alexametrics
29.5 C
Jember
Wednesday, 10 August 2022

Bersaing dengan 205 Peserta, Angkat Tema tentang Potensi Energi Terbarukan

Tegar Ramadani dan Rinta Setyo Minarti mencatatkan nama sebagai juara II dalam kompetisi penulisan karya ilmiah remaja tingkat nasional di UISI Gresik. Keduanya berhasil menyingkirkan 205 pesaingnya dengan penelitiannya tentang potensi efektivitas bioetanol dan asap cair dari limbah batang pisang.

Mobile_AP_Rectangle 1

Mereka berharap, ke depan bisa kembali mengikuti kompetisi yang sejenis, khususnya yang diselenggarakan oleh pemerintah. Seperti OPSI, LIPI, dan lain-lain. “Karenanya, saya harus lebih bekerja keras, agar bisa mewujudkan harapan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Nuris Gus Robith Qosidi menambahkan, torehan kedua siswa itu tak lepas dari program di SMA Nuris sendiri, yaitu M-Sains. Dalam program tersebut, bakat dan minat siswa dikembangkan melalui pembelajaran berbasis riset ilmu pengetahuan dan teknologi. “Sehingga pembelajaran itu membentuk karakter siswa yang cinta kepada ilmu dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Menurutnya, tema penelitian siswa tentang potensi energi terbarukan itu menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat. Sebab, selama ini penggunaan energi terfokus pada sumber daya fosil. “Dengan mereka mengajukan alternatif sumber daya energi terbarukan itu, bisa turut menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Ia berharap, penelitian siswa tentang energi terbarukan itu dapat terus digalakkan dan mampu menjangkau skala yang lebih luas. Sehingga tak hanya bisa membanggakan kelembagaan khususnya, namun juga mengharumkan dunia pendidikan di Jember secara umum.

 

- Advertisement -

Mereka berharap, ke depan bisa kembali mengikuti kompetisi yang sejenis, khususnya yang diselenggarakan oleh pemerintah. Seperti OPSI, LIPI, dan lain-lain. “Karenanya, saya harus lebih bekerja keras, agar bisa mewujudkan harapan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Nuris Gus Robith Qosidi menambahkan, torehan kedua siswa itu tak lepas dari program di SMA Nuris sendiri, yaitu M-Sains. Dalam program tersebut, bakat dan minat siswa dikembangkan melalui pembelajaran berbasis riset ilmu pengetahuan dan teknologi. “Sehingga pembelajaran itu membentuk karakter siswa yang cinta kepada ilmu dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Menurutnya, tema penelitian siswa tentang potensi energi terbarukan itu menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat. Sebab, selama ini penggunaan energi terfokus pada sumber daya fosil. “Dengan mereka mengajukan alternatif sumber daya energi terbarukan itu, bisa turut menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” harapnya.

Ia berharap, penelitian siswa tentang energi terbarukan itu dapat terus digalakkan dan mampu menjangkau skala yang lebih luas. Sehingga tak hanya bisa membanggakan kelembagaan khususnya, namun juga mengharumkan dunia pendidikan di Jember secara umum.

 

Mereka berharap, ke depan bisa kembali mengikuti kompetisi yang sejenis, khususnya yang diselenggarakan oleh pemerintah. Seperti OPSI, LIPI, dan lain-lain. “Karenanya, saya harus lebih bekerja keras, agar bisa mewujudkan harapan itu,” imbuhnya.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Nuris Gus Robith Qosidi menambahkan, torehan kedua siswa itu tak lepas dari program di SMA Nuris sendiri, yaitu M-Sains. Dalam program tersebut, bakat dan minat siswa dikembangkan melalui pembelajaran berbasis riset ilmu pengetahuan dan teknologi. “Sehingga pembelajaran itu membentuk karakter siswa yang cinta kepada ilmu dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan,” jelasnya.

Menurutnya, tema penelitian siswa tentang potensi energi terbarukan itu menjadi salah satu kebutuhan mendasar masyarakat. Sebab, selama ini penggunaan energi terfokus pada sumber daya fosil. “Dengan mereka mengajukan alternatif sumber daya energi terbarukan itu, bisa turut menjawab kebutuhan masyarakat saat ini,” harapnya.

Ia berharap, penelitian siswa tentang energi terbarukan itu dapat terus digalakkan dan mampu menjangkau skala yang lebih luas. Sehingga tak hanya bisa membanggakan kelembagaan khususnya, namun juga mengharumkan dunia pendidikan di Jember secara umum.

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/