alexametrics
27.1 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

ITB WiGa Biso Noto lan Njogo Budoyo Nuswantoro

Mobile_AP_Rectangle 1

BANYUWANGI, Radar Semeru – Sebagai kampus milenial berkebudayaan, Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WiGa) Lumajang konsisten melestarikan budaya Nusantara. Kampus terbaik di Lumajang ini menyatukan dua budaya berbeda dalam acara konser musik WiGa Ring Osing, di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, akhir pekan kemarin.

BACA JUGA : Satu Atlet Wushu Dikirim, Satu Medali Emas Didapat Bondowoso

ITB WiGa Lumajang berusaha menyatukan budaya Osing dengan budaya Pandalungan menjadi aransemen pergelaran musik yang unik. Di-handle langsung oleh tim kreatif dengan melibatkan musisi-musisi andal dari ITB WiGa Lumajang beserta sejumlah generasi muda Banyuwangi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rektor ITB WiGa Lumajang Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita SE MM mengatakan, kegiatan ini sukses menyuguhkan tontonan yang sangat berkualitas. Bahkan, kemasan konser musik tersebut dapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat. Selama acara berlangsung, penonton dikejutkan dengan penampilan yang spektakuler.

- Advertisement -

BANYUWANGI, Radar Semeru – Sebagai kampus milenial berkebudayaan, Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WiGa) Lumajang konsisten melestarikan budaya Nusantara. Kampus terbaik di Lumajang ini menyatukan dua budaya berbeda dalam acara konser musik WiGa Ring Osing, di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, akhir pekan kemarin.

BACA JUGA : Satu Atlet Wushu Dikirim, Satu Medali Emas Didapat Bondowoso

ITB WiGa Lumajang berusaha menyatukan budaya Osing dengan budaya Pandalungan menjadi aransemen pergelaran musik yang unik. Di-handle langsung oleh tim kreatif dengan melibatkan musisi-musisi andal dari ITB WiGa Lumajang beserta sejumlah generasi muda Banyuwangi.

Rektor ITB WiGa Lumajang Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita SE MM mengatakan, kegiatan ini sukses menyuguhkan tontonan yang sangat berkualitas. Bahkan, kemasan konser musik tersebut dapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat. Selama acara berlangsung, penonton dikejutkan dengan penampilan yang spektakuler.

BANYUWANGI, Radar Semeru – Sebagai kampus milenial berkebudayaan, Institut Teknologi dan Bisnis Widya Gama (ITB WiGa) Lumajang konsisten melestarikan budaya Nusantara. Kampus terbaik di Lumajang ini menyatukan dua budaya berbeda dalam acara konser musik WiGa Ring Osing, di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, akhir pekan kemarin.

BACA JUGA : Satu Atlet Wushu Dikirim, Satu Medali Emas Didapat Bondowoso

ITB WiGa Lumajang berusaha menyatukan budaya Osing dengan budaya Pandalungan menjadi aransemen pergelaran musik yang unik. Di-handle langsung oleh tim kreatif dengan melibatkan musisi-musisi andal dari ITB WiGa Lumajang beserta sejumlah generasi muda Banyuwangi.

Rektor ITB WiGa Lumajang Dr Ratna Wijayanti Daniar Paramita SE MM mengatakan, kegiatan ini sukses menyuguhkan tontonan yang sangat berkualitas. Bahkan, kemasan konser musik tersebut dapat sambutan luar biasa dari masyarakat setempat. Selama acara berlangsung, penonton dikejutkan dengan penampilan yang spektakuler.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/