alexametrics
25 C
Jember
Thursday, 19 May 2022

Meninggal, Anggota BMT NU dapat Santunan Rp 42 Juta

BP Jamsostek Terus Aktif Perluas Informasi ke Masyarakat

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) sungguh bermanfaat bagi keluarga. Itu pula yang dialami keluarga dari anggota BMT NU Grujugan Kabupaten Bondowoso yang meninggal dunia. Karena menjadi peserta aktif, ikut program BP Jamsostek, keluarga dari BMT NU Grujugan mendapatkan santunan dari negara sebesar Rp 42 juta.

BP Jamsostek Bondowoso memang sudah kerjasama baik dengan BMT NU Grujugan. Anggota BMT NU Grujugan banyak yang ikut menjadi peserta BP Jamsostek. Sehingga, saat ada resiko meninggal dunia maka anggotanya yang diikutkan program Jaminan Kematian (JK) mendapatkan santunan dari negara.

Kini, kerjasama antara BP Jamsostek dengan BMT NU Grujugan diperluas lagi. BMT NU Grujugan juga membantu BP Jamsostek untuk membangun kesadaran perusahaan, lembaga atau kelompok masyarakat bahkan individu (keluarga mandiri, Red) untuk menjadi peserta BP Jamsostek.

Mobile_AP_Rectangle 2

Salah satunya, BMT NU Grujugan membantu menggelar sosialisasi tentang program BP Jamsostek kepada kelompok masyarakat yang tergabung dalam remaja masjid (Remas) Senin (26/4) malam. BP Jamsostek bersama BMT NU Grujugan mengadakan silaturahmi Remaja Masjid Al-Ikhlas Maesan.

Dalam kesempatan itu disampaikan program BPJamsostek dan manfaatnya. Antara lain program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Bahkan, secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JK) untuk anggota BMT NU Grujugan diserahkan Aditya selaku Kepala BMT NU Grujugan kepada ahli warisnya dengan disaksikan oleh 50 orang yang hadir termasuk tokoh masyarakat sekitar.

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) sungguh bermanfaat bagi keluarga. Itu pula yang dialami keluarga dari anggota BMT NU Grujugan Kabupaten Bondowoso yang meninggal dunia. Karena menjadi peserta aktif, ikut program BP Jamsostek, keluarga dari BMT NU Grujugan mendapatkan santunan dari negara sebesar Rp 42 juta.

BP Jamsostek Bondowoso memang sudah kerjasama baik dengan BMT NU Grujugan. Anggota BMT NU Grujugan banyak yang ikut menjadi peserta BP Jamsostek. Sehingga, saat ada resiko meninggal dunia maka anggotanya yang diikutkan program Jaminan Kematian (JK) mendapatkan santunan dari negara.

Kini, kerjasama antara BP Jamsostek dengan BMT NU Grujugan diperluas lagi. BMT NU Grujugan juga membantu BP Jamsostek untuk membangun kesadaran perusahaan, lembaga atau kelompok masyarakat bahkan individu (keluarga mandiri, Red) untuk menjadi peserta BP Jamsostek.

Salah satunya, BMT NU Grujugan membantu menggelar sosialisasi tentang program BP Jamsostek kepada kelompok masyarakat yang tergabung dalam remaja masjid (Remas) Senin (26/4) malam. BP Jamsostek bersama BMT NU Grujugan mengadakan silaturahmi Remaja Masjid Al-Ikhlas Maesan.

Dalam kesempatan itu disampaikan program BPJamsostek dan manfaatnya. Antara lain program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Bahkan, secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JK) untuk anggota BMT NU Grujugan diserahkan Aditya selaku Kepala BMT NU Grujugan kepada ahli warisnya dengan disaksikan oleh 50 orang yang hadir termasuk tokoh masyarakat sekitar.

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) sungguh bermanfaat bagi keluarga. Itu pula yang dialami keluarga dari anggota BMT NU Grujugan Kabupaten Bondowoso yang meninggal dunia. Karena menjadi peserta aktif, ikut program BP Jamsostek, keluarga dari BMT NU Grujugan mendapatkan santunan dari negara sebesar Rp 42 juta.

BP Jamsostek Bondowoso memang sudah kerjasama baik dengan BMT NU Grujugan. Anggota BMT NU Grujugan banyak yang ikut menjadi peserta BP Jamsostek. Sehingga, saat ada resiko meninggal dunia maka anggotanya yang diikutkan program Jaminan Kematian (JK) mendapatkan santunan dari negara.

Kini, kerjasama antara BP Jamsostek dengan BMT NU Grujugan diperluas lagi. BMT NU Grujugan juga membantu BP Jamsostek untuk membangun kesadaran perusahaan, lembaga atau kelompok masyarakat bahkan individu (keluarga mandiri, Red) untuk menjadi peserta BP Jamsostek.

Salah satunya, BMT NU Grujugan membantu menggelar sosialisasi tentang program BP Jamsostek kepada kelompok masyarakat yang tergabung dalam remaja masjid (Remas) Senin (26/4) malam. BP Jamsostek bersama BMT NU Grujugan mengadakan silaturahmi Remaja Masjid Al-Ikhlas Maesan.

Dalam kesempatan itu disampaikan program BPJamsostek dan manfaatnya. Antara lain program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian (JKM), Jaminan Pensiun (JP) dan Jaminan Kehilangan Pekerjaan (JKP).

Bahkan, secara simbolis santunan Jaminan Kematian (JK) untuk anggota BMT NU Grujugan diserahkan Aditya selaku Kepala BMT NU Grujugan kepada ahli warisnya dengan disaksikan oleh 50 orang yang hadir termasuk tokoh masyarakat sekitar.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/