alexametrics
22.3 C
Jember
Friday, 19 August 2022

UMM-Kemenlu Gelar Debriefing Kepala Perwakilan RI

Mobile_AP_Rectangle 1

Negara tersebut juga tak lepas dari krisis ekonomi. Meski dikenal sebagai salah satu negara dengan penghasil minyak terbesar, mereka tidak bisa lari dari jeratan krisis ekonomi. Salah satu penyebabnya adalah nasionalisasi perusahaan minyak yang diberikan kepada pihak tak berkompeten. Selain itu ketersediaan subsidi yang terlampau besar membuat masyarakat menjadi manja. “Hingga akhirnya ketika harga minyak turun, krisis ekonomi menerpa Venezuela. Subsidi dikurangi, utamanya pada aspek kesehatan,” ungkap Luthfie.

Meski demikian, pihak KBRI Indonesia masih terus berusaha untuk menjalin kerja sama. Mereka sempat menggelar business meeting yang mendorong pengusaha Venezuela untuk membangun hubungan perdagangan dengan Indonesia. “Sayangnya, krisis ekonomi belum berakhir. Ditambah lagi dengan kondisi pandemi seperti ini. Jadi tidak bisa dilaksanakan dengan maksimal,” terangnya.

Sementara itu Tito Dos Santos Baptista menggambarkan tantangan, dinamika dan kondisi politik serta ekonomi Mozambik dan Malawi. Meski kedutaan di Mozambik baru dibuka pada tahun 2009, namun sudah memberikan peningkatan kualitas kerja sama.

Mobile_AP_Rectangle 2

Tito juga berharap agar Mozambik bisa menjadi entry gate untuk produk-produk Indonesia ke negara-negara tetangga di Afrika. Di samping itu, Mozambik juga bisa menjadi negara strategis mengingat dukungannya terhadap Indonesia di PBB yang cukup baik. “Tak lupa sektor budaya yang perlu dikembangkan lagi karena dapat membantu kerja sama di bidang-bidang lainnya,” terangnya. (kl)

- Advertisement -

Negara tersebut juga tak lepas dari krisis ekonomi. Meski dikenal sebagai salah satu negara dengan penghasil minyak terbesar, mereka tidak bisa lari dari jeratan krisis ekonomi. Salah satu penyebabnya adalah nasionalisasi perusahaan minyak yang diberikan kepada pihak tak berkompeten. Selain itu ketersediaan subsidi yang terlampau besar membuat masyarakat menjadi manja. “Hingga akhirnya ketika harga minyak turun, krisis ekonomi menerpa Venezuela. Subsidi dikurangi, utamanya pada aspek kesehatan,” ungkap Luthfie.

Meski demikian, pihak KBRI Indonesia masih terus berusaha untuk menjalin kerja sama. Mereka sempat menggelar business meeting yang mendorong pengusaha Venezuela untuk membangun hubungan perdagangan dengan Indonesia. “Sayangnya, krisis ekonomi belum berakhir. Ditambah lagi dengan kondisi pandemi seperti ini. Jadi tidak bisa dilaksanakan dengan maksimal,” terangnya.

Sementara itu Tito Dos Santos Baptista menggambarkan tantangan, dinamika dan kondisi politik serta ekonomi Mozambik dan Malawi. Meski kedutaan di Mozambik baru dibuka pada tahun 2009, namun sudah memberikan peningkatan kualitas kerja sama.

Tito juga berharap agar Mozambik bisa menjadi entry gate untuk produk-produk Indonesia ke negara-negara tetangga di Afrika. Di samping itu, Mozambik juga bisa menjadi negara strategis mengingat dukungannya terhadap Indonesia di PBB yang cukup baik. “Tak lupa sektor budaya yang perlu dikembangkan lagi karena dapat membantu kerja sama di bidang-bidang lainnya,” terangnya. (kl)

Negara tersebut juga tak lepas dari krisis ekonomi. Meski dikenal sebagai salah satu negara dengan penghasil minyak terbesar, mereka tidak bisa lari dari jeratan krisis ekonomi. Salah satu penyebabnya adalah nasionalisasi perusahaan minyak yang diberikan kepada pihak tak berkompeten. Selain itu ketersediaan subsidi yang terlampau besar membuat masyarakat menjadi manja. “Hingga akhirnya ketika harga minyak turun, krisis ekonomi menerpa Venezuela. Subsidi dikurangi, utamanya pada aspek kesehatan,” ungkap Luthfie.

Meski demikian, pihak KBRI Indonesia masih terus berusaha untuk menjalin kerja sama. Mereka sempat menggelar business meeting yang mendorong pengusaha Venezuela untuk membangun hubungan perdagangan dengan Indonesia. “Sayangnya, krisis ekonomi belum berakhir. Ditambah lagi dengan kondisi pandemi seperti ini. Jadi tidak bisa dilaksanakan dengan maksimal,” terangnya.

Sementara itu Tito Dos Santos Baptista menggambarkan tantangan, dinamika dan kondisi politik serta ekonomi Mozambik dan Malawi. Meski kedutaan di Mozambik baru dibuka pada tahun 2009, namun sudah memberikan peningkatan kualitas kerja sama.

Tito juga berharap agar Mozambik bisa menjadi entry gate untuk produk-produk Indonesia ke negara-negara tetangga di Afrika. Di samping itu, Mozambik juga bisa menjadi negara strategis mengingat dukungannya terhadap Indonesia di PBB yang cukup baik. “Tak lupa sektor budaya yang perlu dikembangkan lagi karena dapat membantu kerja sama di bidang-bidang lainnya,” terangnya. (kl)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/