alexametrics
26.5 C
Jember
Monday, 27 June 2022

SMPN 1 Tanggul Berbagi Takjil hingga Zakat Fitrah

Mobile_AP_Rectangle 1

Kepala SMPN 1 Tanggul Surawi SPd MPd mengatakan, pembagian zakat bukan hanya kepada warga sekitar yang berhak menerima, namun siswa yang tidak mampu juga mendapatkan. Sebab, menurutnya, masih banyak keluarga siswa yang tidak mampu dan berhak menerima.

Menurutnya, untuk pembagian zakat fitrah, hampir setiap tahun meningkat. Pihak sekolah juga mengatur pembagian zakat, yaitu memakai kupon. Dengan demikian, warga yang sudah menerima kupon itulah yang datang ke sekolah. Kalau memang masih ada warga yang tidak kebagian kupon, warga langsung datang ke sekolah.

Sementara itu, untuk menentukan siapa warga dan kaum duafa yang menerima, panitia zakat sudah berkeliling jauh-jauh sebelumnya. “Sehingga tidak ada yang terlewatkan, karena lembaga juga bekerja sama dengan para RT setempat yang ada di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Namun, pembagian zakat ini diutamakan yang berdekatan dengan sekolah,” ujar Surawi.

Mobile_AP_Rectangle 2

Surawi berharap kepada panitia yang dilibatkan, yakni OSIS, dapat meningkatkan empati mereka. “Minimal mereka kalau sudah keluar dari sekolah bisa juga berbagi seperti yang pernah dilakukan saat di sekolah,” ujar Surawi yang dulu pernah menjabat Kepala SMPN 6 Tanggul.

Dalam acara tersebut juga ada siraman rohani yang dilaksanakan di Musala Nurul Yaqin, musala sekolah yang baru diresmikan Bambang Hariono, beberapa bulan yang lalu, ketika menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember. Perlu diketahui, SMPN 1 Tanggul juga merupakan Sekolah Adiwiyata. (kr/c2/dwi)

- Advertisement -

Kepala SMPN 1 Tanggul Surawi SPd MPd mengatakan, pembagian zakat bukan hanya kepada warga sekitar yang berhak menerima, namun siswa yang tidak mampu juga mendapatkan. Sebab, menurutnya, masih banyak keluarga siswa yang tidak mampu dan berhak menerima.

Menurutnya, untuk pembagian zakat fitrah, hampir setiap tahun meningkat. Pihak sekolah juga mengatur pembagian zakat, yaitu memakai kupon. Dengan demikian, warga yang sudah menerima kupon itulah yang datang ke sekolah. Kalau memang masih ada warga yang tidak kebagian kupon, warga langsung datang ke sekolah.

Sementara itu, untuk menentukan siapa warga dan kaum duafa yang menerima, panitia zakat sudah berkeliling jauh-jauh sebelumnya. “Sehingga tidak ada yang terlewatkan, karena lembaga juga bekerja sama dengan para RT setempat yang ada di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Namun, pembagian zakat ini diutamakan yang berdekatan dengan sekolah,” ujar Surawi.

Surawi berharap kepada panitia yang dilibatkan, yakni OSIS, dapat meningkatkan empati mereka. “Minimal mereka kalau sudah keluar dari sekolah bisa juga berbagi seperti yang pernah dilakukan saat di sekolah,” ujar Surawi yang dulu pernah menjabat Kepala SMPN 6 Tanggul.

Dalam acara tersebut juga ada siraman rohani yang dilaksanakan di Musala Nurul Yaqin, musala sekolah yang baru diresmikan Bambang Hariono, beberapa bulan yang lalu, ketika menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember. Perlu diketahui, SMPN 1 Tanggul juga merupakan Sekolah Adiwiyata. (kr/c2/dwi)

Kepala SMPN 1 Tanggul Surawi SPd MPd mengatakan, pembagian zakat bukan hanya kepada warga sekitar yang berhak menerima, namun siswa yang tidak mampu juga mendapatkan. Sebab, menurutnya, masih banyak keluarga siswa yang tidak mampu dan berhak menerima.

Menurutnya, untuk pembagian zakat fitrah, hampir setiap tahun meningkat. Pihak sekolah juga mengatur pembagian zakat, yaitu memakai kupon. Dengan demikian, warga yang sudah menerima kupon itulah yang datang ke sekolah. Kalau memang masih ada warga yang tidak kebagian kupon, warga langsung datang ke sekolah.

Sementara itu, untuk menentukan siapa warga dan kaum duafa yang menerima, panitia zakat sudah berkeliling jauh-jauh sebelumnya. “Sehingga tidak ada yang terlewatkan, karena lembaga juga bekerja sama dengan para RT setempat yang ada di Desa Tanggul Kulon, Kecamatan Tanggul. Namun, pembagian zakat ini diutamakan yang berdekatan dengan sekolah,” ujar Surawi.

Surawi berharap kepada panitia yang dilibatkan, yakni OSIS, dapat meningkatkan empati mereka. “Minimal mereka kalau sudah keluar dari sekolah bisa juga berbagi seperti yang pernah dilakukan saat di sekolah,” ujar Surawi yang dulu pernah menjabat Kepala SMPN 6 Tanggul.

Dalam acara tersebut juga ada siraman rohani yang dilaksanakan di Musala Nurul Yaqin, musala sekolah yang baru diresmikan Bambang Hariono, beberapa bulan yang lalu, ketika menjabat Kepala Dinas Pendidikan (Dispendik) Jember. Perlu diketahui, SMPN 1 Tanggul juga merupakan Sekolah Adiwiyata. (kr/c2/dwi)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/