Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Kenali Modus Voice Phising, BRI Ingatkan Nasabah Jaga Kerahasiaan Data Perbankan

L
Penulis: Linda Harsanti❯

Advertisement

Modus yang dikenal sebagai voice phishing atau vishing ini bertujuan memperoleh informasi pribadi maupun data rahasia perbankan nasabah.
Modus yang dikenal sebagai voice phishing atau vishing ini bertujuan memperoleh informasi pribadi maupun data rahasia perbankan nasabah.

RADAR JEMBER, Jakarta – PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI mengimbau masyarakat untuk mewaspadai berbagai modus kejahatan perbankan. Selain melalui akun media sosial dan situs palsu yang mengatasnamakan bank, pelaku juga menjalankan aksinya melalui panggilan telepon dengan mengaku sebagai petugas bank. 

Modus yang dikenal sebagai voice phishing atau vishing ini bertujuan memperoleh informasi pribadi maupun data rahasia perbankan nasabah. Pelaku biasanya menyampaikan adanya transaksi mencurigakan atau rencana pemblokiran rekening dengan alasan keamanan. Dengan bahasa yang sopan dan meyakinkan, pelaku berupaya membangun kepercayaan dan menciptakan situasi mendesak agar nasabah mengikuti instruksi tanpa terlebih dahulu memeriksa kebenaran informasi tersebut. 

Advertisement

Salah satu pola yang perlu diwaspadai adalah ketika penelepon menginformasikan adanya transaksi mencurigakan, lalu menawarkan bantuan untuk memblokir rekening sementara. Setelah itu, pelaku meminta kode one-time password (OTP) dengan dalih sebagai bagian dari proses pengamanan rekening. Kode OTP merupakan data rahasia yang tidak boleh diberikan kepada siapa pun karena dapat digunakan untuk mengakses rekening dan melakukan transaksi. 

Corporate Secretary BRI Dhanny menyampaikan bahwa BRI terus memperkuat sistem keamanan dan edukasi kepada nasabah untuk mengantisipasi perkembangan modus penipuan perbankan. 

“BRI terus memperkuat sistem keamanan untuk memberikan perlindungan yang optimal bagi nasabah. Upaya tersebut disertai dengan edukasi secara berkelanjutan agar nasabah semakin cermat mengenali berbagai modus penipuan dan menjaga kerahasiaan data perbankan. BRI tidak pernah meminta nasabah memberikan PIN, password, User ID, kode OTP, maupun kode CVV/CVC kartu melalui telepon atau sarana komunikasi lainnya,” ujar Dhanny. 

Advertisement

Untuk menghindari risiko penipuan, masyarakat dapat melakukan sejumlah langkah pencegahan, antara lain: 

Jangan pernah memberikan kode OTP, PIN, password, atau data rahasia perbankan kepada siapapun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas bank. 

Jangan terburu-buru mengikuti instruksi apabila menerima telepon mengenai transaksi mencurigakan, pemblokiran rekening, atau persoalan keamanan lainnya. 

Segera akhiri panggilan yang mencurigakan dan lakukan verifikasi secara mandiri melalui kanal resmi BRI. 

Periksa aktivitas rekening secara berkala melalui aplikasi BRImo dan aktifkan notifikasi transaksi untuk membantu memantau aktivitas keuangan. 

Segera lakukan pelaporan apabila telanjur memberikan informasi rahasia atau menemukan transaksi yang tidak dikenal. 

Nasabah juga diimbau untuk mengunduh dan memperbarui aplikasi hanya melalui sumber resmi. Apabila menerima tautan atau arahan untuk memasang aplikasi dari pihak yang mengatasnamakan bank, nasabah diimbau untuk tidak mengikuti instruksi tersebut dan melakukan verifikasi melalui kanal resmi BRI. Informasi mengenai layanan BRI dapat diperoleh melalui situs www.bri.co.id; Instagram @bankbri_id; X/Twitter @bankbri_id, @kontakbri, dan @promo_bri; Facebook dan YouTube Bank BRI; Contact BRI 1500017; WhatsApp Chat Sabrina 0812 1214 017; serta menu Pusat Bantuan pada aplikasi BRImo. 

“BRI senantiasa mengimbau nasabah untuk menjaga kerahasiaan data pribadi dan data perbankan. Waspadai setiap komunikasi yang mengatasnamakan BRI, terutama apabila disertai permintaan data rahasia atau arahan untuk mengakses tautan tertentu. Pastikan seluruh informasi yang diterima berasal dari kanal resmi BRI yang telah terverifikasi,” pungkas Dhanny. 

 

Advertisement
Editor : Linda Harsanti

Artikel Terkait

Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp12.046 Triliun per September 2026

Qlola by BRI Bukukan Volume Transaksi Rp12.046 Triliun per September 2026

Pada periode yang sama, jumlah transaksi tumbuh 24,7% dibandingkan tahun sebelumnya. Kinerja tersebut juga berkontribusi terhadap penghimpunan dana murah Perseroan sebesar yang juga tumbuh 19,7% YoY

BRI Salurkan Bonus Rp158 Miliar bagi Peraih Medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke 5

BRI Salurkan Bonus Rp158 Miliar bagi Peraih Medali Asian Games ke-20 dan Asian Para Games ke 5

Turut hadir dalam acara tersebut Menteri Pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir, Direktur Utama BRI Hery Gunardi, Direktur Commercial Banking BRI Alexander Dippo Paris Y. S., serta SEVP Institutional Business BRI Suyitno

Jaringan Usaha Antoni Mampu Kirim hingga 3 Truk Sehari Berkat Pemberdayaan BRI

Jaringan Usaha Antoni Mampu Kirim hingga 3 Truk Sehari Berkat Pemberdayaan BRI

Pertumbuhan usaha jeruk Semboro turut menciptakan dampak ekonomi bagi masyarakat sekitar. Meningkatnya aktivitas perdagangan membuka kebutuhan tenaga kerja dalam berbagai tahapan usaha, mulai dari pemetikan, penanganan.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer