alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Atasi Covid-19 dengan Replikasi Sukses Kampung Tangguh Setempat

Mobile_AP_Rectangle 1

Selanjutnya Menko Airlangga mengunjungi lokasi isolasi terpusat (Isoter) milik Provinsi Sulawesi Tengah yang terletak di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Fasilitas Isoter dengan kapasitas 84 tempat tidur ini, khusus untuk menangani pasien dalam kelompok orang tanpa gejala dan untuk yang bergejala ringan. Tercatat pada 26 Agustus 2021, Isoter yang ditangani oleh 5 orang perawat dan 1 dokter ini tengah merawat 16 orang pasien.

Dalam kegiatan peninjauannya ini, selain berdialog langsung untuk menyemangati pasien, Menko Airlangga juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Warga yang sedang menjalani isolasi mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas Isoter ini. Menko Airlangga juga memberi apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang sedang bertugas di lokasi tersebut.

Fasilitas Isoter merupakan salah satu poin arahan Presiden Joko Widodo dalam penanganan Covid-19. Isoter diinisasi karena munculnya kluster keluarga akibat penyebaran Covid-19 yang cepat dan masif. Pemerintah menyadari bahwa tidak semua masyarakat memiliki kondisi rumah yang memadai untuk benar-benar memisahkan antara pasien Covid-19 dengan anggota keluarga lain. Dengan adanya Isoter, Pemerintah dapat maksimal memberikan penanganan khusus kepada pasien Covid-19 sekaligus menekan tingkat penularan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam kegiatan berikutnya, Menko Airlangga juga berkesempatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang melakukan vaksinasi. Penyelenggaraan vaksinasi dengan target masyarakat umum sebanyak 200 orang per hari tersebut difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Vaksinasi Covid-19 dan kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan harus dilaksanakan secara bersama. Akselerasi vaksinasi juga terus didorong agar herd immunity bisa tercapai sesuai target. Hal ini dilakukan sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo yang menegaskan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19, selain menekan laju mobilitas dan aktivitas masyarakat, vaksinasi juga harus terus dipercepat hingga 2 juta suntikan per hari.

“Pemerintah selalu berupaya keras untuk suksesnya vaksinasi Covid-19 di Indonesia, namun kunci dari keberhasilannya adalah harus didukung oleh semua pihak, semua komponen masyarakat Indonesia,” tegas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, Pimpinan dan Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan serta Deputi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (ltg/fsr)

- Advertisement -

Selanjutnya Menko Airlangga mengunjungi lokasi isolasi terpusat (Isoter) milik Provinsi Sulawesi Tengah yang terletak di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Fasilitas Isoter dengan kapasitas 84 tempat tidur ini, khusus untuk menangani pasien dalam kelompok orang tanpa gejala dan untuk yang bergejala ringan. Tercatat pada 26 Agustus 2021, Isoter yang ditangani oleh 5 orang perawat dan 1 dokter ini tengah merawat 16 orang pasien.

Dalam kegiatan peninjauannya ini, selain berdialog langsung untuk menyemangati pasien, Menko Airlangga juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Warga yang sedang menjalani isolasi mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas Isoter ini. Menko Airlangga juga memberi apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang sedang bertugas di lokasi tersebut.

Fasilitas Isoter merupakan salah satu poin arahan Presiden Joko Widodo dalam penanganan Covid-19. Isoter diinisasi karena munculnya kluster keluarga akibat penyebaran Covid-19 yang cepat dan masif. Pemerintah menyadari bahwa tidak semua masyarakat memiliki kondisi rumah yang memadai untuk benar-benar memisahkan antara pasien Covid-19 dengan anggota keluarga lain. Dengan adanya Isoter, Pemerintah dapat maksimal memberikan penanganan khusus kepada pasien Covid-19 sekaligus menekan tingkat penularan.

