alexametrics
23.4 C
Jember
Friday, 12 August 2022

Kontribusi Tim PKM-PM SMARTDISK Politeknik Negeri Jember

melalui Program Kreativitas Mahasiswa di Masa Pandemi

Mobile_AP_Rectangle 1

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kemunculan Covid-19 sejak akhir 2019 menjadikan babak baru bagi peradaban manusia. Status Covid-19 yang kemudian berubah menjadi pandemi menjadikan semua negara di dunia seolah-olah sedang berlomba untuk mengakhirinya. Salah satu negara tersebut adalah Indonesia.

Gambar 2. Tim PKM-PM “SMARTDISK” Politeknik Negeri Jember Tahun 2021 Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar 3. Pelaksanaan Salah Satu Kegiatan Program Pengabdian secara Online Menggunakan Media Teleconference Zoom Meeting Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar 4. Dosen Pendamping Tim PKM-PM “SMARTDISK” Sumber: Dokumentasi Pribadi

Hingga pada tahun 2021 ini, Indonesia sedang berjuang untuk mengakhiri pandemi yang terus bergejolak. Berbagai kebijakan dari pemerintah terus dikeluarkan, mulai dari kebijakan pembatasan interaksi dan mobilisasi sosial, pembatasan kegiatan masyarakat, penutupan tempat-tempat umum, dan pemberlakuan hidup patuh protokol kesehatan covid-19. Selain kebijakan tersebut, ada juga berbagai kebijakan lain dari masing-masing aspek atau bidang kehidupan, seperti pendidikan, industrialisasi, pertahanan dan keamanan, kesehatan, dan aspek atau bidang yang lainnya.

Bidang pendidikan adalah salah satu aspek kehidupan yang banyak melakukan adaptasi dalam pelaksanaannya di masa pandemi Covid-19. Adaptasi tersebut dapat terlihat dari pelaksanaan kegiatan pendidikan, yang awalnya dilaksanakan secara tatap muka (offline) harus dialihkan menjadi daring (online) dengan memanfaatkan media teleconference berbasis internet. Oleh karena itu, tidak sedikit program pendidikan yang harus beradaptasi dalam pelaksanaannya secara daring (online) walaupun secara efektifitas jauh lebih optimal apabila dilaksanakan secara luring (offline).

Mobile_AP_Rectangle 2

Pada tingkat perguruan tinggi secara dominan atau menyeluruh program pendidikan yang diusung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Direktorat Pendidikan Tinggi harus dilaksanakan secara daring, mulai dari program yang bertaraf nasional maupun internasional. Salah satu program pendidikan bertaraf nasional yang bersifat rutin dilaksanakan setiap tahunnya adalah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pada tahun 2021 ini, ada beberapa perubahan dalam pedoman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Direktorat Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Seperti perubahan nama bidang, PKM-Penelitian (PKM-P) pada tahun 2021 diganti menjadi PKM-Riset (PKM-R) dan PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) pada tahun 2021 diubah menjadi PKM-PM sementara PKM Penerapan Teknologi (PKM-T) pada tahun 2021 diubah menjadi PKM-Penerapan IPTEK (PKM-PI). PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK) yang awalnya pada tahun-tahun sebelumnya hanya mengajukan video untuk dinilai dan mendapatkan insentif mulai tahun 2021 ini, PKM-GFK juga turut mengajukan proposal pendanaan untuk menyusun video bagi yang lolos didanai. Selain ada perubahan nama bidang, pada tahun 2021 juga ada penambahan bidang baru yaitu PKM-Karya Inovatif yang kemudian dikenal dengan istilah PKM-KI.

Tahun 2021, Politeknik Negeri Jember telah berhasil mendapatkan pendanaan dari pengajuan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebanyak 15 judul. Jumlah judul yang didanai pada tahun 2021 lebih banyak dari jumlah judul yang didanai pada tahun sebelumnya. Selain itu, pada tahun 2021 Politeknik Negeri Jember juga berhasil mendapatkan peringkat ke-5 setelah Politeknik Negeri Malang sebagai Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi (PTPV) penerima total pendanaan terbanyak. Dari 15 judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos didanai, total pendanaan yang berhasil didapatkan oleh Politeknik Negeri Jember adalah sebanyak Rp 122.508.000.

Salah satu judul proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Jember yang berhasil didanai adalah judul proposal dari Tim PKM-PM “SMARTDISK” dengan skema yang diambil berupa pengabdian kepada masyarakat. Tim PKM-PM tersebut diketuai oleh Rijal Daivu Duri dari Jurusan Produksi Pertanian angkatan 2019 dan beranggotakan empat orang, yaitu Hilda Mutiara Salsabila sebagai anggota 1 dan Sofie Nurtika Wahyuningtyas sebagai anggota 2 dari jurusan Produksi Pertanian angkatan 2019, Lila Ratna Indah Lestari sebagai anggota 3 angkatan 2018 dan Vina Regina Anwar sebagai anggota 4 angkatan 2020 dari jurusan Manajemen Agribisnis.

