alexametrics
29.1 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Santri Multitalenta, Paskibra Nuris Jadi Best Peleton

Mobile_AP_Rectangle 1

ANTIROGO, RADARJEMBER.ID – Pengembangan ekstrakulikuler Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember bukan hanya rutinitas, namun juga menunjang kapasitas. Terbukti, selain seni dan ilmu sains yang go national, Tim Pasukan Pengibar Bendara (Paskibrara) Pesantren Nuris ini juga meraih Best Pleton se-Jatim tingkat SMP sederajat.

Kompetisi tersebut diselenggarakan di salah satu SMA di Gresik dan diikuti oleh lembaga SMP se-Jatim. Tim Paskibra Pesantren Nuris menunjukkan performa luar biasa saat perlombaan. Sekalipun baru dibentuk, doa beriring usaha dari pihak Pesantren Nuris Jember untuk paskibra ini sangat santer. Tim yang beranggotakan santri SMP Nuris tersebut melaksanakan latihan lima kali dalam seminggu. Latihan terbiasa dilakukan setelah jam pelajaran usai. Hal ini agar tidak mengganggu jam sekolah siswa.

Mobile_AP_Rectangle 2

Mohammad Roshidan, salah satu anggota Tim Paskibra Nuris Jember, mengatakan, ekstrakurikuler ini belum lama dibentuk, namun intensitas latihan sangat tinggi, karena semangat anggota tim serta pembina dari tim. “Ini baru dibentuk, tidak sampai satu tahun. Tapi, kami sangat semangat karena senang, meski waktunya pulang sekolah biasanya istirahat, kami tetap latihan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pada ajang Lomba Kreativitas Baris-berbaris (LKBB) tingkat SMP sederajat di Gresik, Paskibra Nuris Jember berhasil menjadi peleton terbaik se-Jawa Timur. Tim yang beranggotakan 16 orang tersebut mengalahkan 20 tim peserta yang lain. Meski baru pertama tampil, namun kualitas tidak kalah dengan yang sudah mempunyai jam terbang tinggi.

Dzaki Purnama selaku Komandan Pleton Paskibra Nuris Jember mengatakan, timnya tampil selama 9 menit 18 detik, dengan aturan tidak boleh lebih dari 10 menit. Penampilan cukup sekali dan penentuan peleton terbaik langsung diumumkan setelah semua peserta tampil. “Kami tampil tepat waktu dari batas yang ditentukan oleh juri,” ujarnya.

- Advertisement -

ANTIROGO, RADARJEMBER.ID – Pengembangan ekstrakulikuler Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember bukan hanya rutinitas, namun juga menunjang kapasitas. Terbukti, selain seni dan ilmu sains yang go national, Tim Pasukan Pengibar Bendara (Paskibrara) Pesantren Nuris ini juga meraih Best Pleton se-Jatim tingkat SMP sederajat.

Kompetisi tersebut diselenggarakan di salah satu SMA di Gresik dan diikuti oleh lembaga SMP se-Jatim. Tim Paskibra Pesantren Nuris menunjukkan performa luar biasa saat perlombaan. Sekalipun baru dibentuk, doa beriring usaha dari pihak Pesantren Nuris Jember untuk paskibra ini sangat santer. Tim yang beranggotakan santri SMP Nuris tersebut melaksanakan latihan lima kali dalam seminggu. Latihan terbiasa dilakukan setelah jam pelajaran usai. Hal ini agar tidak mengganggu jam sekolah siswa.

Mohammad Roshidan, salah satu anggota Tim Paskibra Nuris Jember, mengatakan, ekstrakurikuler ini belum lama dibentuk, namun intensitas latihan sangat tinggi, karena semangat anggota tim serta pembina dari tim. “Ini baru dibentuk, tidak sampai satu tahun. Tapi, kami sangat semangat karena senang, meski waktunya pulang sekolah biasanya istirahat, kami tetap latihan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pada ajang Lomba Kreativitas Baris-berbaris (LKBB) tingkat SMP sederajat di Gresik, Paskibra Nuris Jember berhasil menjadi peleton terbaik se-Jawa Timur. Tim yang beranggotakan 16 orang tersebut mengalahkan 20 tim peserta yang lain. Meski baru pertama tampil, namun kualitas tidak kalah dengan yang sudah mempunyai jam terbang tinggi.

Dzaki Purnama selaku Komandan Pleton Paskibra Nuris Jember mengatakan, timnya tampil selama 9 menit 18 detik, dengan aturan tidak boleh lebih dari 10 menit. Penampilan cukup sekali dan penentuan peleton terbaik langsung diumumkan setelah semua peserta tampil. “Kami tampil tepat waktu dari batas yang ditentukan oleh juri,” ujarnya.

ANTIROGO, RADARJEMBER.ID – Pengembangan ekstrakulikuler Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember bukan hanya rutinitas, namun juga menunjang kapasitas. Terbukti, selain seni dan ilmu sains yang go national, Tim Pasukan Pengibar Bendara (Paskibrara) Pesantren Nuris ini juga meraih Best Pleton se-Jatim tingkat SMP sederajat.

Kompetisi tersebut diselenggarakan di salah satu SMA di Gresik dan diikuti oleh lembaga SMP se-Jatim. Tim Paskibra Pesantren Nuris menunjukkan performa luar biasa saat perlombaan. Sekalipun baru dibentuk, doa beriring usaha dari pihak Pesantren Nuris Jember untuk paskibra ini sangat santer. Tim yang beranggotakan santri SMP Nuris tersebut melaksanakan latihan lima kali dalam seminggu. Latihan terbiasa dilakukan setelah jam pelajaran usai. Hal ini agar tidak mengganggu jam sekolah siswa.

Mohammad Roshidan, salah satu anggota Tim Paskibra Nuris Jember, mengatakan, ekstrakurikuler ini belum lama dibentuk, namun intensitas latihan sangat tinggi, karena semangat anggota tim serta pembina dari tim. “Ini baru dibentuk, tidak sampai satu tahun. Tapi, kami sangat semangat karena senang, meski waktunya pulang sekolah biasanya istirahat, kami tetap latihan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Pada ajang Lomba Kreativitas Baris-berbaris (LKBB) tingkat SMP sederajat di Gresik, Paskibra Nuris Jember berhasil menjadi peleton terbaik se-Jawa Timur. Tim yang beranggotakan 16 orang tersebut mengalahkan 20 tim peserta yang lain. Meski baru pertama tampil, namun kualitas tidak kalah dengan yang sudah mempunyai jam terbang tinggi.

Dzaki Purnama selaku Komandan Pleton Paskibra Nuris Jember mengatakan, timnya tampil selama 9 menit 18 detik, dengan aturan tidak boleh lebih dari 10 menit. Penampilan cukup sekali dan penentuan peleton terbaik langsung diumumkan setelah semua peserta tampil. “Kami tampil tepat waktu dari batas yang ditentukan oleh juri,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/