alexametrics
32.1 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

FKIP Unej Gelar Yudisium PPG

Dekan: Jangan Berhenti Meningkatkan Kompetensi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) menggelar pengukuhan dan pengambilan sumpah lulusan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kamis (25/3). Pengukuhan atau yang disebut yudisium PPG tersebut digelar secara virtual dalam waktu tiga hari, dengan diikuti oleh puluhan guru dari berbagai daerah.

Yudisium dibuka langsung oleh dekan dan seluruh wakil dekan FKIP Unej secara simbolis, yang berpusat di Auditorium Al Ghifari FKIP Unej. Dalam sambutannya, Dekan FKIP Prof Dr Bambang Supeno mengatakan, guru adalah profesi yang sangat istimewa. Selain dituntut untuk profesional, guru juga memiliki tanggung jawab bakti yang tulus untuk masyarakat.

Oleh karena itu, pendidikan untuk guru memang sedikit berbeda dengan pendidikan tenaga pelayanan masyarakat pada umumnya. “Di Unej hanya ada FKIP dan Kedokteran yang menyiapkan tenaga profesional, maka perlakuan dan pelayanannya juga sedikit berbeda,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dia melanjutkan, profesi bisa terwujud melalui dua program, yaitu in service education seperti memgikuti kursus, seminar dan kunjungan ke sekolah-sekolah luar daerah. Kemudian pre service education atau mengikuti pendidikan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) seperti program PPG ini.

Peserta yudisum merupakan peserta yang dinyatakan lulus mengikuti program PPG. “Yudisium ini bermakna pelepasan dari fakultas. Lalu teman-teman setelah ini akan melewati tahap seremonial wisuda yang artinya pelepasan dari almamater Unej,” imbuhnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) menggelar pengukuhan dan pengambilan sumpah lulusan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kamis (25/3). Pengukuhan atau yang disebut yudisium PPG tersebut digelar secara virtual dalam waktu tiga hari, dengan diikuti oleh puluhan guru dari berbagai daerah.

Yudisium dibuka langsung oleh dekan dan seluruh wakil dekan FKIP Unej secara simbolis, yang berpusat di Auditorium Al Ghifari FKIP Unej. Dalam sambutannya, Dekan FKIP Prof Dr Bambang Supeno mengatakan, guru adalah profesi yang sangat istimewa. Selain dituntut untuk profesional, guru juga memiliki tanggung jawab bakti yang tulus untuk masyarakat.

Oleh karena itu, pendidikan untuk guru memang sedikit berbeda dengan pendidikan tenaga pelayanan masyarakat pada umumnya. “Di Unej hanya ada FKIP dan Kedokteran yang menyiapkan tenaga profesional, maka perlakuan dan pelayanannya juga sedikit berbeda,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, profesi bisa terwujud melalui dua program, yaitu in service education seperti memgikuti kursus, seminar dan kunjungan ke sekolah-sekolah luar daerah. Kemudian pre service education atau mengikuti pendidikan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) seperti program PPG ini.

Peserta yudisum merupakan peserta yang dinyatakan lulus mengikuti program PPG. “Yudisium ini bermakna pelepasan dari fakultas. Lalu teman-teman setelah ini akan melewati tahap seremonial wisuda yang artinya pelepasan dari almamater Unej,” imbuhnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej) menggelar pengukuhan dan pengambilan sumpah lulusan program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Kamis (25/3). Pengukuhan atau yang disebut yudisium PPG tersebut digelar secara virtual dalam waktu tiga hari, dengan diikuti oleh puluhan guru dari berbagai daerah.

Yudisium dibuka langsung oleh dekan dan seluruh wakil dekan FKIP Unej secara simbolis, yang berpusat di Auditorium Al Ghifari FKIP Unej. Dalam sambutannya, Dekan FKIP Prof Dr Bambang Supeno mengatakan, guru adalah profesi yang sangat istimewa. Selain dituntut untuk profesional, guru juga memiliki tanggung jawab bakti yang tulus untuk masyarakat.

Oleh karena itu, pendidikan untuk guru memang sedikit berbeda dengan pendidikan tenaga pelayanan masyarakat pada umumnya. “Di Unej hanya ada FKIP dan Kedokteran yang menyiapkan tenaga profesional, maka perlakuan dan pelayanannya juga sedikit berbeda,” ungkapnya.

Dia melanjutkan, profesi bisa terwujud melalui dua program, yaitu in service education seperti memgikuti kursus, seminar dan kunjungan ke sekolah-sekolah luar daerah. Kemudian pre service education atau mengikuti pendidikan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pendidikan Tinggi Kependidikan (LPTK) seperti program PPG ini.

Peserta yudisum merupakan peserta yang dinyatakan lulus mengikuti program PPG. “Yudisium ini bermakna pelepasan dari fakultas. Lalu teman-teman setelah ini akan melewati tahap seremonial wisuda yang artinya pelepasan dari almamater Unej,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/