- Advertisement -

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kemunculan Covid-19 sejak akhir 2019 menjadikan babak baru bagi peradaban manusia. Status Covid-19 yang kemudian berubah menjadi pandemi menjadikan semua negara di dunia seolah-olah sedang berlomba untuk mengakhirinya. Salah satu negara tersebut adalah Indonesia.

Gambar 2. Tim PKM-PM “SMARTDISK” Politeknik Negeri Jember Tahun 2021 Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar 3. Pelaksanaan Salah Satu Kegiatan Program Pengabdian secara Online Menggunakan Media Teleconference Zoom Meeting Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar 4. Dosen Pendamping Tim PKM-PM “SMARTDISK” Sumber: Dokumentasi Pribadi

Hingga pada tahun 2021 ini, Indonesia sedang berjuang untuk mengakhiri pandemi yang terus bergejolak. Berbagai kebijakan dari pemerintah terus dikeluarkan, mulai dari kebijakan pembatasan interaksi dan mobilisasi sosial, pembatasan kegiatan masyarakat, penutupan tempat-tempat umum, dan pemberlakuan hidup patuh protokol kesehatan covid-19. Selain kebijakan tersebut, ada juga berbagai kebijakan lain dari masing-masing aspek atau bidang kehidupan, seperti pendidikan, industrialisasi, pertahanan dan keamanan, kesehatan, dan aspek atau bidang yang lainnya.

Bidang pendidikan adalah salah satu aspek kehidupan yang banyak melakukan adaptasi dalam pelaksanaannya di masa pandemi Covid-19. Adaptasi tersebut dapat terlihat dari pelaksanaan kegiatan pendidikan, yang awalnya dilaksanakan secara tatap muka (offline) harus dialihkan menjadi daring (online) dengan memanfaatkan media teleconference berbasis internet. Oleh karena itu, tidak sedikit program pendidikan yang harus beradaptasi dalam pelaksanaannya secara daring (online) walaupun secara efektifitas jauh lebih optimal apabila dilaksanakan secara luring (offline).

Pada tingkat perguruan tinggi secara dominan atau menyeluruh program pendidikan yang diusung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Direktorat Pendidikan Tinggi harus dilaksanakan secara daring, mulai dari program yang bertaraf nasional maupun internasional. Salah satu program pendidikan bertaraf nasional yang bersifat rutin dilaksanakan setiap tahunnya adalah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pada tahun 2021 ini, ada beberapa perubahan dalam pedoman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Direktorat Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Seperti perubahan nama bidang, PKM-Penelitian (PKM-P) pada tahun 2021 diganti menjadi PKM-Riset (PKM-R) dan PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) pada tahun 2021 diubah menjadi PKM-PM sementara PKM Penerapan Teknologi (PKM-T) pada tahun 2021 diubah menjadi PKM-Penerapan IPTEK (PKM-PI). PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK) yang awalnya pada tahun-tahun sebelumnya hanya mengajukan video untuk dinilai dan mendapatkan insentif mulai tahun 2021 ini, PKM-GFK juga turut mengajukan proposal pendanaan untuk menyusun video bagi yang lolos didanai. Selain ada perubahan nama bidang, pada tahun 2021 juga ada penambahan bidang baru yaitu PKM-Karya Inovatif yang kemudian dikenal dengan istilah PKM-KI.

Tahun 2021, Politeknik Negeri Jember telah berhasil mendapatkan pendanaan dari pengajuan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebanyak 15 judul. Jumlah judul yang didanai pada tahun 2021 lebih banyak dari jumlah judul yang didanai pada tahun sebelumnya. Selain itu, pada tahun 2021 Politeknik Negeri Jember juga berhasil mendapatkan peringkat ke-5 setelah Politeknik Negeri Malang sebagai Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi (PTPV) penerima total pendanaan terbanyak. Dari 15 judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos didanai, total pendanaan yang berhasil didapatkan oleh Politeknik Negeri Jember adalah sebanyak Rp 122.508.000.

Salah satu judul proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Jember yang berhasil didanai adalah judul proposal dari Tim PKM-PM “SMARTDISK” dengan skema yang diambil berupa pengabdian kepada masyarakat. Tim PKM-PM tersebut diketuai oleh Rijal Daivu Duri dari Jurusan Produksi Pertanian angkatan 2019 dan beranggotakan empat orang, yaitu Hilda Mutiara Salsabila sebagai anggota 1 dan Sofie Nurtika Wahyuningtyas sebagai anggota 2 dari jurusan Produksi Pertanian angkatan 2019, Lila Ratna Indah Lestari sebagai anggota 3 angkatan 2018 dan Vina Regina Anwar sebagai anggota 4 angkatan 2020 dari jurusan Manajemen Agribisnis.

