alexametrics
31.6 C
Jember
Wednesday, 25 May 2022

FKH Unair Peduli Ternak, Berikan Pelayanan Kesehatan Hewan

Mobile_AP_Rectangle 1

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) Surabaya menunjukkan kepeduliannya saat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru terjadi di Lumajang. Yakni dengan pemberian bantuan pakan ternak dan pelayanan kesehatan hewan bagi ternak yang terdampak. Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/12) kemarin.

BERIKAN PELAYANAN: Salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya memberikan pelayanan kesehatan hewan bagi ternak terdampak APG Gunung Semeru.

Kepedulian ini merupakan respons cepat civitas academica FKH Unair dalam menanggapi bencana alam. Tidak hanya terhadap masyarakat terdampak saja, melainkan juga kepedulian terhadap ternak. Sebab jumlah ternak yang terdampak tidaklah sedikit. Oleh karena itu, bersama tim gabungan serta alumni FKH Unair, kepedulian ini bisa terwujud nyata.

Dekan FKH Unair Prof Dr drh Mirni Lamid MP mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial penanganan hewan ternak terdampak APG Semeru. Selain itu, baksos tersebut juga merupakan rangkaian Dies Natalies FKH Unair yang ke-50 tahun. Namun, Prof Mirni menegaskan, meskipun bukan dalam rangkaian Dies Natalies, penanganan ternak terdampak bencana alam juga akan tetap dilakukan.

Mobile_AP_Rectangle 2

“Kami ikut berduka terhadap musibah ini. Kondisinya memang memperhatinkan. Tentunya, kami juga berpartisipasi dalam hal ini. Sehingga kami menerjukan tim di lokasi kejadian. Baik dari dosen, mahasiswa, hingga alumni FKH Unair. Tim gabungan ini yang akan terlibat langsung dalam penanganan,” ungkapnya.

- Advertisement -

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) Surabaya menunjukkan kepeduliannya saat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru terjadi di Lumajang. Yakni dengan pemberian bantuan pakan ternak dan pelayanan kesehatan hewan bagi ternak yang terdampak. Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/12) kemarin.

BERIKAN PELAYANAN: Salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya memberikan pelayanan kesehatan hewan bagi ternak terdampak APG Gunung Semeru.

Kepedulian ini merupakan respons cepat civitas academica FKH Unair dalam menanggapi bencana alam. Tidak hanya terhadap masyarakat terdampak saja, melainkan juga kepedulian terhadap ternak. Sebab jumlah ternak yang terdampak tidaklah sedikit. Oleh karena itu, bersama tim gabungan serta alumni FKH Unair, kepedulian ini bisa terwujud nyata.

Dekan FKH Unair Prof Dr drh Mirni Lamid MP mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial penanganan hewan ternak terdampak APG Semeru. Selain itu, baksos tersebut juga merupakan rangkaian Dies Natalies FKH Unair yang ke-50 tahun. Namun, Prof Mirni menegaskan, meskipun bukan dalam rangkaian Dies Natalies, penanganan ternak terdampak bencana alam juga akan tetap dilakukan.

“Kami ikut berduka terhadap musibah ini. Kondisinya memang memperhatinkan. Tentunya, kami juga berpartisipasi dalam hal ini. Sehingga kami menerjukan tim di lokasi kejadian. Baik dari dosen, mahasiswa, hingga alumni FKH Unair. Tim gabungan ini yang akan terlibat langsung dalam penanganan,” ungkapnya.

LUMAJANG, RADARJEMBER.ID – Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga (FKH Unair) Surabaya menunjukkan kepeduliannya saat awan panas guguran (APG) Gunung Semeru terjadi di Lumajang. Yakni dengan pemberian bantuan pakan ternak dan pelayanan kesehatan hewan bagi ternak yang terdampak. Kegiatan ini dilakukan di Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lumajang, Selasa (22/12) kemarin.

BERIKAN PELAYANAN: Salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya memberikan pelayanan kesehatan hewan bagi ternak terdampak APG Gunung Semeru.

Kepedulian ini merupakan respons cepat civitas academica FKH Unair dalam menanggapi bencana alam. Tidak hanya terhadap masyarakat terdampak saja, melainkan juga kepedulian terhadap ternak. Sebab jumlah ternak yang terdampak tidaklah sedikit. Oleh karena itu, bersama tim gabungan serta alumni FKH Unair, kepedulian ini bisa terwujud nyata.

Dekan FKH Unair Prof Dr drh Mirni Lamid MP mengungkapkan, kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial penanganan hewan ternak terdampak APG Semeru. Selain itu, baksos tersebut juga merupakan rangkaian Dies Natalies FKH Unair yang ke-50 tahun. Namun, Prof Mirni menegaskan, meskipun bukan dalam rangkaian Dies Natalies, penanganan ternak terdampak bencana alam juga akan tetap dilakukan.

“Kami ikut berduka terhadap musibah ini. Kondisinya memang memperhatinkan. Tentunya, kami juga berpartisipasi dalam hal ini. Sehingga kami menerjukan tim di lokasi kejadian. Baik dari dosen, mahasiswa, hingga alumni FKH Unair. Tim gabungan ini yang akan terlibat langsung dalam penanganan,” ungkapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/