alexametrics
23.2 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

Daftar QRIS untuk Merchant, Tak Susah Kok

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER.RADARJEMBER.ID – Era transaksi cashless melalui QRIS membuat masyarakat tentu mendapat beragam kemudahan. Salah satunya yakni mengurangi risiko pemalsuan uang dan menyederhanakan sistem pembayaran.

Sedangkan bagi merchant atau pemilik bisnis, transaksi menjadi lebih tercatat dan langsng masuk rekening. Sehingga tak perlu menyiapkan uang kembalian, dan pencatatan menjadi lebih aman serta nyaman.

Lalu bagaimana cara pemilik usaha untuk mendaftar sebagai merchant QRIS? Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Febrina menjelaskan, pemilik usaha perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung untuk diunggah. Seperti foto KTP, rekening bank, foto dalam toko, foto selfie dengan KTP, dan tampak depan toko. Serta data seperti nama merchant atau toko, e-mail dan nomor HP aktif, alamat lengkap toko beserta kode pos, dan NPWP jika diperlukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

Seluruh data tersebut diunggah melalui https://www.bi.go.id/PJSP QRIS. Kirimkan dokumen yang dibutuhkan dan tunggu verifikasi dari Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). “Lalu dapatkan QR code dai PJSP dan lakukan tes transaksi, kemudian cek settlement hasil transaksi,” kata Febrina.

Hingga kini BI mencatat jumlah merchant QRIS di seluruh Indonesia terus meningkat. Per 16 Oktober 2020, terdata 5.041.460 merchant. “Masyarakat dapat bekerja sama dengan 24 bank dan 20 Non-Bank yang saat ini telah terdaftar sebagai penyelenggara QRIS,” tegasnya.

- Advertisement -

JEMBER.RADARJEMBER.ID – Era transaksi cashless melalui QRIS membuat masyarakat tentu mendapat beragam kemudahan. Salah satunya yakni mengurangi risiko pemalsuan uang dan menyederhanakan sistem pembayaran.

Sedangkan bagi merchant atau pemilik bisnis, transaksi menjadi lebih tercatat dan langsng masuk rekening. Sehingga tak perlu menyiapkan uang kembalian, dan pencatatan menjadi lebih aman serta nyaman.

Lalu bagaimana cara pemilik usaha untuk mendaftar sebagai merchant QRIS? Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Febrina menjelaskan, pemilik usaha perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung untuk diunggah. Seperti foto KTP, rekening bank, foto dalam toko, foto selfie dengan KTP, dan tampak depan toko. Serta data seperti nama merchant atau toko, e-mail dan nomor HP aktif, alamat lengkap toko beserta kode pos, dan NPWP jika diperlukan.

Seluruh data tersebut diunggah melalui https://www.bi.go.id/PJSP QRIS. Kirimkan dokumen yang dibutuhkan dan tunggu verifikasi dari Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). “Lalu dapatkan QR code dai PJSP dan lakukan tes transaksi, kemudian cek settlement hasil transaksi,” kata Febrina.

Hingga kini BI mencatat jumlah merchant QRIS di seluruh Indonesia terus meningkat. Per 16 Oktober 2020, terdata 5.041.460 merchant. “Masyarakat dapat bekerja sama dengan 24 bank dan 20 Non-Bank yang saat ini telah terdaftar sebagai penyelenggara QRIS,” tegasnya.

JEMBER.RADARJEMBER.ID – Era transaksi cashless melalui QRIS membuat masyarakat tentu mendapat beragam kemudahan. Salah satunya yakni mengurangi risiko pemalsuan uang dan menyederhanakan sistem pembayaran.

Sedangkan bagi merchant atau pemilik bisnis, transaksi menjadi lebih tercatat dan langsng masuk rekening. Sehingga tak perlu menyiapkan uang kembalian, dan pencatatan menjadi lebih aman serta nyaman.

Lalu bagaimana cara pemilik usaha untuk mendaftar sebagai merchant QRIS? Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jember Febrina menjelaskan, pemilik usaha perlu menyiapkan sejumlah dokumen pendukung untuk diunggah. Seperti foto KTP, rekening bank, foto dalam toko, foto selfie dengan KTP, dan tampak depan toko. Serta data seperti nama merchant atau toko, e-mail dan nomor HP aktif, alamat lengkap toko beserta kode pos, dan NPWP jika diperlukan.

Seluruh data tersebut diunggah melalui https://www.bi.go.id/PJSP QRIS. Kirimkan dokumen yang dibutuhkan dan tunggu verifikasi dari Penyelenggara Jasa Sistem Pembayaran (PJSP). “Lalu dapatkan QR code dai PJSP dan lakukan tes transaksi, kemudian cek settlement hasil transaksi,” kata Febrina.

Hingga kini BI mencatat jumlah merchant QRIS di seluruh Indonesia terus meningkat. Per 16 Oktober 2020, terdata 5.041.460 merchant. “Masyarakat dapat bekerja sama dengan 24 bank dan 20 Non-Bank yang saat ini telah terdaftar sebagai penyelenggara QRIS,” tegasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/