alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Cara SMKN 6 Jember Ubah Limbah Plastik Jadi Paving

Bawa Sampah dari Rumah, Siswa Dapat Hadiah . Limbah plastik menjadi persoalan serius bagi lingkungan. Sebab, butuh ratusan tahun agar plastik itu bisa terurai. Mendaur ulang sampah plastik menjadi barang berguna seperti paving, setidaknya mampu mengurangi dampak plastik terhadap lingkungan. Inilah yang dilakukan oleh SMK Negeri 6 Jember.

Mobile_AP_Rectangle 1

Memakai cara pemberian reward ke siswa yang peduli terhadap sampah plastik sampai di rumahnya tersebut karena Priwahyu juga berkaca ke beberapa kota yang sukses menciptakan kebiasaan masyarakatnya peduli terhadap sampah plastik. Dia mencontohkan, di Jerman warga yang membuang sampah plastik di penampungan khusus di supermarket, maka bisa dapat semacam voucer belanja. Sementara, di Surabaya juga ada bus gratis dengan syarat membawa botol bekas.

Ide munculnya pengolahan sampah plastik jadi paving tersebut karena salah satu guru SMKN 6 Jember, Yakup Junaedi SPd, mengikuti lomba ajang kreativitas guru dengan membuat paving taman dari limbah plastik. “Ide ini muncul justru saat pandemi November 2020 lalu,” tuturnya. Cara pembuatannya juga cukup mudah dan sederhana, hanya berbekal oli bekas. “Jadi, sampah plastik itu dimasak dan dicampur sedikit oli bekas,” pungkasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Smkn 6 For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

- Advertisement -

Memakai cara pemberian reward ke siswa yang peduli terhadap sampah plastik sampai di rumahnya tersebut karena Priwahyu juga berkaca ke beberapa kota yang sukses menciptakan kebiasaan masyarakatnya peduli terhadap sampah plastik. Dia mencontohkan, di Jerman warga yang membuang sampah plastik di penampungan khusus di supermarket, maka bisa dapat semacam voucer belanja. Sementara, di Surabaya juga ada bus gratis dengan syarat membawa botol bekas.

Ide munculnya pengolahan sampah plastik jadi paving tersebut karena salah satu guru SMKN 6 Jember, Yakup Junaedi SPd, mengikuti lomba ajang kreativitas guru dengan membuat paving taman dari limbah plastik. “Ide ini muncul justru saat pandemi November 2020 lalu,” tuturnya. Cara pembuatannya juga cukup mudah dan sederhana, hanya berbekal oli bekas. “Jadi, sampah plastik itu dimasak dan dicampur sedikit oli bekas,” pungkasnya.

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Smkn 6 For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

Memakai cara pemberian reward ke siswa yang peduli terhadap sampah plastik sampai di rumahnya tersebut karena Priwahyu juga berkaca ke beberapa kota yang sukses menciptakan kebiasaan masyarakatnya peduli terhadap sampah plastik. Dia mencontohkan, di Jerman warga yang membuang sampah plastik di penampungan khusus di supermarket, maka bisa dapat semacam voucer belanja. Sementara, di Surabaya juga ada bus gratis dengan syarat membawa botol bekas.

Ide munculnya pengolahan sampah plastik jadi paving tersebut karena salah satu guru SMKN 6 Jember, Yakup Junaedi SPd, mengikuti lomba ajang kreativitas guru dengan membuat paving taman dari limbah plastik. “Ide ini muncul justru saat pandemi November 2020 lalu,” tuturnya. Cara pembuatannya juga cukup mudah dan sederhana, hanya berbekal oli bekas. “Jadi, sampah plastik itu dimasak dan dicampur sedikit oli bekas,” pungkasnya.

Reporter : Dwi Siswanto

Fotografer : Smkn 6 For Radar Jember

Editor : Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/