alexametrics
22.4 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Mendag: Sinergi Indo-Pasifik dengan ASEAN Dukung Perekonomian Kawasan

Mobile_AP_Rectangle 1

RADARJEMBER.ID – Menteri  Perdagangan  Muhammad  Lutfi meyakini sinergi Indo–Pacific  Economic  Framework  (IPEF) dengan  ASEAN  Outlook  on  the  Indo–Pacific  (AOIP)  akan  menghasilkan  dampak  maksimal  bagi perkembangan  ekonomi  kawasan.  Saat  ini,  Indonesia  tengah mempelajari  keinginan  Amerika Serikat  (AS)  untuk  mempererat  partisipasi  ekonomi  dengan  kawasan  Indo–Pasifik  melalui  Indo–Pacific Economic Framework (IPEF).

“Kami harus menyampaikan kembali perlunya menyinergikan IPEF dengan AOIP, sesuai mandat Presiden  RI  Joko  Widodo  pada  Konferensi  Tingkat  Tinggi  ASEAN–AS.  Sebagai  kekuatan  besar  di kawasan, ASEAN memiliki peran penting untuk membentuk arahkerja sama,”kata Mendag Lutfi.

Mendag  Lutfi  melakukan  pertemuan  bilateral  dengan  United  States  Trade  Representative  (USTR) Duta  Besar  Katherine  Tai,  Sabtu  (21/5). Pertemuan  tersebut  berlangsung  di  sela-sela  Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC (APEC MRT) di Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

Caption : Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar United States Trade Representatives, Katherine Tai di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei 2022).
Mobile_AP_Rectangle 2

Mendag  Lutfi  menambahkan,  Indonesia  ingin  melihat  hasil-hasil  konkret  dari  tawaran  kerja  sama AS,   terutama    yang    menyangkut    perdagangan,    rantai    pasok,    dan    dampaknya    terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan Indo–Pasifik khususnya ASEAN.

Dalam  pertemuan  tersebut,  isu  lain  yang  dibahas  adalah  Pertemuan  Tingkat  Menteri  Trade  and Investment   Framework   Agreement(TIFA)dengan   USTR   pada   September   2022   mendatang. Mendag  Lutfi  berharap,  pertemuan  yang  dipimpin  para  menteri  tersebut  dapat  mengirim  sinyal kuat ke kalangan bisnis ASEAN dan AS untuk menjalin suatu kolaborasi yang meningkatkan upaya pemulihan  ekonomi. “Kami ingin memastikan bahwa Indonesia dan AS memiliki kesamaan visi bahwa  pertemuanTIFA  mendatang  harus  membahas  isu-isu strategis mulai saat itu,”ungkap Mendag Lutfi.

- Advertisement -

RADARJEMBER.ID – Menteri  Perdagangan  Muhammad  Lutfi meyakini sinergi Indo–Pacific  Economic  Framework  (IPEF) dengan  ASEAN  Outlook  on  the  Indo–Pacific  (AOIP)  akan  menghasilkan  dampak  maksimal  bagi perkembangan  ekonomi  kawasan.  Saat  ini,  Indonesia  tengah mempelajari  keinginan  Amerika Serikat  (AS)  untuk  mempererat  partisipasi  ekonomi  dengan  kawasan  Indo–Pasifik  melalui  Indo–Pacific Economic Framework (IPEF).

“Kami harus menyampaikan kembali perlunya menyinergikan IPEF dengan AOIP, sesuai mandat Presiden  RI  Joko  Widodo  pada  Konferensi  Tingkat  Tinggi  ASEAN–AS.  Sebagai  kekuatan  besar  di kawasan, ASEAN memiliki peran penting untuk membentuk arahkerja sama,”kata Mendag Lutfi.

Mendag  Lutfi  melakukan  pertemuan  bilateral  dengan  United  States  Trade  Representative  (USTR) Duta  Besar  Katherine  Tai,  Sabtu  (21/5). Pertemuan  tersebut  berlangsung  di  sela-sela  Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC (APEC MRT) di Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

Caption : Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar United States Trade Representatives, Katherine Tai di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei 2022).

