alexametrics
24.1 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Tiga Dosen Polije Lestarikan Pohon Induk Durian Lokal Dalam Program PKM

Mobile_AP_Rectangle 1

Kegiatan pelestarian ini meliputi eksplorasi dan identifikasi pohon induk durian lokal yang termasuk unggul. “Melalui program PKM ini akhirnya masyarakat dan petani lokal dapat mengetahui apa saja cara atau upaya untuk pelestarian pohon induk lokal dan bagaimana menjaga identitasnya sehingga bisa menghindari kehilangan atau kepunahan,” imbuhnya.

“Dari beberapa pohon induk unggul lokal yang terdapat Desa Kemuning Lor, akhirnya berhasil diidentifikasi dua pohon induk unggul lokal yaitu Durian Macan dan Durian Bumi,” imbuh Katsujiningati, anggota tim PKM Polije lainnya. Kedua durian ini dikategorikan unggul lokal karena masing-masing memiliki keunggulan dalam hal ketahanan penyakit dan karakter buahnya.

Melalui program juga ini ketiga dosen Polije juga menyampaikan terima kasih kepada Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) dan Polije. Yang telah memfasilitasi dan mendanai serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa. “Sehingga upaya-upaya yang tadinya tidak diketahui dan tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dapat berjalan dengan baik melalui pendampingan yang intensif,” pungkas Leli Kurniasari anggota PKM Polije yang melestarikan pohon durian lokal unggul.

Mobile_AP_Rectangle 2

Reporter: Narto
Fotografer: Polije for Radar Jember
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

- Advertisement -

Kegiatan pelestarian ini meliputi eksplorasi dan identifikasi pohon induk durian lokal yang termasuk unggul. “Melalui program PKM ini akhirnya masyarakat dan petani lokal dapat mengetahui apa saja cara atau upaya untuk pelestarian pohon induk lokal dan bagaimana menjaga identitasnya sehingga bisa menghindari kehilangan atau kepunahan,” imbuhnya.

“Dari beberapa pohon induk unggul lokal yang terdapat Desa Kemuning Lor, akhirnya berhasil diidentifikasi dua pohon induk unggul lokal yaitu Durian Macan dan Durian Bumi,” imbuh Katsujiningati, anggota tim PKM Polije lainnya. Kedua durian ini dikategorikan unggul lokal karena masing-masing memiliki keunggulan dalam hal ketahanan penyakit dan karakter buahnya.

Melalui program juga ini ketiga dosen Polije juga menyampaikan terima kasih kepada Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) dan Polije. Yang telah memfasilitasi dan mendanai serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa. “Sehingga upaya-upaya yang tadinya tidak diketahui dan tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dapat berjalan dengan baik melalui pendampingan yang intensif,” pungkas Leli Kurniasari anggota PKM Polije yang melestarikan pohon durian lokal unggul.

Reporter: Narto
Fotografer: Polije for Radar Jember
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

Kegiatan pelestarian ini meliputi eksplorasi dan identifikasi pohon induk durian lokal yang termasuk unggul. “Melalui program PKM ini akhirnya masyarakat dan petani lokal dapat mengetahui apa saja cara atau upaya untuk pelestarian pohon induk lokal dan bagaimana menjaga identitasnya sehingga bisa menghindari kehilangan atau kepunahan,” imbuhnya.

“Dari beberapa pohon induk unggul lokal yang terdapat Desa Kemuning Lor, akhirnya berhasil diidentifikasi dua pohon induk unggul lokal yaitu Durian Macan dan Durian Bumi,” imbuh Katsujiningati, anggota tim PKM Polije lainnya. Kedua durian ini dikategorikan unggul lokal karena masing-masing memiliki keunggulan dalam hal ketahanan penyakit dan karakter buahnya.

Melalui program juga ini ketiga dosen Polije juga menyampaikan terima kasih kepada Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (P3M) dan Polije. Yang telah memfasilitasi dan mendanai serangkaian kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Desa Kemuning Lor Kecamatan Arjasa. “Sehingga upaya-upaya yang tadinya tidak diketahui dan tidak dapat dilakukan secara mandiri oleh masyarakat dapat berjalan dengan baik melalui pendampingan yang intensif,” pungkas Leli Kurniasari anggota PKM Polije yang melestarikan pohon durian lokal unggul.

Reporter: Narto
Fotografer: Polije for Radar Jember
Editor: Lintang Anis Bena Kinanti

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/