alexametrics
24.1 C
Jember
Friday, 1 July 2022

Hidupkan Kesusastraan Santri

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sastra besutan santri dinilai masih sangat dinamis dan khas dengan karakteristiknya. Inilah topik yang diangkat dalam web seminar (webinar) dengan tema Menyegarkan Kejayaan Sastra Pesantren, yang diselenggarakan Pesantren Nuris Jember. Pesantren ini menunjukkan keseriusannya mengembangkan sastra, dengan hadirnya kajian diskusi, pekan lalu.

Subhan Ainun Najib, ketua panitia diskusi itu mengatakan, webinar yang diikuti para santri itu dikhususkan untuk tim redaksi Majalah Nuris. Selain itu, juga dihadiri perwakilan ekstrakurikuler jurnalistik dan beberapa guru.

Apalagi, hadir pula pemateri yang sudah melanglang buana berkarya di bidangnya, yaitu Dr KH Aguk Irawan, penulis esai sekaligus dosen Seni Budaya Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) Jogjakarta. “Redaksi Majalah Nuris (MN) memilih beliau berdasar rekomendasi pengasuh Gus Robith Qoshidi. Selain itu, juga karena karya sastra beliau memiliki jiwa Aswaja tinggi,” jelasnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sastra besutan santri dinilai masih sangat dinamis dan khas dengan karakteristiknya. Inilah topik yang diangkat dalam web seminar (webinar) dengan tema Menyegarkan Kejayaan Sastra Pesantren, yang diselenggarakan Pesantren Nuris Jember. Pesantren ini menunjukkan keseriusannya mengembangkan sastra, dengan hadirnya kajian diskusi, pekan lalu.

Subhan Ainun Najib, ketua panitia diskusi itu mengatakan, webinar yang diikuti para santri itu dikhususkan untuk tim redaksi Majalah Nuris. Selain itu, juga dihadiri perwakilan ekstrakurikuler jurnalistik dan beberapa guru.

Apalagi, hadir pula pemateri yang sudah melanglang buana berkarya di bidangnya, yaitu Dr KH Aguk Irawan, penulis esai sekaligus dosen Seni Budaya Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) Jogjakarta. “Redaksi Majalah Nuris (MN) memilih beliau berdasar rekomendasi pengasuh Gus Robith Qoshidi. Selain itu, juga karena karya sastra beliau memiliki jiwa Aswaja tinggi,” jelasnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sastra besutan santri dinilai masih sangat dinamis dan khas dengan karakteristiknya. Inilah topik yang diangkat dalam web seminar (webinar) dengan tema Menyegarkan Kejayaan Sastra Pesantren, yang diselenggarakan Pesantren Nuris Jember. Pesantren ini menunjukkan keseriusannya mengembangkan sastra, dengan hadirnya kajian diskusi, pekan lalu.

Subhan Ainun Najib, ketua panitia diskusi itu mengatakan, webinar yang diikuti para santri itu dikhususkan untuk tim redaksi Majalah Nuris. Selain itu, juga dihadiri perwakilan ekstrakurikuler jurnalistik dan beberapa guru.

Apalagi, hadir pula pemateri yang sudah melanglang buana berkarya di bidangnya, yaitu Dr KH Aguk Irawan, penulis esai sekaligus dosen Seni Budaya Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarukmo (STIPRAM) Jogjakarta. “Redaksi Majalah Nuris (MN) memilih beliau berdasar rekomendasi pengasuh Gus Robith Qoshidi. Selain itu, juga karena karya sastra beliau memiliki jiwa Aswaja tinggi,” jelasnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/