alexametrics
21.9 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Hibah PHP2D, STIE WiGa Angkat Kesenian Kreasi Musik Patrol Klanting

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG.RADARJEMBER.ID – Kesenian tradisional banyak ditemui di berbagai daerah khususnya di Jawa Timur. Sayang tidak semua terlestarikan karena belum muncul kesadaran dari berbagai pihak khususnya dari kalangan generasi muda.

Kondisi ini justru memancing STIE Widya Gama Lumajang untuk turut melestarikannya dengan mengajukan hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) ke Kementerian Pendidikan RI. Bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang khususnya generasi dan sekitarnya akhirnya desa ini memperoleh Hibah PHP2D tahun 2020.

PHP2D yang memperoleh hibah ini berjudul Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kesenian Musik Patrol dalam Upaya Meningkatkan Budaya Lokal Tradisional di desa Klanting, kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Kreasi kesenian musik pun tersaji dengan nama Danglung.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pendamping PHP2D 2020 Desa Klanting, Emmy Ermawati SE MM mengungkapkan, pengajuan hibah ini didasarkan atas adanya budaya audiovisual tradisional yaitu patrol yang dimainkan oleh warga Karang Taruna Desa Klanting. “Audiovisual ini menggunakan alat sederhana yaitu kentongan yang terbuat dari kayu serta di lengkapi dengan alat musik lainnya seperti kenong, gong, terompet dan rebana,” jelasnya.

Sering dengan perkembangan zaman, patrol ini tergerus perangkat musik yang lebih modern. Justru di tengah situasi dan kondisi ini pemuda-pemudi Dusun Trunosari, Desa Klanting, Kecamatan Lumajang membentuk grup musik Patrol Sunan Bonang.

Semangat ini tentu saja perlu tindak lanjut dengan berusaha untuk terus melestarikannya. “Sampai akhirnya sebagai salah satu bentuk pengabdian STIE Widya Gama Lumajang mengajukan untuk memperoleh hibah,” urainya.

Lebih lanjut Emmy mengharapkan, dengan perolehan hibah ini khususnya Desa Klanting dapat mengetahui cara pengembangan minat pemuda dan masyarakat terhadap kesenian musik patrol yang hampir dilupakan. “Kemudian mengetahui cara meningkatkan nilai kesenian musik patrol sebagai kesenian kreatif di masyarakat,” urainya. Selain itu, juga untuk mempromosikan dan mempublikasikan kesenian patrol yang dimodifikasi menjadi musik Danglung.

Pihaknya sudah melakukan beberapa kegiatan sebagai implementasi PHP2D di Desa Klanting ini. Yaitu sosialisasi dengan desa dan mitra, karang taruna dari lima RW dengan lima grup musik. “Selain itu pengadaaan media pendukung musik dan dialokasikan untuk satu kelompok musik Sunan Bonang,” imbuhnya.

- Advertisement -

LUMAJANG.RADARJEMBER.ID – Kesenian tradisional banyak ditemui di berbagai daerah khususnya di Jawa Timur. Sayang tidak semua terlestarikan karena belum muncul kesadaran dari berbagai pihak khususnya dari kalangan generasi muda.

Kondisi ini justru memancing STIE Widya Gama Lumajang untuk turut melestarikannya dengan mengajukan hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) ke Kementerian Pendidikan RI. Bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang khususnya generasi dan sekitarnya akhirnya desa ini memperoleh Hibah PHP2D tahun 2020.

PHP2D yang memperoleh hibah ini berjudul Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kesenian Musik Patrol dalam Upaya Meningkatkan Budaya Lokal Tradisional di desa Klanting, kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Kreasi kesenian musik pun tersaji dengan nama Danglung.

Pendamping PHP2D 2020 Desa Klanting, Emmy Ermawati SE MM mengungkapkan, pengajuan hibah ini didasarkan atas adanya budaya audiovisual tradisional yaitu patrol yang dimainkan oleh warga Karang Taruna Desa Klanting. “Audiovisual ini menggunakan alat sederhana yaitu kentongan yang terbuat dari kayu serta di lengkapi dengan alat musik lainnya seperti kenong, gong, terompet dan rebana,” jelasnya.

