alexametrics
23.1 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Beri Fasilitas Kesehatan hingga Alternatif Pakan Ternak

Program Pemberdayaan Petani dari Unmuh Jember

Mobile_AP_Rectangle 1

Jika pakai fermentasi pelepah pisang, lanjut Syamsul, dibuat sekali bisa untuk pakan ternak hingga tiga hari. Terlebih, persediaan pohon pisang di daerah tersebut banyak, serta ditambah bahan pendukung yang juga banyak. Seperti tetes tebu, dedak padi, ampas tahu, serta fermentor EM-4 yang tersedia di kios pertanian. “Berikutnya akan kami tindak lanjuti dengan praktik pembuatan pakan ternak alternatif, pasca-Lebaran nanti,” imbuh Syamsul.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat tersebut juga direspons positif oleh Ketua PRM Watukebo Timur Ambulu Agus Haeroni. Pria yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember ini berharap terobosan itu dapat terus dikembangkan dan manfaatnya bisa dirasakan lebih meluas. “Semoga program ini dapat direplikasi oleh peternak yang ada di tempat lain dengan masalah serupa,” harapnya. (ika/mau/c2)

 

- Advertisement -

Jika pakai fermentasi pelepah pisang, lanjut Syamsul, dibuat sekali bisa untuk pakan ternak hingga tiga hari. Terlebih, persediaan pohon pisang di daerah tersebut banyak, serta ditambah bahan pendukung yang juga banyak. Seperti tetes tebu, dedak padi, ampas tahu, serta fermentor EM-4 yang tersedia di kios pertanian. “Berikutnya akan kami tindak lanjuti dengan praktik pembuatan pakan ternak alternatif, pasca-Lebaran nanti,” imbuh Syamsul.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat tersebut juga direspons positif oleh Ketua PRM Watukebo Timur Ambulu Agus Haeroni. Pria yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember ini berharap terobosan itu dapat terus dikembangkan dan manfaatnya bisa dirasakan lebih meluas. “Semoga program ini dapat direplikasi oleh peternak yang ada di tempat lain dengan masalah serupa,” harapnya. (ika/mau/c2)

 

Jika pakai fermentasi pelepah pisang, lanjut Syamsul, dibuat sekali bisa untuk pakan ternak hingga tiga hari. Terlebih, persediaan pohon pisang di daerah tersebut banyak, serta ditambah bahan pendukung yang juga banyak. Seperti tetes tebu, dedak padi, ampas tahu, serta fermentor EM-4 yang tersedia di kios pertanian. “Berikutnya akan kami tindak lanjuti dengan praktik pembuatan pakan ternak alternatif, pasca-Lebaran nanti,” imbuh Syamsul.

Kegiatan pengabdian pada masyarakat tersebut juga direspons positif oleh Ketua PRM Watukebo Timur Ambulu Agus Haeroni. Pria yang kini duduk sebagai Wakil Ketua Komisi C DPRD Jember ini berharap terobosan itu dapat terus dikembangkan dan manfaatnya bisa dirasakan lebih meluas. “Semoga program ini dapat direplikasi oleh peternak yang ada di tempat lain dengan masalah serupa,” harapnya. (ika/mau/c2)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

Perumahan Masih Banyak Peminatnya

Tekan Tingginya Perceraian

/