alexametrics
31.1 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Atlet IPSI STIE Mandala Sabet Satu Emas, Lima Perak

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala kembali mencatatkan namanya di kancah nasional. Kali ini dalam ajang Bandung Lautan Api Championship 3 di GOR ITB Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang digelar pada 20–22 Desember lalu. Ajang itu diikuti oleh enam atlet Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) STIE Mandala. Mereka berhasil meraih satu medali emas dan lima medali perak.

Para atlet yang pulang membawa medali itu adalah Bagus Akhsanu Amalan, peraih medali emas di kelas J putra, Robi Amrulloh medali perak dalam tunggal tangan kosong, Isna Alvina Alwy dan Tria Nur Octavia yang memperoleh medali perak pada ganda putri, Yuli Suryaningrum medali perak pada kelas D putri, serta Alex Zandra Chan yang mendapatkan medali perak pada kelas A putra.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (24/12), Bagus Akhsanu Amalan mengaku bangga telah bisa membawa pulang medali. “Dengan begini, saya bisa membanggakan STIE Mandala di kancah nasional,” papar pemuda 22 tahun tersebut. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa STIE Mandala mampu bersaing dalam berbagai bidang, termasuk seni bela diri.

Mobile_AP_Rectangle 2

Pria kelahiran Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, tersebut berharap, keberhasilan itu bisa berlanjut. Targetnya, tahun depan pihaknya bakal menyiapkan lebih banyak atlet supaya bisa meraih lebih banyak gelar juara. Ini agar STIE Mandala bisa kembali berjaya dan mampu bersaing dengan kampus lain.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala kembali mencatatkan namanya di kancah nasional. Kali ini dalam ajang Bandung Lautan Api Championship 3 di GOR ITB Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang digelar pada 20–22 Desember lalu. Ajang itu diikuti oleh enam atlet Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) STIE Mandala. Mereka berhasil meraih satu medali emas dan lima medali perak.

Para atlet yang pulang membawa medali itu adalah Bagus Akhsanu Amalan, peraih medali emas di kelas J putra, Robi Amrulloh medali perak dalam tunggal tangan kosong, Isna Alvina Alwy dan Tria Nur Octavia yang memperoleh medali perak pada ganda putri, Yuli Suryaningrum medali perak pada kelas D putri, serta Alex Zandra Chan yang mendapatkan medali perak pada kelas A putra.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (24/12), Bagus Akhsanu Amalan mengaku bangga telah bisa membawa pulang medali. “Dengan begini, saya bisa membanggakan STIE Mandala di kancah nasional,” papar pemuda 22 tahun tersebut. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa STIE Mandala mampu bersaing dalam berbagai bidang, termasuk seni bela diri.

Pria kelahiran Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, tersebut berharap, keberhasilan itu bisa berlanjut. Targetnya, tahun depan pihaknya bakal menyiapkan lebih banyak atlet supaya bisa meraih lebih banyak gelar juara. Ini agar STIE Mandala bisa kembali berjaya dan mampu bersaing dengan kampus lain.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Mandala kembali mencatatkan namanya di kancah nasional. Kali ini dalam ajang Bandung Lautan Api Championship 3 di GOR ITB Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang digelar pada 20–22 Desember lalu. Ajang itu diikuti oleh enam atlet Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) STIE Mandala. Mereka berhasil meraih satu medali emas dan lima medali perak.

Para atlet yang pulang membawa medali itu adalah Bagus Akhsanu Amalan, peraih medali emas di kelas J putra, Robi Amrulloh medali perak dalam tunggal tangan kosong, Isna Alvina Alwy dan Tria Nur Octavia yang memperoleh medali perak pada ganda putri, Yuli Suryaningrum medali perak pada kelas D putri, serta Alex Zandra Chan yang mendapatkan medali perak pada kelas A putra.

Kepada Jawa Pos Radar Jember, kemarin (24/12), Bagus Akhsanu Amalan mengaku bangga telah bisa membawa pulang medali. “Dengan begini, saya bisa membanggakan STIE Mandala di kancah nasional,” papar pemuda 22 tahun tersebut. Prestasi ini juga menunjukkan bahwa STIE Mandala mampu bersaing dalam berbagai bidang, termasuk seni bela diri.

Pria kelahiran Kecamatan Muncar, Kabupaten Banyuwangi, tersebut berharap, keberhasilan itu bisa berlanjut. Targetnya, tahun depan pihaknya bakal menyiapkan lebih banyak atlet supaya bisa meraih lebih banyak gelar juara. Ini agar STIE Mandala bisa kembali berjaya dan mampu bersaing dengan kampus lain.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/