alexametrics
26.2 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Ajak Istri Peternak Wirausaha Chicken Katsu

Tim Pengabdian Politeknik Negeri Jember Beri Pelatihan

Mobile_AP_Rectangle 1

KEMUNING LOR, RADARJEMBER.ID – Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, menjadi desa dataran tinggi dengan berbagai potensi. Mayoritas warganya bekerja sebagai peternak, mencapai hingga 82,97 persen dari seluruh populasi.

Kondisi ini membuat tim pengabdian dari Politeknik Negeri Jember membidik desa ini sebagai lokasi pengabdian. Diketuai oleh Dr Ir Suci Wulandari MSi IPM, kegiatan digelar dalam bentuk penyuluhan dan praktik tentang kewirausahaan. “Kami fokus untuk pengembangan skill para istri di sini, dengan pengolahan daging ayam. Karena ayam paling mudah dicari,” ungkapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selain peternakan menjadi pendapatan utama, istri peternak di sini pun rata-rata hanya sebagai ibu rumah tangga. Penyuluhan ini melatih para istri untuk mengolah daging ayam menjadi produk olahan SAH atau singkatan dari sehat, aman dan halal. “Ada lima anggota. Masing-masing tim sudah memiliki bagiannya sendiri,” paparnya. Pembagian itu seperti pembekalan materi kewirausahaan, desain kemasan, pengolahan daging, pengadaan bahan dan alat seperti blender daging, serta bahan untuk praktik selama penyuluhan dan untuk latihan mandiri di awal.

Kegiatan pengabdian ini mendapat respons positif dari warga. Tampak dari antusiasme yang ditunjukkan para istri peternak yang tergabung dalam PKK Desa Kemuning Lor. Mereka mengikuti rangkaian pelatihan pengolahan daging ayam menjadi produk SAH mulai dari awal sampai akhir. “Kami juga ada jadwal pertemuan secara mandiri dengan meminta pihak Polije untuk dapat membinanya,” tutupnya.

- Advertisement -

KEMUNING LOR, RADARJEMBER.ID – Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, menjadi desa dataran tinggi dengan berbagai potensi. Mayoritas warganya bekerja sebagai peternak, mencapai hingga 82,97 persen dari seluruh populasi.

Kondisi ini membuat tim pengabdian dari Politeknik Negeri Jember membidik desa ini sebagai lokasi pengabdian. Diketuai oleh Dr Ir Suci Wulandari MSi IPM, kegiatan digelar dalam bentuk penyuluhan dan praktik tentang kewirausahaan. “Kami fokus untuk pengembangan skill para istri di sini, dengan pengolahan daging ayam. Karena ayam paling mudah dicari,” ungkapnya.

Selain peternakan menjadi pendapatan utama, istri peternak di sini pun rata-rata hanya sebagai ibu rumah tangga. Penyuluhan ini melatih para istri untuk mengolah daging ayam menjadi produk olahan SAH atau singkatan dari sehat, aman dan halal. “Ada lima anggota. Masing-masing tim sudah memiliki bagiannya sendiri,” paparnya. Pembagian itu seperti pembekalan materi kewirausahaan, desain kemasan, pengolahan daging, pengadaan bahan dan alat seperti blender daging, serta bahan untuk praktik selama penyuluhan dan untuk latihan mandiri di awal.

Kegiatan pengabdian ini mendapat respons positif dari warga. Tampak dari antusiasme yang ditunjukkan para istri peternak yang tergabung dalam PKK Desa Kemuning Lor. Mereka mengikuti rangkaian pelatihan pengolahan daging ayam menjadi produk SAH mulai dari awal sampai akhir. “Kami juga ada jadwal pertemuan secara mandiri dengan meminta pihak Polije untuk dapat membinanya,” tutupnya.

KEMUNING LOR, RADARJEMBER.ID – Desa Kemuning Lor, Kecamatan Arjasa, menjadi desa dataran tinggi dengan berbagai potensi. Mayoritas warganya bekerja sebagai peternak, mencapai hingga 82,97 persen dari seluruh populasi.

Kondisi ini membuat tim pengabdian dari Politeknik Negeri Jember membidik desa ini sebagai lokasi pengabdian. Diketuai oleh Dr Ir Suci Wulandari MSi IPM, kegiatan digelar dalam bentuk penyuluhan dan praktik tentang kewirausahaan. “Kami fokus untuk pengembangan skill para istri di sini, dengan pengolahan daging ayam. Karena ayam paling mudah dicari,” ungkapnya.

Selain peternakan menjadi pendapatan utama, istri peternak di sini pun rata-rata hanya sebagai ibu rumah tangga. Penyuluhan ini melatih para istri untuk mengolah daging ayam menjadi produk olahan SAH atau singkatan dari sehat, aman dan halal. “Ada lima anggota. Masing-masing tim sudah memiliki bagiannya sendiri,” paparnya. Pembagian itu seperti pembekalan materi kewirausahaan, desain kemasan, pengolahan daging, pengadaan bahan dan alat seperti blender daging, serta bahan untuk praktik selama penyuluhan dan untuk latihan mandiri di awal.

Kegiatan pengabdian ini mendapat respons positif dari warga. Tampak dari antusiasme yang ditunjukkan para istri peternak yang tergabung dalam PKK Desa Kemuning Lor. Mereka mengikuti rangkaian pelatihan pengolahan daging ayam menjadi produk SAH mulai dari awal sampai akhir. “Kami juga ada jadwal pertemuan secara mandiri dengan meminta pihak Polije untuk dapat membinanya,” tutupnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/