alexametrics
28.4 C
Jember
Monday, 27 June 2022

Baznas Bondowoso Berikan Santunan Ratusan Anak Yatim

Mobile_AP_Rectangle 1

Selain itu, KH Junaidi juga mengatakan, pengumpulan zakat di Baznas dalam satu tahun terakhir ini masih terbilang minim. Hal itu diperkirakan karena masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang membayar zakat tidak melalui pihaknya. Pasalnya, dalam satu tahun, Bondowoso memiliki potensi zakat sebesar Rp 7 miliar. Namun, zakat yang terkumpul kurang dari Rp 1 miliar.

Sementara itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengapresiasi kegiatan Bulan Zakat yang diinisiasi oleh Baznas Bondowoso. Menurutnya, keberadaan Baznas sangat membantu pemerintah, terutama dalam meningkatkan perekonomian dan membantu kaum duafa. Sebab, kata dia, Baznas menjadi jembatan antara orang kaya dengan orang yang perekonomiannya rendah. “Jika teman-teman ini membayar zakat melalui Baznas, kata bupati, maka akan mempercepat Bondowoso melesat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, KH Salwa juga mengimbau agar ASN dan masyarakat secara umum membayar zakat di Baznas. Terlebih saat ini bertepatan dengan Bulan Zakat. “Zakat tentunya akan didistribusikan, akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima. Ada delapan yang berhak menerima, salah satunya anak yatim dan fakir miskin,” pungkasnya. (ika/ham/c2/bud)

- Advertisement -

Selain itu, KH Junaidi juga mengatakan, pengumpulan zakat di Baznas dalam satu tahun terakhir ini masih terbilang minim. Hal itu diperkirakan karena masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang membayar zakat tidak melalui pihaknya. Pasalnya, dalam satu tahun, Bondowoso memiliki potensi zakat sebesar Rp 7 miliar. Namun, zakat yang terkumpul kurang dari Rp 1 miliar.

Sementara itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengapresiasi kegiatan Bulan Zakat yang diinisiasi oleh Baznas Bondowoso. Menurutnya, keberadaan Baznas sangat membantu pemerintah, terutama dalam meningkatkan perekonomian dan membantu kaum duafa. Sebab, kata dia, Baznas menjadi jembatan antara orang kaya dengan orang yang perekonomiannya rendah. “Jika teman-teman ini membayar zakat melalui Baznas, kata bupati, maka akan mempercepat Bondowoso melesat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, KH Salwa juga mengimbau agar ASN dan masyarakat secara umum membayar zakat di Baznas. Terlebih saat ini bertepatan dengan Bulan Zakat. “Zakat tentunya akan didistribusikan, akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima. Ada delapan yang berhak menerima, salah satunya anak yatim dan fakir miskin,” pungkasnya. (ika/ham/c2/bud)

Selain itu, KH Junaidi juga mengatakan, pengumpulan zakat di Baznas dalam satu tahun terakhir ini masih terbilang minim. Hal itu diperkirakan karena masih adanya aparatur sipil negara (ASN) yang membayar zakat tidak melalui pihaknya. Pasalnya, dalam satu tahun, Bondowoso memiliki potensi zakat sebesar Rp 7 miliar. Namun, zakat yang terkumpul kurang dari Rp 1 miliar.

Sementara itu, Bupati Bondowoso KH Salwa Arifin mengapresiasi kegiatan Bulan Zakat yang diinisiasi oleh Baznas Bondowoso. Menurutnya, keberadaan Baznas sangat membantu pemerintah, terutama dalam meningkatkan perekonomian dan membantu kaum duafa. Sebab, kata dia, Baznas menjadi jembatan antara orang kaya dengan orang yang perekonomiannya rendah. “Jika teman-teman ini membayar zakat melalui Baznas, kata bupati, maka akan mempercepat Bondowoso melesat,” imbuhnya.

Lebih lanjut, KH Salwa juga mengimbau agar ASN dan masyarakat secara umum membayar zakat di Baznas. Terlebih saat ini bertepatan dengan Bulan Zakat. “Zakat tentunya akan didistribusikan, akan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerima. Ada delapan yang berhak menerima, salah satunya anak yatim dan fakir miskin,” pungkasnya. (ika/ham/c2/bud)

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/