Sering dengan perkembangan zaman, patrol ini tergerus perangkat musik yang lebih modern. Justru di tengah situasi dan kondisi ini pemuda-pemudi Dusun Trunosari, Desa Klanting, Kecamatan Lumajang membentuk grup musik Patrol Sunan Bonang.

Semangat ini tentu saja perlu tindak lanjut dengan berusaha untuk terus melestarikannya. “Sampai akhirnya sebagai salah satu bentuk pengabdian STIE Widya Gama Lumajang mengajukan untuk memperoleh hibah,” urainya.

Lebih lanjut Emmy mengharapkan, dengan perolehan hibah ini khususnya Desa Klanting dapat mengetahui cara pengembangan minat pemuda dan masyarakat terhadap kesenian musik patrol yang hampir dilupakan. “Kemudian mengetahui cara meningkatkan nilai kesenian musik patrol sebagai kesenian kreatif di masyarakat,” urainya. Selain itu, juga untuk mempromosikan dan mempublikasikan kesenian patrol yang dimodifikasi menjadi musik Danglung.

Pihaknya sudah melakukan beberapa kegiatan sebagai implementasi PHP2D di Desa Klanting ini. Yaitu sosialisasi dengan desa dan mitra, karang taruna dari lima RW dengan lima grup musik. “Selain itu pengadaaan media pendukung musik dan dialokasikan untuk satu kelompok musik Sunan Bonang,” imbuhnya.

LUMAJANG.RADARJEMBER.ID – Kesenian tradisional banyak ditemui di berbagai daerah khususnya di Jawa Timur. Sayang tidak semua terlestarikan karena belum muncul kesadaran dari berbagai pihak khususnya dari kalangan generasi muda.

Kondisi ini justru memancing STIE Widya Gama Lumajang untuk turut melestarikannya dengan mengajukan hibah Program Holistik Pembinaan dan Pemberdayaan Desa (PHP2D) ke Kementerian Pendidikan RI. Bersinergi dengan berbagai elemen masyarakat desa Klanting, Kecamatan Sukodono, Lumajang khususnya generasi dan sekitarnya akhirnya desa ini memperoleh Hibah PHP2D tahun 2020.

PHP2D yang memperoleh hibah ini berjudul Pemberdayaan Masyarakat Melalui Kesenian Musik Patrol dalam Upaya Meningkatkan Budaya Lokal Tradisional di desa Klanting, kecamatan Sukodono, Kabupaten Lumajang. Kreasi kesenian musik pun tersaji dengan nama Danglung.

Pendamping PHP2D 2020 Desa Klanting, Emmy Ermawati SE MM mengungkapkan, pengajuan hibah ini didasarkan atas adanya budaya audiovisual tradisional yaitu patrol yang dimainkan oleh warga Karang Taruna Desa Klanting. “Audiovisual ini menggunakan alat sederhana yaitu kentongan yang terbuat dari kayu serta di lengkapi dengan alat musik lainnya seperti kenong, gong, terompet dan rebana,” jelasnya.

Sering dengan perkembangan zaman, patrol ini tergerus perangkat musik yang lebih modern. Justru di tengah situasi dan kondisi ini pemuda-pemudi Dusun Trunosari, Desa Klanting, Kecamatan Lumajang membentuk grup musik Patrol Sunan Bonang.

Semangat ini tentu saja perlu tindak lanjut dengan berusaha untuk terus melestarikannya. “Sampai akhirnya sebagai salah satu bentuk pengabdian STIE Widya Gama Lumajang mengajukan untuk memperoleh hibah,” urainya.

Lebih lanjut Emmy mengharapkan, dengan perolehan hibah ini khususnya Desa Klanting dapat mengetahui cara pengembangan minat pemuda dan masyarakat terhadap kesenian musik patrol yang hampir dilupakan. “Kemudian mengetahui cara meningkatkan nilai kesenian musik patrol sebagai kesenian kreatif di masyarakat,” urainya. Selain itu, juga untuk mempromosikan dan mempublikasikan kesenian patrol yang dimodifikasi menjadi musik Danglung.

Pihaknya sudah melakukan beberapa kegiatan sebagai implementasi PHP2D di Desa Klanting ini. Yaitu sosialisasi dengan desa dan mitra, karang taruna dari lima RW dengan lima grup musik. “Selain itu pengadaaan media pendukung musik dan dialokasikan untuk satu kelompok musik Sunan Bonang,” imbuhnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/