alexametrics
28 C
Jember
Thursday, 18 August 2022

UMM Gagas Center for Future of Work UMM di KEK Singhasari

Pemprov Jatim hingga Pemerintah Pusat Mendukung

Mobile_AP_Rectangle 1

Rektor UMM Dr Fauzan MPd mengatakan, Center for Future of Work ini merupakan terobosan baru Kampus Putih UMM dalam menyiapkan generasi masa depan. Mendorong mereka untuk menguasai skill dan kemampuan berdasarkan passion mereka masing-masing. Termasuk di dalamnya program pembekalan yang berorientasi pada pekerjaan-pekerjaan masa depan dan pengembangan digital.

Pihaknya melihat KEK Singhasari memiliki frekuensi yang sama, utamanya dalam pengembangan SDM. Selain bekerja sama dengan KEK Singhasari, UMM juga menggaet kolaborator teknis operasional, finansial, pemerintahan, dan user.

Program ini memang bertujuan melahirkan talenta-talenta digital yang unggul. “Ini juga menjadi upaya Kampus Putih UMM untuk berkontribusi meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki Indonesia. Dengan begitu, generasi muda bisa bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga internasional,” ucapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dalam Center for Future of Work, tambah Rektor UMM, para peserta dapat menempuh pendidikan khusus yang memberikan kompetensi di bidang teknologi informasi digital. Menariknya, program ini juga melakukan riset berkala untuk menghasilkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan kualifikasi industri dan dunia kerja (iduka). Dengan begitu, SDM yang dihasilkan bisa langsung direkrut dan sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap perusahaan.

Salah satu bagian dari Center for Future of Work adalah Center of Excellence (CoE). Dalam prosesnya, para anak muda dan peserta akan mendapatkan kelas keahlian langsung dari para profesional. Di samping itu, mendapatkan kesempatan untuk merasakan atmosfer kerja di beragam perusahaan bergengsi. Sebut saja Amazon Web Service, PT Charoen Pokphand, PT Sanbe Farma, dan perusahaan-perusahaan di bawah Kementerian BUMN hingga lembaga pemerintahan.

Oleh sebab itu, proses pengembangan SDM dan Center for Future of Work harus memiliki daya ledak yang besar. Pembangunan fisiknya juga akan segera dilakukan. “Kami juga akan menambah dan menggaet mitra serta stakeholder yang sudah memiliki reputasi internasional untuk mendukung program ini. Dalam waktu dekat, UMM akan segera melakukan ground breaking kampus Center for Future of Work yang berada di area KEK Singhasari,” kata Fauzan. (ika/c2/dwi)

- Advertisement -

Rektor UMM Dr Fauzan MPd mengatakan, Center for Future of Work ini merupakan terobosan baru Kampus Putih UMM dalam menyiapkan generasi masa depan. Mendorong mereka untuk menguasai skill dan kemampuan berdasarkan passion mereka masing-masing. Termasuk di dalamnya program pembekalan yang berorientasi pada pekerjaan-pekerjaan masa depan dan pengembangan digital.

Pihaknya melihat KEK Singhasari memiliki frekuensi yang sama, utamanya dalam pengembangan SDM. Selain bekerja sama dengan KEK Singhasari, UMM juga menggaet kolaborator teknis operasional, finansial, pemerintahan, dan user.

Program ini memang bertujuan melahirkan talenta-talenta digital yang unggul. “Ini juga menjadi upaya Kampus Putih UMM untuk berkontribusi meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki Indonesia. Dengan begitu, generasi muda bisa bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga internasional,” ucapnya.

Dalam Center for Future of Work, tambah Rektor UMM, para peserta dapat menempuh pendidikan khusus yang memberikan kompetensi di bidang teknologi informasi digital. Menariknya, program ini juga melakukan riset berkala untuk menghasilkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan kualifikasi industri dan dunia kerja (iduka). Dengan begitu, SDM yang dihasilkan bisa langsung direkrut dan sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap perusahaan.

Salah satu bagian dari Center for Future of Work adalah Center of Excellence (CoE). Dalam prosesnya, para anak muda dan peserta akan mendapatkan kelas keahlian langsung dari para profesional. Di samping itu, mendapatkan kesempatan untuk merasakan atmosfer kerja di beragam perusahaan bergengsi. Sebut saja Amazon Web Service, PT Charoen Pokphand, PT Sanbe Farma, dan perusahaan-perusahaan di bawah Kementerian BUMN hingga lembaga pemerintahan.

Oleh sebab itu, proses pengembangan SDM dan Center for Future of Work harus memiliki daya ledak yang besar. Pembangunan fisiknya juga akan segera dilakukan. “Kami juga akan menambah dan menggaet mitra serta stakeholder yang sudah memiliki reputasi internasional untuk mendukung program ini. Dalam waktu dekat, UMM akan segera melakukan ground breaking kampus Center for Future of Work yang berada di area KEK Singhasari,” kata Fauzan. (ika/c2/dwi)

Rektor UMM Dr Fauzan MPd mengatakan, Center for Future of Work ini merupakan terobosan baru Kampus Putih UMM dalam menyiapkan generasi masa depan. Mendorong mereka untuk menguasai skill dan kemampuan berdasarkan passion mereka masing-masing. Termasuk di dalamnya program pembekalan yang berorientasi pada pekerjaan-pekerjaan masa depan dan pengembangan digital.

Pihaknya melihat KEK Singhasari memiliki frekuensi yang sama, utamanya dalam pengembangan SDM. Selain bekerja sama dengan KEK Singhasari, UMM juga menggaet kolaborator teknis operasional, finansial, pemerintahan, dan user.

Program ini memang bertujuan melahirkan talenta-talenta digital yang unggul. “Ini juga menjadi upaya Kampus Putih UMM untuk berkontribusi meningkatkan kualitas SDM yang dimiliki Indonesia. Dengan begitu, generasi muda bisa bersaing tidak hanya di tingkat lokal, tapi juga internasional,” ucapnya.

Dalam Center for Future of Work, tambah Rektor UMM, para peserta dapat menempuh pendidikan khusus yang memberikan kompetensi di bidang teknologi informasi digital. Menariknya, program ini juga melakukan riset berkala untuk menghasilkan SDM yang sesuai dengan kebutuhan kualifikasi industri dan dunia kerja (iduka). Dengan begitu, SDM yang dihasilkan bisa langsung direkrut dan sesuai dengan kebutuhan tiap-tiap perusahaan.

Salah satu bagian dari Center for Future of Work adalah Center of Excellence (CoE). Dalam prosesnya, para anak muda dan peserta akan mendapatkan kelas keahlian langsung dari para profesional. Di samping itu, mendapatkan kesempatan untuk merasakan atmosfer kerja di beragam perusahaan bergengsi. Sebut saja Amazon Web Service, PT Charoen Pokphand, PT Sanbe Farma, dan perusahaan-perusahaan di bawah Kementerian BUMN hingga lembaga pemerintahan.

Oleh sebab itu, proses pengembangan SDM dan Center for Future of Work harus memiliki daya ledak yang besar. Pembangunan fisiknya juga akan segera dilakukan. “Kami juga akan menambah dan menggaet mitra serta stakeholder yang sudah memiliki reputasi internasional untuk mendukung program ini. Dalam waktu dekat, UMM akan segera melakukan ground breaking kampus Center for Future of Work yang berada di area KEK Singhasari,” kata Fauzan. (ika/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/