alexametrics
22.8 C
Jember
Monday, 15 August 2022

PG Jatiroto Wujudkan Swasembada Pangan Nasional

PTPN XI Tanam Perdana Tumpangsari Tebu-Kedelai

Mobile_AP_Rectangle 1

KALIBOTO LOR, Radar Semeru – PT Perkebunan Nusantara (PTPN Persero) terus berupaya mendukung pemenuhan swasembada pangan nasional. Selain tanaman tebu dan produksi gula, PTPN juga berinovasi terhadap lahan tebu yang ada. Salah satunya dengan menanam kedelai di sekitar tebu.

BACA JUGA : Embat HP saat Korban Tertidur, Kuli Bangunan di Jember Tertangkap

Kemarin, Pabrik Gula (PG) Jatiroto menanam perdana dua jenis tanaman tersebut di lahan Genitri Lor V.4. Melalui sistem tanam tumpangsari, tebu dan kedelai (bule) secara resmi menjadi komitmen PG Jatiroto mewujudkan swasembada pangan nasional. Harapannya, lahan tebu seluas 2,277 hektare itu dapat meningkatkan produksi tebu dan kedelai di Lumajang.

Mobile_AP_Rectangle 2

Direktur PTPN XI R. Tulus Panduwidjaja mengungkapkan, sistem tanam ini sudah pernah dilakukan dahulu. Namun, saat ini diterapkan kembali dengan menggandeng Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Pihaknya optimistis, produksi bule dapat membantu pemerintah dalam swasembada pangan. Khususnya dari lahan PG Jatiroto.

“Tiga bulan akan kami evaluasi lagi. Jika layak secara ekonomi dan produktivitas, kami akan luaskan. Memang musim masih menjadi tantangan. Tetapi, kami optimistis hasilnya akan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

- Advertisement -

KALIBOTO LOR, Radar Semeru – PT Perkebunan Nusantara (PTPN Persero) terus berupaya mendukung pemenuhan swasembada pangan nasional. Selain tanaman tebu dan produksi gula, PTPN juga berinovasi terhadap lahan tebu yang ada. Salah satunya dengan menanam kedelai di sekitar tebu.

BACA JUGA : Embat HP saat Korban Tertidur, Kuli Bangunan di Jember Tertangkap

Kemarin, Pabrik Gula (PG) Jatiroto menanam perdana dua jenis tanaman tersebut di lahan Genitri Lor V.4. Melalui sistem tanam tumpangsari, tebu dan kedelai (bule) secara resmi menjadi komitmen PG Jatiroto mewujudkan swasembada pangan nasional. Harapannya, lahan tebu seluas 2,277 hektare itu dapat meningkatkan produksi tebu dan kedelai di Lumajang.

Direktur PTPN XI R. Tulus Panduwidjaja mengungkapkan, sistem tanam ini sudah pernah dilakukan dahulu. Namun, saat ini diterapkan kembali dengan menggandeng Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Pihaknya optimistis, produksi bule dapat membantu pemerintah dalam swasembada pangan. Khususnya dari lahan PG Jatiroto.

“Tiga bulan akan kami evaluasi lagi. Jika layak secara ekonomi dan produktivitas, kami akan luaskan. Memang musim masih menjadi tantangan. Tetapi, kami optimistis hasilnya akan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

KALIBOTO LOR, Radar Semeru – PT Perkebunan Nusantara (PTPN Persero) terus berupaya mendukung pemenuhan swasembada pangan nasional. Selain tanaman tebu dan produksi gula, PTPN juga berinovasi terhadap lahan tebu yang ada. Salah satunya dengan menanam kedelai di sekitar tebu.

BACA JUGA : Embat HP saat Korban Tertidur, Kuli Bangunan di Jember Tertangkap

Kemarin, Pabrik Gula (PG) Jatiroto menanam perdana dua jenis tanaman tersebut di lahan Genitri Lor V.4. Melalui sistem tanam tumpangsari, tebu dan kedelai (bule) secara resmi menjadi komitmen PG Jatiroto mewujudkan swasembada pangan nasional. Harapannya, lahan tebu seluas 2,277 hektare itu dapat meningkatkan produksi tebu dan kedelai di Lumajang.

Direktur PTPN XI R. Tulus Panduwidjaja mengungkapkan, sistem tanam ini sudah pernah dilakukan dahulu. Namun, saat ini diterapkan kembali dengan menggandeng Universitas Gajah Mada (UGM) Jogjakarta dan Institut Pertanian Bogor (IPB). Pihaknya optimistis, produksi bule dapat membantu pemerintah dalam swasembada pangan. Khususnya dari lahan PG Jatiroto.

“Tiga bulan akan kami evaluasi lagi. Jika layak secara ekonomi dan produktivitas, kami akan luaskan. Memang musim masih menjadi tantangan. Tetapi, kami optimistis hasilnya akan sesuai dengan target yang sudah ditetapkan,” ujarnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/