alexametrics
25 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Bantuan Luar Negeri Datang dari Perwakilan DPLN PDI P Perancis-Belgia

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Awan Guguran Panas (APG) Gunung Semeru (04/12) lalu menarik kepedulian banyak orang. Tidak hanya warga di seluruh Indonesia, tetapi warga yang berasal dari luar negeri juga ikut memberikan donasinya untuk korban terdampak.

Melalui Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PDI P Perancis Belgia, seluruh warga Indonesia yang tinggal di luar negeri maupun warga Eropa tersebut turut membantu. Bantuan itu merupakan tahap ke tiga kalinya disalurkan langsung pada ribuan pengungsi.

Perwakilan DPLN PDI P Perancis Belgia Zulaikha Nur Hasanah menjelaskan, sejak terjadi bencana erupsi, pihaknya bersama seluruh pengurus langsung menggalang donasi melalui platform media sosial. H+1 bencana seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan berupa 250 air galon.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami selalu membuka komunikasi dengan warga setempat mengenai kebutuhannya apa saja. Saat itu memang air bersih, lalu tahap kedua mungkin H+5 bencana kami kembali memberikan matras, pakaian, susu dan kebutuhan rumah tangga lainnya,” katanya siang ini di Kantor DPC PDI P Lumajang.

Menurutnya, antusias warga Indonesia maupun warga luar negeri cukup membanggakan. Rasa kemanusiaan mereka terpanggil untuk membantu sesama. Memang bantuan yang dikumpulkan tersebut belum mencukupi seratus persen kebutuhan para pengungsi. Tetapi, minimal dapat mengurangi beban warga terdampak.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Awan Guguran Panas (APG) Gunung Semeru (04/12) lalu menarik kepedulian banyak orang. Tidak hanya warga di seluruh Indonesia, tetapi warga yang berasal dari luar negeri juga ikut memberikan donasinya untuk korban terdampak.

Melalui Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PDI P Perancis Belgia, seluruh warga Indonesia yang tinggal di luar negeri maupun warga Eropa tersebut turut membantu. Bantuan itu merupakan tahap ke tiga kalinya disalurkan langsung pada ribuan pengungsi.

Perwakilan DPLN PDI P Perancis Belgia Zulaikha Nur Hasanah menjelaskan, sejak terjadi bencana erupsi, pihaknya bersama seluruh pengurus langsung menggalang donasi melalui platform media sosial. H+1 bencana seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan berupa 250 air galon.

“Kami selalu membuka komunikasi dengan warga setempat mengenai kebutuhannya apa saja. Saat itu memang air bersih, lalu tahap kedua mungkin H+5 bencana kami kembali memberikan matras, pakaian, susu dan kebutuhan rumah tangga lainnya,” katanya siang ini di Kantor DPC PDI P Lumajang.

Menurutnya, antusias warga Indonesia maupun warga luar negeri cukup membanggakan. Rasa kemanusiaan mereka terpanggil untuk membantu sesama. Memang bantuan yang dikumpulkan tersebut belum mencukupi seratus persen kebutuhan para pengungsi. Tetapi, minimal dapat mengurangi beban warga terdampak.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Awan Guguran Panas (APG) Gunung Semeru (04/12) lalu menarik kepedulian banyak orang. Tidak hanya warga di seluruh Indonesia, tetapi warga yang berasal dari luar negeri juga ikut memberikan donasinya untuk korban terdampak.

Melalui Dewan Pimpinan Luar Negeri (DPLN) PDI P Perancis Belgia, seluruh warga Indonesia yang tinggal di luar negeri maupun warga Eropa tersebut turut membantu. Bantuan itu merupakan tahap ke tiga kalinya disalurkan langsung pada ribuan pengungsi.

Perwakilan DPLN PDI P Perancis Belgia Zulaikha Nur Hasanah menjelaskan, sejak terjadi bencana erupsi, pihaknya bersama seluruh pengurus langsung menggalang donasi melalui platform media sosial. H+1 bencana seluruh bantuan yang terkumpul disalurkan berupa 250 air galon.

“Kami selalu membuka komunikasi dengan warga setempat mengenai kebutuhannya apa saja. Saat itu memang air bersih, lalu tahap kedua mungkin H+5 bencana kami kembali memberikan matras, pakaian, susu dan kebutuhan rumah tangga lainnya,” katanya siang ini di Kantor DPC PDI P Lumajang.

Menurutnya, antusias warga Indonesia maupun warga luar negeri cukup membanggakan. Rasa kemanusiaan mereka terpanggil untuk membantu sesama. Memang bantuan yang dikumpulkan tersebut belum mencukupi seratus persen kebutuhan para pengungsi. Tetapi, minimal dapat mengurangi beban warga terdampak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/