alexametrics
27.8 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Dewan Minta Ketersediaan Dokter Hewan Ditambah

Mobile_AP_Rectangle 1

KANDANGTEPUS, Radar Semeru – Banyaknya aduan tentang perkembangan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terus bertambah akhirnya direspons DPRD Lumajang. Ketua DPRD Lumajang H. Anang Akhmad Syaifuddin meminta Pemkab Lumajang menambah ketersediaan dokter hewan untuk penanganan.

BACA JUGA : Wabup Gus Firjaun Iringi Keberangkatan Santri Darussalam

Ketersediaan dokter hewan di empat puskeswan hanya berjumlah 28 orang. Padahal, jumlah hewan berkuku belah yang sudah terpapar tembus seribu ekor. Paling banyak penyakit itu menyerang sapi. Karena itu, Rabu (25/05) kemarin, pihaknya memastikan kesehatan susu sapi pada sentra produksi susu di KUD Tani Makmur, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro.

Mobile_AP_Rectangle 2

Anang mengatakan, angka penularan ini cukup mengkhawatirkan. Bahkan, belakangan tidak sedikit sapi milik peternak yang mati karena terjangkit penyakit tersebut. Harapannya, pemkab segera melakukan pemetaan sedini mungkin untuk mencegah penularan tersebut makin meluas ke hewan-hewan lainnya.

- Advertisement -

KANDANGTEPUS, Radar Semeru – Banyaknya aduan tentang perkembangan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terus bertambah akhirnya direspons DPRD Lumajang. Ketua DPRD Lumajang H. Anang Akhmad Syaifuddin meminta Pemkab Lumajang menambah ketersediaan dokter hewan untuk penanganan.

BACA JUGA : Wabup Gus Firjaun Iringi Keberangkatan Santri Darussalam

Ketersediaan dokter hewan di empat puskeswan hanya berjumlah 28 orang. Padahal, jumlah hewan berkuku belah yang sudah terpapar tembus seribu ekor. Paling banyak penyakit itu menyerang sapi. Karena itu, Rabu (25/05) kemarin, pihaknya memastikan kesehatan susu sapi pada sentra produksi susu di KUD Tani Makmur, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro.

Anang mengatakan, angka penularan ini cukup mengkhawatirkan. Bahkan, belakangan tidak sedikit sapi milik peternak yang mati karena terjangkit penyakit tersebut. Harapannya, pemkab segera melakukan pemetaan sedini mungkin untuk mencegah penularan tersebut makin meluas ke hewan-hewan lainnya.

KANDANGTEPUS, Radar Semeru – Banyaknya aduan tentang perkembangan penyakit mulut dan kuku (PMK) yang terus bertambah akhirnya direspons DPRD Lumajang. Ketua DPRD Lumajang H. Anang Akhmad Syaifuddin meminta Pemkab Lumajang menambah ketersediaan dokter hewan untuk penanganan.

BACA JUGA : Wabup Gus Firjaun Iringi Keberangkatan Santri Darussalam

Ketersediaan dokter hewan di empat puskeswan hanya berjumlah 28 orang. Padahal, jumlah hewan berkuku belah yang sudah terpapar tembus seribu ekor. Paling banyak penyakit itu menyerang sapi. Karena itu, Rabu (25/05) kemarin, pihaknya memastikan kesehatan susu sapi pada sentra produksi susu di KUD Tani Makmur, Desa Kandangtepus, Kecamatan Senduro.

Anang mengatakan, angka penularan ini cukup mengkhawatirkan. Bahkan, belakangan tidak sedikit sapi milik peternak yang mati karena terjangkit penyakit tersebut. Harapannya, pemkab segera melakukan pemetaan sedini mungkin untuk mencegah penularan tersebut makin meluas ke hewan-hewan lainnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/