa dilanjutkan jika dua pertiga anggota DPRD Jember hadir. Jumlah itu setara dengan hadrinya minimal 33 orang kegislator.

Mobile_AP_Rectangle 2

Bupati Hendy mengaku bisa memahami jika sore itu banyak anggota dewan yang tak hadir. Dia menduga, banyak anggota dewan yang punya kesibukan sangat penting sore itu. Apalagi, ada juga anggota dewan yang baru pulang dari Jogjakarta untuk keperluan dinas. “Mereka dari Jogja ke Surabaya naik mobil, datang ke Jember Jumat pagi. Mungkin masih capek. Saya menanggapi sederhana saja,” kata Bupati Hendy.

Memang, beberapa anggota DPRD ada kegiatan di Jogjakarta. Mereka yang berangkat adalah Badan Anggaran DPRD Jember. Mereka bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat di Jogja.

- Advertisement -

SUMBERSARI, Radar Jember, Kira-kira, bagaimana ya respons Bupati Jember Hendy Siswanto setelah dicueki sejumlah anggota dewan dengan tidak hadir dalam siding paripurna DPRD Jember Jumat sore (29/7/2022) kemarin? Sebab, peristiwa ini boleh dibilang tak lazim terjadi di era pemerintahan Hendy Siswanto – Gus Firjaun. Dalam beberapa kali sidang di dewan, semuanya lancar-lancar saja dan mayoritas anggota dewan selalu hadir.

Bupati Hendy Siswanto menyayangkan tertundanya sidang paripurna pengesahan Peraturan Daerah Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2021, pada Jumat (29/7/2022) sore itu. Meski demikian, Hendy memilih ber-positive thinking. Orang nomor satu di Pemkab Jember ini mengaku bisa memahami. Toh, sidang masih bisa digelar besok sesuai keputusan pimpinan sidang.

Seperti diketahui, sidang penting itu tertunda gara-gara jumlah peserta sidang tidak kuorum. Dari 50 orang anggota DPRD Jember, hanya 30 orang yang menandatangani daftar hadir yang disediakan sekretariat. Padahal, sidang bisa disebut kuorum dan bisa dilanjutkan jika dua pertiga anggota DPRD Jember hadir. Jumlah itu setara dengan hadrinya minimal 33 orang kegislator.

Bupati Hendy mengaku bisa memahami jika sore itu banyak anggota dewan yang tak hadir. Dia menduga, banyak anggota dewan yang punya kesibukan sangat penting sore itu. Apalagi, ada juga anggota dewan yang baru pulang dari Jogjakarta untuk keperluan dinas. “Mereka dari Jogja ke Surabaya naik mobil, datang ke Jember Jumat pagi. Mungkin masih capek. Saya menanggapi sederhana saja,” kata Bupati Hendy.

Memang, beberapa anggota DPRD ada kegiatan di Jogjakarta. Mereka yang berangkat adalah Badan Anggaran DPRD Jember. Mereka bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat di Jogja.

SUMBERSARI, Radar Jember, Kira-kira, bagaimana ya respons Bupati Jember Hendy Siswanto setelah dicueki sejumlah anggota dewan dengan tidak hadir dalam siding paripurna DPRD Jember Jumat sore (29/7/2022) kemarin? Sebab, peristiwa ini boleh dibilang tak lazim terjadi di era pemerintahan Hendy Siswanto – Gus Firjaun. Dalam beberapa kali sidang di dewan, semuanya lancar-lancar saja dan mayoritas anggota dewan selalu hadir.

Bupati Hendy Siswanto menyayangkan tertundanya sidang paripurna pengesahan Peraturan Daerah Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan (LPP) APBD Kabupaten Jember, Jawa Timur, Tahun Anggaran 2021, pada Jumat (29/7/2022) sore itu. Meski demikian, Hendy memilih ber-positive thinking. Orang nomor satu di Pemkab Jember ini mengaku bisa memahami. Toh, sidang masih bisa digelar besok sesuai keputusan pimpinan sidang.

Seperti diketahui, sidang penting itu tertunda gara-gara jumlah peserta sidang tidak kuorum. Dari 50 orang anggota DPRD Jember, hanya 30 orang yang menandatangani daftar hadir yang disediakan sekretariat. Padahal, sidang bisa disebut kuorum dan bisa dilanjutkan jika dua pertiga anggota DPRD Jember hadir. Jumlah itu setara dengan hadrinya minimal 33 orang kegislator.

Bupati Hendy mengaku bisa memahami jika sore itu banyak anggota dewan yang tak hadir. Dia menduga, banyak anggota dewan yang punya kesibukan sangat penting sore itu. Apalagi, ada juga anggota dewan yang baru pulang dari Jogjakarta untuk keperluan dinas. “Mereka dari Jogja ke Surabaya naik mobil, datang ke Jember Jumat pagi. Mungkin masih capek. Saya menanggapi sederhana saja,” kata Bupati Hendy.

Memang, beberapa anggota DPRD ada kegiatan di Jogjakarta. Mereka yang berangkat adalah Badan Anggaran DPRD Jember. Mereka bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) menggelar rapat di Jogja.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/