alexametrics
22.9 C
Jember
Saturday, 21 May 2022

BWI Lumajang Terima 29 Sertifikat Tanah Wakaf

Lakukan Percepatan Sertifikasi Tanah Wakaf

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBEREJO, Radar Semeru – Melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lumajang, sebanyak 29 sertifikat tanah wakaf diserahkan. Secara simbolis, puluhan sertifikat itu diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lumajang, kemarin. Selanjutnya, sertifikat itu juga diserahkan ke masing-masing pemohon di Aula Haji Kantor Kemenag Lumajang.

Ketua BWI Lumajang H Mahfud mengatakan, penyerahan sertifikat tanah wakaf itu sebagai bagian dari percepatan sertifikasi tanah wakaf oleh BPN Lumajang. Desa Gesang, Kecamatan Sumbersuko, menjadi desa dengan penerima sertifikat tanah wakaf terbanyak. Sebab, 19 sertifikat itu berada di Desa Gesang.

“Mulai Agustus tahun lalu, kami ikhtiar memfasilitasi dan menyelesaikan beberapa permasalahan tanah wakaf. Sehingga hari ini (kemarin, Red) 29 sertifikat bisa diserahkan. Selain melakukan percepatan sertifikasi, nantinya kami juga akan melakukan pelatihan nazir wakaf di Lumajang,” katanya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Percepatan sertifikasi dari BWI Lumajang ini diapresiasi Kepala Kemenag Lumajang Muhammad Muslim. Menurutnya, proses sertifikat tanah wakaf cukup panjang dan sulit. Namun, BWI Lumajang dapat menyelesaikannya dengan cepat.

- Advertisement -

SUMBEREJO, Radar Semeru – Melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lumajang, sebanyak 29 sertifikat tanah wakaf diserahkan. Secara simbolis, puluhan sertifikat itu diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lumajang, kemarin. Selanjutnya, sertifikat itu juga diserahkan ke masing-masing pemohon di Aula Haji Kantor Kemenag Lumajang.

Ketua BWI Lumajang H Mahfud mengatakan, penyerahan sertifikat tanah wakaf itu sebagai bagian dari percepatan sertifikasi tanah wakaf oleh BPN Lumajang. Desa Gesang, Kecamatan Sumbersuko, menjadi desa dengan penerima sertifikat tanah wakaf terbanyak. Sebab, 19 sertifikat itu berada di Desa Gesang.

“Mulai Agustus tahun lalu, kami ikhtiar memfasilitasi dan menyelesaikan beberapa permasalahan tanah wakaf. Sehingga hari ini (kemarin, Red) 29 sertifikat bisa diserahkan. Selain melakukan percepatan sertifikasi, nantinya kami juga akan melakukan pelatihan nazir wakaf di Lumajang,” katanya.

Percepatan sertifikasi dari BWI Lumajang ini diapresiasi Kepala Kemenag Lumajang Muhammad Muslim. Menurutnya, proses sertifikat tanah wakaf cukup panjang dan sulit. Namun, BWI Lumajang dapat menyelesaikannya dengan cepat.

SUMBEREJO, Radar Semeru – Melalui Badan Wakaf Indonesia (BWI) Kabupaten Lumajang, sebanyak 29 sertifikat tanah wakaf diserahkan. Secara simbolis, puluhan sertifikat itu diserahkan langsung oleh Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lumajang kepada Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Lumajang, kemarin. Selanjutnya, sertifikat itu juga diserahkan ke masing-masing pemohon di Aula Haji Kantor Kemenag Lumajang.

Ketua BWI Lumajang H Mahfud mengatakan, penyerahan sertifikat tanah wakaf itu sebagai bagian dari percepatan sertifikasi tanah wakaf oleh BPN Lumajang. Desa Gesang, Kecamatan Sumbersuko, menjadi desa dengan penerima sertifikat tanah wakaf terbanyak. Sebab, 19 sertifikat itu berada di Desa Gesang.

“Mulai Agustus tahun lalu, kami ikhtiar memfasilitasi dan menyelesaikan beberapa permasalahan tanah wakaf. Sehingga hari ini (kemarin, Red) 29 sertifikat bisa diserahkan. Selain melakukan percepatan sertifikasi, nantinya kami juga akan melakukan pelatihan nazir wakaf di Lumajang,” katanya.

Percepatan sertifikasi dari BWI Lumajang ini diapresiasi Kepala Kemenag Lumajang Muhammad Muslim. Menurutnya, proses sertifikat tanah wakaf cukup panjang dan sulit. Namun, BWI Lumajang dapat menyelesaikannya dengan cepat.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/