alexametrics
23.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

Serunya Bapak-Bapak Meriahkan Peringatan Hari Kartini di FKIP Unej

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memperingati Hari Kartini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej), menggelar sebuah acara dengan berpakaian adat atau pakaian nasional, Rabu (21/4). Peringatan itu cukup seru, karena tak hanya diikuti oleh ibu-ibu saja, tapi juga bapak-bapak dari fakultas setempat.

Menurut Ketua Pantia, Dr Dwi Wahyuni MKes, peringatan Hari Kartini tahun ini merupakan inisiatif pribadi dari Dekan FKIP.

“Peringatan ini berangkat dari inisiatif dekan yang sangat menghargai martabat wanita. Memang sejak saat di kementerian dulu, beliau sangat perhatian terhadap hak-hak dan peran perempuan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Mobile_AP_Rectangle 2

Kegiatan kali ini sangat meriah dan menarik. Apalagi peserta yang mengikuti acara tersebut tak hanya dari kalangan wanita, melainkan juga para dosen dan karyawan laki-laki di FKIP. Mereka semua wajib berpakaian adat dan menyanyikan lagu-lagu perempuan, termasuk Mars Kartini.

“Ada bapak-bapak yang berpaikan lengkap dengan blangkonnya. Ada yang berpakaian adat juga. Dan mereka juga menyanyikan lagu-lagu perempuan. Termasuk Mars Kartini. Sehingga perayaan ini begitu meriah,” imbuhnya.

Selain itu, perayaan tersebut juga dimeriahkan dengan lomba pidato virtual yang diikuti oleh dosen, karyawan, dan Dharma Wanita. Lomba pidato tersebut dilaksanakan secara virtual dengan tema ‘Peran Kartini di Era Milenial’.

“Peringatan ini dilakukan secara offline dan online yang diikuti lebih dari ratusan ibu-ibu Dharma Wanita, dosen, dan karyawan. Kemudian yang hadir secara offline ada bapak-bapak struktural, pengurus Dharma Wanita dan banyak yang lain,” lanjutnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memperingati Hari Kartini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej), menggelar sebuah acara dengan berpakaian adat atau pakaian nasional, Rabu (21/4). Peringatan itu cukup seru, karena tak hanya diikuti oleh ibu-ibu saja, tapi juga bapak-bapak dari fakultas setempat.

Menurut Ketua Pantia, Dr Dwi Wahyuni MKes, peringatan Hari Kartini tahun ini merupakan inisiatif pribadi dari Dekan FKIP.

“Peringatan ini berangkat dari inisiatif dekan yang sangat menghargai martabat wanita. Memang sejak saat di kementerian dulu, beliau sangat perhatian terhadap hak-hak dan peran perempuan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Kegiatan kali ini sangat meriah dan menarik. Apalagi peserta yang mengikuti acara tersebut tak hanya dari kalangan wanita, melainkan juga para dosen dan karyawan laki-laki di FKIP. Mereka semua wajib berpakaian adat dan menyanyikan lagu-lagu perempuan, termasuk Mars Kartini.

“Ada bapak-bapak yang berpaikan lengkap dengan blangkonnya. Ada yang berpakaian adat juga. Dan mereka juga menyanyikan lagu-lagu perempuan. Termasuk Mars Kartini. Sehingga perayaan ini begitu meriah,” imbuhnya.

Selain itu, perayaan tersebut juga dimeriahkan dengan lomba pidato virtual yang diikuti oleh dosen, karyawan, dan Dharma Wanita. Lomba pidato tersebut dilaksanakan secara virtual dengan tema ‘Peran Kartini di Era Milenial’.

“Peringatan ini dilakukan secara offline dan online yang diikuti lebih dari ratusan ibu-ibu Dharma Wanita, dosen, dan karyawan. Kemudian yang hadir secara offline ada bapak-bapak struktural, pengurus Dharma Wanita dan banyak yang lain,” lanjutnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Memperingati Hari Kartini, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember (Unej), menggelar sebuah acara dengan berpakaian adat atau pakaian nasional, Rabu (21/4). Peringatan itu cukup seru, karena tak hanya diikuti oleh ibu-ibu saja, tapi juga bapak-bapak dari fakultas setempat.

Menurut Ketua Pantia, Dr Dwi Wahyuni MKes, peringatan Hari Kartini tahun ini merupakan inisiatif pribadi dari Dekan FKIP.

“Peringatan ini berangkat dari inisiatif dekan yang sangat menghargai martabat wanita. Memang sejak saat di kementerian dulu, beliau sangat perhatian terhadap hak-hak dan peran perempuan,” ungkapnya kepada Jawa Pos Radar Jember.

Kegiatan kali ini sangat meriah dan menarik. Apalagi peserta yang mengikuti acara tersebut tak hanya dari kalangan wanita, melainkan juga para dosen dan karyawan laki-laki di FKIP. Mereka semua wajib berpakaian adat dan menyanyikan lagu-lagu perempuan, termasuk Mars Kartini.

“Ada bapak-bapak yang berpaikan lengkap dengan blangkonnya. Ada yang berpakaian adat juga. Dan mereka juga menyanyikan lagu-lagu perempuan. Termasuk Mars Kartini. Sehingga perayaan ini begitu meriah,” imbuhnya.

Selain itu, perayaan tersebut juga dimeriahkan dengan lomba pidato virtual yang diikuti oleh dosen, karyawan, dan Dharma Wanita. Lomba pidato tersebut dilaksanakan secara virtual dengan tema ‘Peran Kartini di Era Milenial’.

“Peringatan ini dilakukan secara offline dan online yang diikuti lebih dari ratusan ibu-ibu Dharma Wanita, dosen, dan karyawan. Kemudian yang hadir secara offline ada bapak-bapak struktural, pengurus Dharma Wanita dan banyak yang lain,” lanjutnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/