alexametrics
28.6 C
Jember
Tuesday, 28 June 2022

Tiga Mahasiswa Unej Kuliah ke Luar Negeri

Berkat Program IISMA: Gendis ke Polandia, Rizki ke Ceko, dan Aziz ke Spanyol

Mobile_AP_Rectangle 1

TEGALBOTO, Radar Jember – Ada tiga mahasiswa Universitas Jember yang tahun ini akan berangkat mengikuti kuliah ke luar negeri. Mereka berkesempatan mencicipi kuliah di luar negeri melalui program Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA) 2022 yang digelar oleh Ditjen Dikti Kemendikbudristek.

BACA JUGA : Beri Tameng Radikalisme di Madrasah

Ketiga mahasiswa tersebut adalah angkatan 2019. Ajeng Gendis Purborini, mahasiswi Program Studi Agrobisnis Fakultas Pertanian, ke University of Warsawa Polandia. Serta dua mahasiswa asal Program Studi Hubungan Internasional FISIP. Yakni Rizki Soraya yang akan berangkat ke Palacky University Olomouc, Republik Ceko. Sementara, M Abdul Aziz Farhan memilih University of Granada di Spanyol sebagai tujuan kuliahnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Rasa syukur dan bangga diungkapkan oleh Gendis. Sebab, impian kuliah di luar negeri tercapai, sekaligus bangga bisa membawa nama Unej. Betapa tidak, diperkirakan ada 10 ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang melamar, namun hanya sepuluh persen saja yang diterima. Mereka diseleksi berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik, tugas membuat esai, kemampuan bahasa Inggris, dan tentu saja lulus tes wawancara. Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti kuliah selama satu semester di perguruan tinggi di luar negeri yang dipilih.

Program IISMA adalah salah satu program dalam rangkaian kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).  “Alhamdulillah, berkat program IISMA, impian saya kuliah di luar negeri bisa terwujud,” katanya.

- Advertisement -

TEGALBOTO, Radar Jember – Ada tiga mahasiswa Universitas Jember yang tahun ini akan berangkat mengikuti kuliah ke luar negeri. Mereka berkesempatan mencicipi kuliah di luar negeri melalui program Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA) 2022 yang digelar oleh Ditjen Dikti Kemendikbudristek.

BACA JUGA : Beri Tameng Radikalisme di Madrasah

Ketiga mahasiswa tersebut adalah angkatan 2019. Ajeng Gendis Purborini, mahasiswi Program Studi Agrobisnis Fakultas Pertanian, ke University of Warsawa Polandia. Serta dua mahasiswa asal Program Studi Hubungan Internasional FISIP. Yakni Rizki Soraya yang akan berangkat ke Palacky University Olomouc, Republik Ceko. Sementara, M Abdul Aziz Farhan memilih University of Granada di Spanyol sebagai tujuan kuliahnya.

Rasa syukur dan bangga diungkapkan oleh Gendis. Sebab, impian kuliah di luar negeri tercapai, sekaligus bangga bisa membawa nama Unej. Betapa tidak, diperkirakan ada 10 ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang melamar, namun hanya sepuluh persen saja yang diterima. Mereka diseleksi berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik, tugas membuat esai, kemampuan bahasa Inggris, dan tentu saja lulus tes wawancara. Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti kuliah selama satu semester di perguruan tinggi di luar negeri yang dipilih.

Program IISMA adalah salah satu program dalam rangkaian kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).  “Alhamdulillah, berkat program IISMA, impian saya kuliah di luar negeri bisa terwujud,” katanya.

TEGALBOTO, Radar Jember – Ada tiga mahasiswa Universitas Jember yang tahun ini akan berangkat mengikuti kuliah ke luar negeri. Mereka berkesempatan mencicipi kuliah di luar negeri melalui program Indonesia International Student Mobility Awards (IISMA) 2022 yang digelar oleh Ditjen Dikti Kemendikbudristek.

BACA JUGA : Beri Tameng Radikalisme di Madrasah

Ketiga mahasiswa tersebut adalah angkatan 2019. Ajeng Gendis Purborini, mahasiswi Program Studi Agrobisnis Fakultas Pertanian, ke University of Warsawa Polandia. Serta dua mahasiswa asal Program Studi Hubungan Internasional FISIP. Yakni Rizki Soraya yang akan berangkat ke Palacky University Olomouc, Republik Ceko. Sementara, M Abdul Aziz Farhan memilih University of Granada di Spanyol sebagai tujuan kuliahnya.

Rasa syukur dan bangga diungkapkan oleh Gendis. Sebab, impian kuliah di luar negeri tercapai, sekaligus bangga bisa membawa nama Unej. Betapa tidak, diperkirakan ada 10 ribuan mahasiswa dari seluruh Indonesia yang melamar, namun hanya sepuluh persen saja yang diterima. Mereka diseleksi berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik, tugas membuat esai, kemampuan bahasa Inggris, dan tentu saja lulus tes wawancara. Selanjutnya, peserta yang lolos akan mengikuti kuliah selama satu semester di perguruan tinggi di luar negeri yang dipilih.

Program IISMA adalah salah satu program dalam rangkaian kegiatan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).  “Alhamdulillah, berkat program IISMA, impian saya kuliah di luar negeri bisa terwujud,” katanya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/