alexametrics
28.4 C
Jember
Saturday, 25 June 2022

Bupati Hendy: Batik SMKN 6 Jember Keren

Mobile_AP_Rectangle 1

Khusus untuk Tefa batik, di sekolah vokasi negeri yang berada di Kecamatan Tanggul tersebut pihaknya menggandeng industri atau perusahaan. Antara lain PT Jita Mulya di Sragen, Marketplace Fezora Technology, dan Perusahaan Batik Bintang Timur Labaco dari Jember. Bahkan, tidak hanya Tefa batik, dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini ada kompetensi keahlian baru, yaitu Kriya Kreasi Batik dan Tekstil yang menyiapkan kuota 72 peserta didik tahun ini.

Mampu berkolaborasi dengan JFC untuk membuat kostum, menurut Priwahyu, menjadi pengalaman baru bagi siswa dan guru. Sebab, selama ini Tefa Batik SMKN 6 Jember memproduksi busana batik dari pesanan guru, pondok pesantren, hingga sekolah. “Jadi, menambah skill, ilmu, pengalaman, dan kompetensi,” paparnya.

Kini, SMKN 6 Jember juga kembali mengerjakan kostum seluruh personel Linkrafin berjumlah 30 orang yang bakal tampil di Jember. Sebab, sebelumnya hanya lima kostum yang khusus ditampilkan di Jakarta.

Mobile_AP_Rectangle 2

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : PRIWAHYU HARTANTI FOR RADAR JEMBER
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Khusus untuk Tefa batik, di sekolah vokasi negeri yang berada di Kecamatan Tanggul tersebut pihaknya menggandeng industri atau perusahaan. Antara lain PT Jita Mulya di Sragen, Marketplace Fezora Technology, dan Perusahaan Batik Bintang Timur Labaco dari Jember. Bahkan, tidak hanya Tefa batik, dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini ada kompetensi keahlian baru, yaitu Kriya Kreasi Batik dan Tekstil yang menyiapkan kuota 72 peserta didik tahun ini.

Mampu berkolaborasi dengan JFC untuk membuat kostum, menurut Priwahyu, menjadi pengalaman baru bagi siswa dan guru. Sebab, selama ini Tefa Batik SMKN 6 Jember memproduksi busana batik dari pesanan guru, pondok pesantren, hingga sekolah. “Jadi, menambah skill, ilmu, pengalaman, dan kompetensi,” paparnya.

Kini, SMKN 6 Jember juga kembali mengerjakan kostum seluruh personel Linkrafin berjumlah 30 orang yang bakal tampil di Jember. Sebab, sebelumnya hanya lima kostum yang khusus ditampilkan di Jakarta.

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : PRIWAHYU HARTANTI FOR RADAR JEMBER
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

Khusus untuk Tefa batik, di sekolah vokasi negeri yang berada di Kecamatan Tanggul tersebut pihaknya menggandeng industri atau perusahaan. Antara lain PT Jita Mulya di Sragen, Marketplace Fezora Technology, dan Perusahaan Batik Bintang Timur Labaco dari Jember. Bahkan, tidak hanya Tefa batik, dalam penerimaan peserta didik baru (PPDB) tahun ini ada kompetensi keahlian baru, yaitu Kriya Kreasi Batik dan Tekstil yang menyiapkan kuota 72 peserta didik tahun ini.

Mampu berkolaborasi dengan JFC untuk membuat kostum, menurut Priwahyu, menjadi pengalaman baru bagi siswa dan guru. Sebab, selama ini Tefa Batik SMKN 6 Jember memproduksi busana batik dari pesanan guru, pondok pesantren, hingga sekolah. “Jadi, menambah skill, ilmu, pengalaman, dan kompetensi,” paparnya.

Kini, SMKN 6 Jember juga kembali mengerjakan kostum seluruh personel Linkrafin berjumlah 30 orang yang bakal tampil di Jember. Sebab, sebelumnya hanya lima kostum yang khusus ditampilkan di Jakarta.

 

Jurnalis : Dwi Siswanto
Fotografer : PRIWAHYU HARTANTI FOR RADAR JEMBER
Redaktur : Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/