Mendag  Lutfi  menambahkan,  Indonesia  ingin  melihat  hasil-hasil  konkret  dari  tawaran  kerja  sama AS,   terutama    yang    menyangkut    perdagangan,    rantai    pasok,    dan    dampaknya    terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan Indo–Pasifik khususnya ASEAN.

Dalam  pertemuan  tersebut,  isu  lain  yang  dibahas  adalah  Pertemuan  Tingkat  Menteri  Trade  and Investment   Framework   Agreement(TIFA)dengan   USTR   pada   September   2022   mendatang. Mendag  Lutfi  berharap,  pertemuan  yang  dipimpin  para  menteri  tersebut  dapat  mengirim  sinyal kuat ke kalangan bisnis ASEAN dan AS untuk menjalin suatu kolaborasi yang meningkatkan upaya pemulihan  ekonomi. “Kami ingin memastikan bahwa Indonesia dan AS memiliki kesamaan visi bahwa  pertemuanTIFA  mendatang  harus  membahas  isu-isu strategis mulai saat itu,”ungkap Mendag Lutfi.

RADARJEMBER.ID – Menteri  Perdagangan  Muhammad  Lutfi meyakini sinergi Indo–Pacific  Economic  Framework  (IPEF) dengan  ASEAN  Outlook  on  the  Indo–Pacific  (AOIP)  akan  menghasilkan  dampak  maksimal  bagi perkembangan  ekonomi  kawasan.  Saat  ini,  Indonesia  tengah mempelajari  keinginan  Amerika Serikat  (AS)  untuk  mempererat  partisipasi  ekonomi  dengan  kawasan  Indo–Pasifik  melalui  Indo–Pacific Economic Framework (IPEF).

“Kami harus menyampaikan kembali perlunya menyinergikan IPEF dengan AOIP, sesuai mandat Presiden  RI  Joko  Widodo  pada  Konferensi  Tingkat  Tinggi  ASEAN–AS.  Sebagai  kekuatan  besar  di kawasan, ASEAN memiliki peran penting untuk membentuk arahkerja sama,”kata Mendag Lutfi.

Mendag  Lutfi  melakukan  pertemuan  bilateral  dengan  United  States  Trade  Representative  (USTR) Duta  Besar  Katherine  Tai,  Sabtu  (21/5). Pertemuan  tersebut  berlangsung  di  sela-sela  Pertemuan Menteri-Menteri Perdagangan APEC (APEC MRT) di Bangkok, Thailand pada 21–22 Mei 2022.

Caption : Menteri Perdagangan RI, Muhammad Lutfi melakukan pertemuan bilateral dengan Duta Besar United States Trade Representatives, Katherine Tai di Bangkok, Thailand, Sabtu (21 Mei 2022).

Mendag  Lutfi  menambahkan,  Indonesia  ingin  melihat  hasil-hasil  konkret  dari  tawaran  kerja  sama AS,   terutama    yang    menyangkut    perdagangan,    rantai    pasok,    dan    dampaknya    terhadap kesejahteraan masyarakat di kawasan Indo–Pasifik khususnya ASEAN.

Dalam  pertemuan  tersebut,  isu  lain  yang  dibahas  adalah  Pertemuan  Tingkat  Menteri  Trade  and Investment   Framework   Agreement(TIFA)dengan   USTR   pada   September   2022   mendatang. Mendag  Lutfi  berharap,  pertemuan  yang  dipimpin  para  menteri  tersebut  dapat  mengirim  sinyal kuat ke kalangan bisnis ASEAN dan AS untuk menjalin suatu kolaborasi yang meningkatkan upaya pemulihan  ekonomi. “Kami ingin memastikan bahwa Indonesia dan AS memiliki kesamaan visi bahwa  pertemuanTIFA  mendatang  harus  membahas  isu-isu strategis mulai saat itu,”ungkap Mendag Lutfi.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/