alexametrics
24.9 C
Jember
Friday, 20 May 2022

Inovasi Polije dalam Pembuatan Mobil Listrik Listrik Gokart Buggy

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menatap kendaraan bebas emisi, Polije terus berinovasi dalam membuat kendaraan listrik. Setelah sukses dengan mobil listrik model golf yang juga ditopang tenaga surya. Kini giliran mobil listrik gokart yang siap melaju segala medan.

Inilah yang dikerjakan oleh mahasiswa dan dosen pendamping Politeknik Negeri Jember (Polije) Jurusan Teknik, Prodi Mesin Otomotif. Berbeda dengan mobil listrik Polije sebelumnya berbentuk mobil golf berkapasitas enam orang. Mobil listrik di ruangan praktikum atau bengkel jurusan teknik tersebut hanya ada satu tempat duduk. “Kapasitas memang satu orang. Tapi bisa menahan beban tiga orang, rangkanya pakai roundbar stell,” kata Dwi Fajar Trisyanto mahasiswa Mesin Otomotif Polije.

Mobile_AP_Rectangle 2

Dicky Yoga Pratama mahasiswa lainya berasal dari Lumajang ini yang kini menempuh semester lima tersebut mengaku, tidak menyangka saat kuliah akan berkecimpung dunia kendaraan listrik. “Saya kira hanya mempelajari kendaraan konvensional saja,” terangnya.

Namun, Polije menatap kendaraan untuk masa depan yaitu yang bebas emisi. “Pendapat saya ini gebrakan mahasiswa mesin otomotif yang selanjutnya agar masyarakat memakai kendaraan listrik dan pemerintah juga serius dalam songsong kendaraan ramah lingkungan yaitu listrik,” paparnya.

Dia menjelaskan, dalam membangun mobil listrik gokart buggy ini banyak mahasiswa yang dilibatkan. Salah satu contohnya, juga mengambil hasil riset mahasiswa yang diaplikasikan untuk membuat mobil listrik. “Jadi ini gotong royong, seperti mahasiswa riset penggerak roda mobil listrik dan hasilnya yang kami pakai. Untuk yang membangun rangka dan lainya sekitar 10-12 mahasiswa,” terangnya.

Dia menambahkan, hal paling sulit membangun mobil listrik berbentuk gokart buggy adalah tentang kontrol sistem kemudi. “Kontruksinya lebih ribet. Salah satunya gardan yang dipakai tidak seperti mobil konvensional. Penempatan gardan juga harus lebih kecil dari pada mobil listrik berbentuk golf yang sebelumnya,” paparnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menatap kendaraan bebas emisi, Polije terus berinovasi dalam membuat kendaraan listrik. Setelah sukses dengan mobil listrik model golf yang juga ditopang tenaga surya. Kini giliran mobil listrik gokart yang siap melaju segala medan.

Inilah yang dikerjakan oleh mahasiswa dan dosen pendamping Politeknik Negeri Jember (Polije) Jurusan Teknik, Prodi Mesin Otomotif. Berbeda dengan mobil listrik Polije sebelumnya berbentuk mobil golf berkapasitas enam orang. Mobil listrik di ruangan praktikum atau bengkel jurusan teknik tersebut hanya ada satu tempat duduk. “Kapasitas memang satu orang. Tapi bisa menahan beban tiga orang, rangkanya pakai roundbar stell,” kata Dwi Fajar Trisyanto mahasiswa Mesin Otomotif Polije.

Dicky Yoga Pratama mahasiswa lainya berasal dari Lumajang ini yang kini menempuh semester lima tersebut mengaku, tidak menyangka saat kuliah akan berkecimpung dunia kendaraan listrik. “Saya kira hanya mempelajari kendaraan konvensional saja,” terangnya.

Namun, Polije menatap kendaraan untuk masa depan yaitu yang bebas emisi. “Pendapat saya ini gebrakan mahasiswa mesin otomotif yang selanjutnya agar masyarakat memakai kendaraan listrik dan pemerintah juga serius dalam songsong kendaraan ramah lingkungan yaitu listrik,” paparnya.

Dia menjelaskan, dalam membangun mobil listrik gokart buggy ini banyak mahasiswa yang dilibatkan. Salah satu contohnya, juga mengambil hasil riset mahasiswa yang diaplikasikan untuk membuat mobil listrik. “Jadi ini gotong royong, seperti mahasiswa riset penggerak roda mobil listrik dan hasilnya yang kami pakai. Untuk yang membangun rangka dan lainya sekitar 10-12 mahasiswa,” terangnya.

Dia menambahkan, hal paling sulit membangun mobil listrik berbentuk gokart buggy adalah tentang kontrol sistem kemudi. “Kontruksinya lebih ribet. Salah satunya gardan yang dipakai tidak seperti mobil konvensional. Penempatan gardan juga harus lebih kecil dari pada mobil listrik berbentuk golf yang sebelumnya,” paparnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Menatap kendaraan bebas emisi, Polije terus berinovasi dalam membuat kendaraan listrik. Setelah sukses dengan mobil listrik model golf yang juga ditopang tenaga surya. Kini giliran mobil listrik gokart yang siap melaju segala medan.

Inilah yang dikerjakan oleh mahasiswa dan dosen pendamping Politeknik Negeri Jember (Polije) Jurusan Teknik, Prodi Mesin Otomotif. Berbeda dengan mobil listrik Polije sebelumnya berbentuk mobil golf berkapasitas enam orang. Mobil listrik di ruangan praktikum atau bengkel jurusan teknik tersebut hanya ada satu tempat duduk. “Kapasitas memang satu orang. Tapi bisa menahan beban tiga orang, rangkanya pakai roundbar stell,” kata Dwi Fajar Trisyanto mahasiswa Mesin Otomotif Polije.

Dicky Yoga Pratama mahasiswa lainya berasal dari Lumajang ini yang kini menempuh semester lima tersebut mengaku, tidak menyangka saat kuliah akan berkecimpung dunia kendaraan listrik. “Saya kira hanya mempelajari kendaraan konvensional saja,” terangnya.

Namun, Polije menatap kendaraan untuk masa depan yaitu yang bebas emisi. “Pendapat saya ini gebrakan mahasiswa mesin otomotif yang selanjutnya agar masyarakat memakai kendaraan listrik dan pemerintah juga serius dalam songsong kendaraan ramah lingkungan yaitu listrik,” paparnya.

Dia menjelaskan, dalam membangun mobil listrik gokart buggy ini banyak mahasiswa yang dilibatkan. Salah satu contohnya, juga mengambil hasil riset mahasiswa yang diaplikasikan untuk membuat mobil listrik. “Jadi ini gotong royong, seperti mahasiswa riset penggerak roda mobil listrik dan hasilnya yang kami pakai. Untuk yang membangun rangka dan lainya sekitar 10-12 mahasiswa,” terangnya.

Dia menambahkan, hal paling sulit membangun mobil listrik berbentuk gokart buggy adalah tentang kontrol sistem kemudi. “Kontruksinya lebih ribet. Salah satunya gardan yang dipakai tidak seperti mobil konvensional. Penempatan gardan juga harus lebih kecil dari pada mobil listrik berbentuk golf yang sebelumnya,” paparnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/