Dalam kegiatan berikutnya, Menko Airlangga juga berkesempatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang melakukan vaksinasi. Penyelenggaraan vaksinasi dengan target masyarakat umum sebanyak 200 orang per hari tersebut difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Vaksinasi Covid-19 dan kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan harus dilaksanakan secara bersama. Akselerasi vaksinasi juga terus didorong agar herd immunity bisa tercapai sesuai target. Hal ini dilakukan sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo yang menegaskan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19, selain menekan laju mobilitas dan aktivitas masyarakat, vaksinasi juga harus terus dipercepat hingga 2 juta suntikan per hari.

“Pemerintah selalu berupaya keras untuk suksesnya vaksinasi Covid-19 di Indonesia, namun kunci dari keberhasilannya adalah harus didukung oleh semua pihak, semua komponen masyarakat Indonesia,” tegas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, Pimpinan dan Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan serta Deputi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (ltg/fsr)

Selanjutnya Menko Airlangga mengunjungi lokasi isolasi terpusat (Isoter) milik Provinsi Sulawesi Tengah yang terletak di Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM). Fasilitas Isoter dengan kapasitas 84 tempat tidur ini, khusus untuk menangani pasien dalam kelompok orang tanpa gejala dan untuk yang bergejala ringan. Tercatat pada 26 Agustus 2021, Isoter yang ditangani oleh 5 orang perawat dan 1 dokter ini tengah merawat 16 orang pasien.

Dalam kegiatan peninjauannya ini, selain berdialog langsung untuk menyemangati pasien, Menko Airlangga juga menyerahkan bantuan berupa paket sembako. Warga yang sedang menjalani isolasi mengaku sangat terbantu dengan adanya fasilitas Isoter ini. Menko Airlangga juga memberi apresiasi kepada para tenaga kesehatan yang sedang bertugas di lokasi tersebut.

Fasilitas Isoter merupakan salah satu poin arahan Presiden Joko Widodo dalam penanganan Covid-19. Isoter diinisasi karena munculnya kluster keluarga akibat penyebaran Covid-19 yang cepat dan masif. Pemerintah menyadari bahwa tidak semua masyarakat memiliki kondisi rumah yang memadai untuk benar-benar memisahkan antara pasien Covid-19 dengan anggota keluarga lain. Dengan adanya Isoter, Pemerintah dapat maksimal memberikan penanganan khusus kepada pasien Covid-19 sekaligus menekan tingkat penularan.

Dalam kegiatan berikutnya, Menko Airlangga juga berkesempatan untuk melihat secara langsung pelaksanaan kegiatan vaksinasi yang digelar di halaman Kantor Gubernur Sulawesi Tengah sekaligus menyerahkan bantuan berupa paket sembako bagi warga yang melakukan vaksinasi. Penyelenggaraan vaksinasi dengan target masyarakat umum sebanyak 200 orang per hari tersebut difasilitasi oleh Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah.

Vaksinasi Covid-19 dan kedisiplinan masyarakat menjalankan protokol kesehatan harus dilaksanakan secara bersama. Akselerasi vaksinasi juga terus didorong agar herd immunity bisa tercapai sesuai target. Hal ini dilakukan sebagaimana arahan Presiden Joko Widodo yang menegaskan bahwa dalam menangani pandemi Covid-19, selain menekan laju mobilitas dan aktivitas masyarakat, vaksinasi juga harus terus dipercepat hingga 2 juta suntikan per hari.

“Pemerintah selalu berupaya keras untuk suksesnya vaksinasi Covid-19 di Indonesia, namun kunci dari keberhasilannya adalah harus didukung oleh semua pihak, semua komponen masyarakat Indonesia,” tegas Menko Airlangga.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita, Juru Bicara Satgas Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito, Pimpinan dan Anggota DPR RI, Sekretaris Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Deputi Ekonomi Makro dan Keuangan serta Deputi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan dan Usaha Mikro Kecil dan Menengah. (ltg/fsr)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/