alexametrics
24.6 C
Jember
Monday, 23 May 2022

PENGOBATAN ADET DIJAMIN BPJS KESEHATAN SERATUS PERSEN

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adetya Ekki Pratama (23) tidak pernah membayangkan jika dirinya harus mengalami kecelakaan, setiap orang pasti tidak ingin mengalaminya, akan tetapi siapa pun tidak akan bisa menolak atau menghindar jika takdir menghendaki.

Demikian kejadian yang dialami Adetya seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) alias peserta mandiri yang mengalami kecelakaan tunggal beberapa waktu yang lalu.
“Saya tidak pernah membayangkan harus mengalami kecelakaan waktu itu, tetapi kalau memang sudah takdir ya mau gimana lagi,” ungkap Adet.

Setelah kejadian kecelakaan itu Adet mengalami hal yang diluar dugaan, dimana dirinya harus diberhentikan dari pekerjaanya disalah satu hotel dimana tempat ia bekerja.
“Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga itulah yang saya alami waktu itu, setelah saya mengalami kecelakaan saya diberhentikan dari pekerjaan saya, untung semua biaya pengobatan saya ditanggung BPJS Kesehatan seratus persen,”jelas Adet.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selama menjalani perawatan di rumah sakit Adet tidak mengeluarkan biaya sepeserpun, semua ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga mengurangi beban pengeluaran selama dirinya dirawat.

“Untungnya selama perawat saya tidak mengeluarkan biaya sama sekali, semua sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan walaupun saat itu saya mengalami kecelakaan tunggal dan prosesnya juga tidak ribet, semuanya mudah,”ujar Adet.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adetya Ekki Pratama (23) tidak pernah membayangkan jika dirinya harus mengalami kecelakaan, setiap orang pasti tidak ingin mengalaminya, akan tetapi siapa pun tidak akan bisa menolak atau menghindar jika takdir menghendaki.

Demikian kejadian yang dialami Adetya seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) alias peserta mandiri yang mengalami kecelakaan tunggal beberapa waktu yang lalu.
“Saya tidak pernah membayangkan harus mengalami kecelakaan waktu itu, tetapi kalau memang sudah takdir ya mau gimana lagi,” ungkap Adet.

Setelah kejadian kecelakaan itu Adet mengalami hal yang diluar dugaan, dimana dirinya harus diberhentikan dari pekerjaanya disalah satu hotel dimana tempat ia bekerja.
“Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga itulah yang saya alami waktu itu, setelah saya mengalami kecelakaan saya diberhentikan dari pekerjaan saya, untung semua biaya pengobatan saya ditanggung BPJS Kesehatan seratus persen,”jelas Adet.

Selama menjalani perawatan di rumah sakit Adet tidak mengeluarkan biaya sepeserpun, semua ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga mengurangi beban pengeluaran selama dirinya dirawat.

“Untungnya selama perawat saya tidak mengeluarkan biaya sama sekali, semua sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan walaupun saat itu saya mengalami kecelakaan tunggal dan prosesnya juga tidak ribet, semuanya mudah,”ujar Adet.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Adetya Ekki Pratama (23) tidak pernah membayangkan jika dirinya harus mengalami kecelakaan, setiap orang pasti tidak ingin mengalaminya, akan tetapi siapa pun tidak akan bisa menolak atau menghindar jika takdir menghendaki.

Demikian kejadian yang dialami Adetya seorang peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS) dari segmen Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) alias peserta mandiri yang mengalami kecelakaan tunggal beberapa waktu yang lalu.
“Saya tidak pernah membayangkan harus mengalami kecelakaan waktu itu, tetapi kalau memang sudah takdir ya mau gimana lagi,” ungkap Adet.

Setelah kejadian kecelakaan itu Adet mengalami hal yang diluar dugaan, dimana dirinya harus diberhentikan dari pekerjaanya disalah satu hotel dimana tempat ia bekerja.
“Ibarat pepatah sudah jatuh tertimpa tangga itulah yang saya alami waktu itu, setelah saya mengalami kecelakaan saya diberhentikan dari pekerjaan saya, untung semua biaya pengobatan saya ditanggung BPJS Kesehatan seratus persen,”jelas Adet.

Selama menjalani perawatan di rumah sakit Adet tidak mengeluarkan biaya sepeserpun, semua ditanggung oleh BPJS Kesehatan, sehingga mengurangi beban pengeluaran selama dirinya dirawat.

“Untungnya selama perawat saya tidak mengeluarkan biaya sama sekali, semua sudah dijamin oleh BPJS Kesehatan walaupun saat itu saya mengalami kecelakaan tunggal dan prosesnya juga tidak ribet, semuanya mudah,”ujar Adet.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/