alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Style Boleh Beda, Komitmennya Rakyat Sejahtera

Mobile_AP_Rectangle 1

Sementara itu, Wabup Gus Firjaun yang ditanya mengenai hal serupa, soal keharmonisan dirinya sebagai wabup dan Bupati Hendy, Gus Firjaun justru mengibaratkan “kisah sebuah keledai yang cukup tenar di dunia pesantren”. Di mana, di mata orang lain, saja apa yang dilakukan, dinilai salah semua. Namun, dirinya meyakini bahwa keharmonisan kepemimpinan bupati-wabup, tidak harus diartikan bersama-sama.

“Kalau jalan bareng, dinilai tidak efektif, kalau sendiri-sendiri dilihat tidak harmonis, ini tidak ada benarnya. Kami berkomitment tetap menjadi satu, ingin membangun Jember,” jelasnya.

Gus Firjaun pun mengungkap, sejumlah tugas wakil bupati. Ada sejumlah hal yang harus dilakukan. “Antara lain, membantu tugas-tugas bupati, melakukan pengawasan dan monitoring, penyerapan aspirasi dan sebagainya,” tegas Gus Firjaun.

Mobile_AP_Rectangle 2

Sementara itu, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun juga banyak menyampaikan perjalanan panjang serta program-program yang telah di lakaukan selama setahun terakhir. Diantaranya, penataan birokrasi untuk mengisi 700-an posisi ASN yang sedang kosong. Melakukan pembangunan infrastruktur seperti jalan aspal, serta sejumlah hal lain.

Demi berpihak kepada masyarakat, proyek Multiyear yang menelan angka ratusan miliar ditarget harus sepenuhnya selesai di Bulan Juni-Juli. Dengan demikian, begitu masuk ke PAK atau perubahan APBD 2022 nanti, pembangunan fisik skala besar sudah tidak ada. Bupati jember pun menegaskan, akan banyak keuntungan jika pembangunan fisik tidak dikerjakan di akhir tahun. Misalnya, bisa dipakai untuk studi banding, maupun mendatangkan investor untuk memperkuat perekonomian di Jember. Endingnya, Komitment pasangan Hendy-Firjaun, style boleh beda namun komitmen tetap sama yakni memperjuangkan hak rakyat untuk kesejahteraan bersama. (del/nur)

- Advertisement -

Sementara itu, Wabup Gus Firjaun yang ditanya mengenai hal serupa, soal keharmonisan dirinya sebagai wabup dan Bupati Hendy, Gus Firjaun justru mengibaratkan “kisah sebuah keledai yang cukup tenar di dunia pesantren”. Di mana, di mata orang lain, saja apa yang dilakukan, dinilai salah semua. Namun, dirinya meyakini bahwa keharmonisan kepemimpinan bupati-wabup, tidak harus diartikan bersama-sama.

“Kalau jalan bareng, dinilai tidak efektif, kalau sendiri-sendiri dilihat tidak harmonis, ini tidak ada benarnya. Kami berkomitment tetap menjadi satu, ingin membangun Jember,” jelasnya.

Gus Firjaun pun mengungkap, sejumlah tugas wakil bupati. Ada sejumlah hal yang harus dilakukan. “Antara lain, membantu tugas-tugas bupati, melakukan pengawasan dan monitoring, penyerapan aspirasi dan sebagainya,” tegas Gus Firjaun.

Sementara itu, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun juga banyak menyampaikan perjalanan panjang serta program-program yang telah di lakaukan selama setahun terakhir. Diantaranya, penataan birokrasi untuk mengisi 700-an posisi ASN yang sedang kosong. Melakukan pembangunan infrastruktur seperti jalan aspal, serta sejumlah hal lain.

Demi berpihak kepada masyarakat, proyek Multiyear yang menelan angka ratusan miliar ditarget harus sepenuhnya selesai di Bulan Juni-Juli. Dengan demikian, begitu masuk ke PAK atau perubahan APBD 2022 nanti, pembangunan fisik skala besar sudah tidak ada. Bupati jember pun menegaskan, akan banyak keuntungan jika pembangunan fisik tidak dikerjakan di akhir tahun. Misalnya, bisa dipakai untuk studi banding, maupun mendatangkan investor untuk memperkuat perekonomian di Jember. Endingnya, Komitment pasangan Hendy-Firjaun, style boleh beda namun komitmen tetap sama yakni memperjuangkan hak rakyat untuk kesejahteraan bersama. (del/nur)

Sementara itu, Wabup Gus Firjaun yang ditanya mengenai hal serupa, soal keharmonisan dirinya sebagai wabup dan Bupati Hendy, Gus Firjaun justru mengibaratkan “kisah sebuah keledai yang cukup tenar di dunia pesantren”. Di mana, di mata orang lain, saja apa yang dilakukan, dinilai salah semua. Namun, dirinya meyakini bahwa keharmonisan kepemimpinan bupati-wabup, tidak harus diartikan bersama-sama.

“Kalau jalan bareng, dinilai tidak efektif, kalau sendiri-sendiri dilihat tidak harmonis, ini tidak ada benarnya. Kami berkomitment tetap menjadi satu, ingin membangun Jember,” jelasnya.

Gus Firjaun pun mengungkap, sejumlah tugas wakil bupati. Ada sejumlah hal yang harus dilakukan. “Antara lain, membantu tugas-tugas bupati, melakukan pengawasan dan monitoring, penyerapan aspirasi dan sebagainya,” tegas Gus Firjaun.

Sementara itu, Bupati Hendy dan Wabup Gus Firjaun juga banyak menyampaikan perjalanan panjang serta program-program yang telah di lakaukan selama setahun terakhir. Diantaranya, penataan birokrasi untuk mengisi 700-an posisi ASN yang sedang kosong. Melakukan pembangunan infrastruktur seperti jalan aspal, serta sejumlah hal lain.

Demi berpihak kepada masyarakat, proyek Multiyear yang menelan angka ratusan miliar ditarget harus sepenuhnya selesai di Bulan Juni-Juli. Dengan demikian, begitu masuk ke PAK atau perubahan APBD 2022 nanti, pembangunan fisik skala besar sudah tidak ada. Bupati jember pun menegaskan, akan banyak keuntungan jika pembangunan fisik tidak dikerjakan di akhir tahun. Misalnya, bisa dipakai untuk studi banding, maupun mendatangkan investor untuk memperkuat perekonomian di Jember. Endingnya, Komitment pasangan Hendy-Firjaun, style boleh beda namun komitmen tetap sama yakni memperjuangkan hak rakyat untuk kesejahteraan bersama. (del/nur)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/