alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Ikut Lomba Puisi, Raih Dua Juara Sekaligus

Prestasi Siswa MA Unggulan Nuris Jember di Tingkat Jatim

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siswa MA Unggulan Nuris Jember kembali mengharumkan nama lembaga dalam event lomba cipta puisi tingkat Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Universitas Muhammadiyah Gresik, Februari lalu. Tak tanggung-tanggung, dua wakil Nuris ini berhasil meraih dua juara sekaligus.

Keduanya yaitu Iffah Nurul Hidayah yang meraih juara 1 dan Alya Latifatul Fitria yang meraih juara 2. Dalam puisinya, mereka mengisahkan berbagai sisi kehidupan sosial masyarakat. Lalu dianalogikan melalui angka-angka matematika.

Seperti puisi milik Alya, yang berjudul Unit Gawat Kuadrat. Dalam puisi itu dia mengisahkan tentang angka-angka yang hari ini sudah seperti permainan, bahkan sudah tidak dihargai. Contohnya, maraknya korupsi yang banyak digunakan oknum dengan cara memanipulasi angka. “Ini bentuk kegawatdaruratan itu. Angka-angka seperti sudah tidak bernyawa,” terang siswa kelas XI Program Keagamaan (PK) MA Unggulan Nuris Jember itu.

Mobile_AP_Rectangle 2

Hampir serupa dengan Alya, puisi milik Iffah juga memiliki spirit yang sama. Bedanya, dia mengisahkan potret kehidupan seorang santri yang tengah berjuang menghafalkan Alquran. “Puisi saya berjudul Menghitung 6666 Sajak Langit. Artinya, mengisahkan seorang yang tengah berjuang menghafal ayat per ayat Alquran dengan bilangan angka-angka,” terang siswa kelas XI IPA 1 MA Unggulan Nuris asal Rambipuji itu.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siswa MA Unggulan Nuris Jember kembali mengharumkan nama lembaga dalam event lomba cipta puisi tingkat Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Universitas Muhammadiyah Gresik, Februari lalu. Tak tanggung-tanggung, dua wakil Nuris ini berhasil meraih dua juara sekaligus.

Keduanya yaitu Iffah Nurul Hidayah yang meraih juara 1 dan Alya Latifatul Fitria yang meraih juara 2. Dalam puisinya, mereka mengisahkan berbagai sisi kehidupan sosial masyarakat. Lalu dianalogikan melalui angka-angka matematika.

Seperti puisi milik Alya, yang berjudul Unit Gawat Kuadrat. Dalam puisi itu dia mengisahkan tentang angka-angka yang hari ini sudah seperti permainan, bahkan sudah tidak dihargai. Contohnya, maraknya korupsi yang banyak digunakan oknum dengan cara memanipulasi angka. “Ini bentuk kegawatdaruratan itu. Angka-angka seperti sudah tidak bernyawa,” terang siswa kelas XI Program Keagamaan (PK) MA Unggulan Nuris Jember itu.

Hampir serupa dengan Alya, puisi milik Iffah juga memiliki spirit yang sama. Bedanya, dia mengisahkan potret kehidupan seorang santri yang tengah berjuang menghafalkan Alquran. “Puisi saya berjudul Menghitung 6666 Sajak Langit. Artinya, mengisahkan seorang yang tengah berjuang menghafal ayat per ayat Alquran dengan bilangan angka-angka,” terang siswa kelas XI IPA 1 MA Unggulan Nuris asal Rambipuji itu.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Siswa MA Unggulan Nuris Jember kembali mengharumkan nama lembaga dalam event lomba cipta puisi tingkat Jawa Timur, yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Matematika Universitas Muhammadiyah Gresik, Februari lalu. Tak tanggung-tanggung, dua wakil Nuris ini berhasil meraih dua juara sekaligus.

Keduanya yaitu Iffah Nurul Hidayah yang meraih juara 1 dan Alya Latifatul Fitria yang meraih juara 2. Dalam puisinya, mereka mengisahkan berbagai sisi kehidupan sosial masyarakat. Lalu dianalogikan melalui angka-angka matematika.

Seperti puisi milik Alya, yang berjudul Unit Gawat Kuadrat. Dalam puisi itu dia mengisahkan tentang angka-angka yang hari ini sudah seperti permainan, bahkan sudah tidak dihargai. Contohnya, maraknya korupsi yang banyak digunakan oknum dengan cara memanipulasi angka. “Ini bentuk kegawatdaruratan itu. Angka-angka seperti sudah tidak bernyawa,” terang siswa kelas XI Program Keagamaan (PK) MA Unggulan Nuris Jember itu.

Hampir serupa dengan Alya, puisi milik Iffah juga memiliki spirit yang sama. Bedanya, dia mengisahkan potret kehidupan seorang santri yang tengah berjuang menghafalkan Alquran. “Puisi saya berjudul Menghitung 6666 Sajak Langit. Artinya, mengisahkan seorang yang tengah berjuang menghafal ayat per ayat Alquran dengan bilangan angka-angka,” terang siswa kelas XI IPA 1 MA Unggulan Nuris asal Rambipuji itu.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/