SUMBERSARI, RADARJEMBER.ID – Kemunculan Covid-19 sejak akhir 2019 menjadikan babak baru bagi peradaban manusia. Status Covid-19 yang kemudian berubah menjadi pandemi menjadikan semua negara di dunia seolah-olah sedang berlomba untuk mengakhirinya. Salah satu negara tersebut adalah Indonesia.

Gambar 2. Tim PKM-PM “SMARTDISK” Politeknik Negeri Jember Tahun 2021 Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar 3. Pelaksanaan Salah Satu Kegiatan Program Pengabdian secara Online Menggunakan Media Teleconference Zoom Meeting Sumber: Dokumentasi Pribadi
Gambar 4. Dosen Pendamping Tim PKM-PM “SMARTDISK” Sumber: Dokumentasi Pribadi

Hingga pada tahun 2021 ini, Indonesia sedang berjuang untuk mengakhiri pandemi yang terus bergejolak. Berbagai kebijakan dari pemerintah terus dikeluarkan, mulai dari kebijakan pembatasan interaksi dan mobilisasi sosial, pembatasan kegiatan masyarakat, penutupan tempat-tempat umum, dan pemberlakuan hidup patuh protokol kesehatan covid-19. Selain kebijakan tersebut, ada juga berbagai kebijakan lain dari masing-masing aspek atau bidang kehidupan, seperti pendidikan, industrialisasi, pertahanan dan keamanan, kesehatan, dan aspek atau bidang yang lainnya.

Bidang pendidikan adalah salah satu aspek kehidupan yang banyak melakukan adaptasi dalam pelaksanaannya di masa pandemi Covid-19. Adaptasi tersebut dapat terlihat dari pelaksanaan kegiatan pendidikan, yang awalnya dilaksanakan secara tatap muka (offline) harus dialihkan menjadi daring (online) dengan memanfaatkan media teleconference berbasis internet. Oleh karena itu, tidak sedikit program pendidikan yang harus beradaptasi dalam pelaksanaannya secara daring (online) walaupun secara efektifitas jauh lebih optimal apabila dilaksanakan secara luring (offline).

Pada tingkat perguruan tinggi secara dominan atau menyeluruh program pendidikan yang diusung oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Direktorat Pendidikan Tinggi harus dilaksanakan secara daring, mulai dari program yang bertaraf nasional maupun internasional. Salah satu program pendidikan bertaraf nasional yang bersifat rutin dilaksanakan setiap tahunnya adalah Program Kreativitas Mahasiswa (PKM). Pada tahun 2021 ini, ada beberapa perubahan dalam pedoman Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Direktorat Pendidikan Tinggi melalui Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan. Seperti perubahan nama bidang, PKM-Penelitian (PKM-P) pada tahun 2021 diganti menjadi PKM-Riset (PKM-R) dan PKM-Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM-M) pada tahun 2021 diubah menjadi PKM-PM sementara PKM Penerapan Teknologi (PKM-T) pada tahun 2021 diubah menjadi PKM-Penerapan IPTEK (PKM-PI). PKM Gagasan Futuristik Konstruktif (PKM-GFK) yang awalnya pada tahun-tahun sebelumnya hanya mengajukan video untuk dinilai dan mendapatkan insentif mulai tahun 2021 ini, PKM-GFK juga turut mengajukan proposal pendanaan untuk menyusun video bagi yang lolos didanai. Selain ada perubahan nama bidang, pada tahun 2021 juga ada penambahan bidang baru yaitu PKM-Karya Inovatif yang kemudian dikenal dengan istilah PKM-KI.

Tahun 2021, Politeknik Negeri Jember telah berhasil mendapatkan pendanaan dari pengajuan proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) sebanyak 15 judul. Jumlah judul yang didanai pada tahun 2021 lebih banyak dari jumlah judul yang didanai pada tahun sebelumnya. Selain itu, pada tahun 2021 Politeknik Negeri Jember juga berhasil mendapatkan peringkat ke-5 setelah Politeknik Negeri Malang sebagai Perguruan Tinggi Pendidikan Vokasi (PTPV) penerima total pendanaan terbanyak. Dari 15 judul Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) yang lolos didanai, total pendanaan yang berhasil didapatkan oleh Politeknik Negeri Jember adalah sebanyak Rp 122.508.000.

Salah satu judul proposal Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) Politeknik Negeri Jember yang berhasil didanai adalah judul proposal dari Tim PKM-PM “SMARTDISK” dengan skema yang diambil berupa pengabdian kepada masyarakat. Tim PKM-PM tersebut diketuai oleh Rijal Daivu Duri dari Jurusan Produksi Pertanian angkatan 2019 dan beranggotakan empat orang, yaitu Hilda Mutiara Salsabila sebagai anggota 1 dan Sofie Nurtika Wahyuningtyas sebagai anggota 2 dari jurusan Produksi Pertanian angkatan 2019, Lila Ratna Indah Lestari sebagai anggota 3 angkatan 2018 dan Vina Regina Anwar sebagai anggota 4 angkatan 2020 dari jurusan Manajemen Agribisnis.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/