alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Santri Nuris Go National

Mobile_AP_Rectangle 1

Tak hanya itu, untuk membentuk karakter sastra yang bagus, Anatasya konsisten latihan membaca puisi di sekolahnya. “Di sini ikut kegiatan ekstrakurikuler seni. Di situ saya mengasah bakat saya,” jelasnya.

Kegigihan Anastasya membuahkan hasil yang membanggakan dirinya sekaligus lembaganya. Pihaknya beberapa kali menuai prestasi di ajang kompetisi baca puisi tingkat nasional. Beberapa waktu lalu, Anastasya Juara 2 Baca Puisi WS Rendra tingkat nasional yang diselenggarakan di salah satu kampus yang berada di Kalimantan Selatan. Anastasya mampu menumbangkan sastrawan lain dengan gaya dan keahlian membacanya.

Layaknya WS Rendra kecil, tapi kali ini dari kalangan perempuan. Anastasya mampu menghidupkan jiwa sastrawan berkelas WS Rendra dalam dirinya. Terlihat penampilannya membuat para juri tertegun dan menikmati puisi yang dibacakan olehnya. “Waktu itu, lombanya online. Namun, saya percaya juri tetap bisa menilai dengan baik. Akhirnya, saya tetap memberikan yang terbaik dalam video saya,” tambahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Berkaitan dengan itu, Anastasya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pesantren Nuris karena telah menjadi wadah baginya untuk belajar, sehingga dia bisa menjuarai lomba tingkat nasional. “Saya sangat bangga dengan pesantren ini, karena dari sini saya dibentuk karakternya,” jelasnya. (Ika/mg4/c2/nur)

- Advertisement -

Tak hanya itu, untuk membentuk karakter sastra yang bagus, Anatasya konsisten latihan membaca puisi di sekolahnya. “Di sini ikut kegiatan ekstrakurikuler seni. Di situ saya mengasah bakat saya,” jelasnya.

Kegigihan Anastasya membuahkan hasil yang membanggakan dirinya sekaligus lembaganya. Pihaknya beberapa kali menuai prestasi di ajang kompetisi baca puisi tingkat nasional. Beberapa waktu lalu, Anastasya Juara 2 Baca Puisi WS Rendra tingkat nasional yang diselenggarakan di salah satu kampus yang berada di Kalimantan Selatan. Anastasya mampu menumbangkan sastrawan lain dengan gaya dan keahlian membacanya.

Layaknya WS Rendra kecil, tapi kali ini dari kalangan perempuan. Anastasya mampu menghidupkan jiwa sastrawan berkelas WS Rendra dalam dirinya. Terlihat penampilannya membuat para juri tertegun dan menikmati puisi yang dibacakan olehnya. “Waktu itu, lombanya online. Namun, saya percaya juri tetap bisa menilai dengan baik. Akhirnya, saya tetap memberikan yang terbaik dalam video saya,” tambahnya.

Berkaitan dengan itu, Anastasya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pesantren Nuris karena telah menjadi wadah baginya untuk belajar, sehingga dia bisa menjuarai lomba tingkat nasional. “Saya sangat bangga dengan pesantren ini, karena dari sini saya dibentuk karakternya,” jelasnya. (Ika/mg4/c2/nur)

Tak hanya itu, untuk membentuk karakter sastra yang bagus, Anatasya konsisten latihan membaca puisi di sekolahnya. “Di sini ikut kegiatan ekstrakurikuler seni. Di situ saya mengasah bakat saya,” jelasnya.

Kegigihan Anastasya membuahkan hasil yang membanggakan dirinya sekaligus lembaganya. Pihaknya beberapa kali menuai prestasi di ajang kompetisi baca puisi tingkat nasional. Beberapa waktu lalu, Anastasya Juara 2 Baca Puisi WS Rendra tingkat nasional yang diselenggarakan di salah satu kampus yang berada di Kalimantan Selatan. Anastasya mampu menumbangkan sastrawan lain dengan gaya dan keahlian membacanya.

Layaknya WS Rendra kecil, tapi kali ini dari kalangan perempuan. Anastasya mampu menghidupkan jiwa sastrawan berkelas WS Rendra dalam dirinya. Terlihat penampilannya membuat para juri tertegun dan menikmati puisi yang dibacakan olehnya. “Waktu itu, lombanya online. Namun, saya percaya juri tetap bisa menilai dengan baik. Akhirnya, saya tetap memberikan yang terbaik dalam video saya,” tambahnya.

Berkaitan dengan itu, Anastasya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pesantren Nuris karena telah menjadi wadah baginya untuk belajar, sehingga dia bisa menjuarai lomba tingkat nasional. “Saya sangat bangga dengan pesantren ini, karena dari sini saya dibentuk karakternya,” jelasnya. (Ika/mg4/c2/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/