alexametrics
24.8 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Taman Gading, Wisata yang Viral di Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID –Kabupaten Jember memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari wisata alam maupun wisata kebudayaan. Salah satu wisata alam yang sedang viral saat ini adalah Taman Gading.

Lokasinya di Dusun Sumber Bulus, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Meski tergolong baru, wisata ini kian ramai akan pengunjung, terlebih saat akhir pekan dan libur panjang.

Sejak bulan September lalu, Musyawwir (36) resmi membuka Taman Gading sebagai wisata. Awalnya, dia tak pernah terpikir untuk membangun taman wisata di lahan seluas satu setengah hektare ini, karena terletak di pelosok desa. Dirinya hanya berniat menanam bibit-bibit pohon dan tanaman hias untuk kemudian dijual ke toko bunganya yang ada di Bali.

Mobile_AP_Rectangle 2

Namun, salah satu warga sekitar memintanya untuk dijadikan wisata, karena melihat keindahan ratusan bibit tanaman yang indah layaknya taman bunga. Setelah mendengar ucapan tersebut, Musyawwir mempertimbangkan bagaimana caranya agar lahan bibit tanaman itu layak menjadi tempat wisata. “Saya mulai membeli bunga-bunga dari Malang. Gimana caranya agar cepat besar dan bagus dilihat,” ungkap Musyawwir.

Sekitar delapan bulan tanaman hias miliknya tumbuh sesuai konsep yang diinginkan. Satu- persatu hingga puluhan pengunjung berdatangan melihat keindahan wisata yanh dibangun Musyawwir. Melihat kondisi itu, dia mulai berinisiatif untuk mengembangkan taman tersebut dengan membuat kolam mini untuk pemandian anak-anak.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID –Kabupaten Jember memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari wisata alam maupun wisata kebudayaan. Salah satu wisata alam yang sedang viral saat ini adalah Taman Gading.

Lokasinya di Dusun Sumber Bulus, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Meski tergolong baru, wisata ini kian ramai akan pengunjung, terlebih saat akhir pekan dan libur panjang.

Sejak bulan September lalu, Musyawwir (36) resmi membuka Taman Gading sebagai wisata. Awalnya, dia tak pernah terpikir untuk membangun taman wisata di lahan seluas satu setengah hektare ini, karena terletak di pelosok desa. Dirinya hanya berniat menanam bibit-bibit pohon dan tanaman hias untuk kemudian dijual ke toko bunganya yang ada di Bali.

Namun, salah satu warga sekitar memintanya untuk dijadikan wisata, karena melihat keindahan ratusan bibit tanaman yang indah layaknya taman bunga. Setelah mendengar ucapan tersebut, Musyawwir mempertimbangkan bagaimana caranya agar lahan bibit tanaman itu layak menjadi tempat wisata. “Saya mulai membeli bunga-bunga dari Malang. Gimana caranya agar cepat besar dan bagus dilihat,” ungkap Musyawwir.

Sekitar delapan bulan tanaman hias miliknya tumbuh sesuai konsep yang diinginkan. Satu- persatu hingga puluhan pengunjung berdatangan melihat keindahan wisata yanh dibangun Musyawwir. Melihat kondisi itu, dia mulai berinisiatif untuk mengembangkan taman tersebut dengan membuat kolam mini untuk pemandian anak-anak.

JEMBER, RADARJEMBER.ID –Kabupaten Jember memiliki beragam destinasi wisata yang bisa dikunjungi. Mulai dari wisata alam maupun wisata kebudayaan. Salah satu wisata alam yang sedang viral saat ini adalah Taman Gading.

Lokasinya di Dusun Sumber Bulus, Desa Sumber Salak, Kecamatan Ledokombo, Kabupaten Jember. Meski tergolong baru, wisata ini kian ramai akan pengunjung, terlebih saat akhir pekan dan libur panjang.

Sejak bulan September lalu, Musyawwir (36) resmi membuka Taman Gading sebagai wisata. Awalnya, dia tak pernah terpikir untuk membangun taman wisata di lahan seluas satu setengah hektare ini, karena terletak di pelosok desa. Dirinya hanya berniat menanam bibit-bibit pohon dan tanaman hias untuk kemudian dijual ke toko bunganya yang ada di Bali.

Namun, salah satu warga sekitar memintanya untuk dijadikan wisata, karena melihat keindahan ratusan bibit tanaman yang indah layaknya taman bunga. Setelah mendengar ucapan tersebut, Musyawwir mempertimbangkan bagaimana caranya agar lahan bibit tanaman itu layak menjadi tempat wisata. “Saya mulai membeli bunga-bunga dari Malang. Gimana caranya agar cepat besar dan bagus dilihat,” ungkap Musyawwir.

Sekitar delapan bulan tanaman hias miliknya tumbuh sesuai konsep yang diinginkan. Satu- persatu hingga puluhan pengunjung berdatangan melihat keindahan wisata yanh dibangun Musyawwir. Melihat kondisi itu, dia mulai berinisiatif untuk mengembangkan taman tersebut dengan membuat kolam mini untuk pemandian anak-anak.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/