alexametrics
23.4 C
Jember
Saturday, 28 May 2022

Kisah Najib, Santri Pesantren Nuris yang Acap Kali Raih Juara Puisi

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember sudah tidak bisa menahan rasanya juara. Di mana ada lomba, bisa dipastikan salah satu pesertanya santri Nuris. Sekali berlaga, pantang pulang sebelum menang. Istilah ini sangat cocok untuk masing-masing santri Nuris yang kerap kali juara favorit di setiap momen kompetisi.

Baca Juga : Pasca Tragedi Tidak Terbangkan Pesawat Boing 737-800 

Sebagaimana kisah M Najib Ihsan, santri yang sedang menempuh pendidikan SMK di Nuris tersebut membuktikan kemampuannya setelah beberapa kali juara favorit puisi. Belum lama ini, dia menjadi juara 1 lomba cipta dan baca puisi tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, tahun kemarin.

Mobile_AP_Rectangle 2

Lomba cipta dan baca puisi tersebut menjadi kesempatan berharga bagi Najib untuk menunjukkan bakat sastranya. Najib mengatakan, awal mendaftar dengan mengirimkan video baca puisi secara daring. Kemudian, dia membacakan puisinya secara langsung setelah dinyatakan lolos seleksi. Tak disangka, karya yang bertema “pahlawan di masa pandemi” tersebut membawa dirinya meraih juara satu.

Di sisi lain, Pesantren Nuris juga mendorong keterampilan, bakat, dan seni yang dimiliki santrinya. Para santri yang gemar dengan bidang kesenian diberi wadah untuk mengembangkan bakatnya. Termasuk diikutsertakan dalam setiap perlombaan.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember sudah tidak bisa menahan rasanya juara. Di mana ada lomba, bisa dipastikan salah satu pesertanya santri Nuris. Sekali berlaga, pantang pulang sebelum menang. Istilah ini sangat cocok untuk masing-masing santri Nuris yang kerap kali juara favorit di setiap momen kompetisi.

Baca Juga : Pasca Tragedi Tidak Terbangkan Pesawat Boing 737-800 

Sebagaimana kisah M Najib Ihsan, santri yang sedang menempuh pendidikan SMK di Nuris tersebut membuktikan kemampuannya setelah beberapa kali juara favorit puisi. Belum lama ini, dia menjadi juara 1 lomba cipta dan baca puisi tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, tahun kemarin.

Lomba cipta dan baca puisi tersebut menjadi kesempatan berharga bagi Najib untuk menunjukkan bakat sastranya. Najib mengatakan, awal mendaftar dengan mengirimkan video baca puisi secara daring. Kemudian, dia membacakan puisinya secara langsung setelah dinyatakan lolos seleksi. Tak disangka, karya yang bertema “pahlawan di masa pandemi” tersebut membawa dirinya meraih juara satu.

Di sisi lain, Pesantren Nuris juga mendorong keterampilan, bakat, dan seni yang dimiliki santrinya. Para santri yang gemar dengan bidang kesenian diberi wadah untuk mengembangkan bakatnya. Termasuk diikutsertakan dalam setiap perlombaan.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Pesantren Nurul Islam (Nuris) Jember sudah tidak bisa menahan rasanya juara. Di mana ada lomba, bisa dipastikan salah satu pesertanya santri Nuris. Sekali berlaga, pantang pulang sebelum menang. Istilah ini sangat cocok untuk masing-masing santri Nuris yang kerap kali juara favorit di setiap momen kompetisi.

Baca Juga : Pasca Tragedi Tidak Terbangkan Pesawat Boing 737-800 

Sebagaimana kisah M Najib Ihsan, santri yang sedang menempuh pendidikan SMK di Nuris tersebut membuktikan kemampuannya setelah beberapa kali juara favorit puisi. Belum lama ini, dia menjadi juara 1 lomba cipta dan baca puisi tingkat kabupaten yang diselenggarakan oleh Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Jember, tahun kemarin.

Lomba cipta dan baca puisi tersebut menjadi kesempatan berharga bagi Najib untuk menunjukkan bakat sastranya. Najib mengatakan, awal mendaftar dengan mengirimkan video baca puisi secara daring. Kemudian, dia membacakan puisinya secara langsung setelah dinyatakan lolos seleksi. Tak disangka, karya yang bertema “pahlawan di masa pandemi” tersebut membawa dirinya meraih juara satu.

Di sisi lain, Pesantren Nuris juga mendorong keterampilan, bakat, dan seni yang dimiliki santrinya. Para santri yang gemar dengan bidang kesenian diberi wadah untuk mengembangkan bakatnya. Termasuk diikutsertakan dalam setiap perlombaan.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/