alexametrics
22.3 C
Jember
Tuesday, 9 August 2022

2.294 Mahasiswa Unej KKN di Empat Kabupaten

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 2.294 mahasiswa Unej mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler periode II tahun akademik 2021/2022. Pelepasan para duta Unej itu ditandai dengan upacara penerjunan oleh Wakil Rektor I Unej Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni mewakili Rektor Unej di lapangan upacara Kampus Tegalboto, kemarin (20/7).

Unej Bakal Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru

Dari data yang ada, 1.342 mahasiswa akan melaksanakan KKN di Bondowoso, 460 orang akan berada di Situbondo, 452 orang di Lumajang, sementara 40 mahasiswa akan bertugas di Pasuruan. Wakil Rektor I Prof Slamin memberikan dua pesan kepada seluruh peserta KKN reguler periode II. Pertama, selalu menjaga nama baik almamater Unej dengan cara berlaku sopan dalam setiap kegiatan beraktualisasi bersama warga desa. Perlu diingat di dunia nyata, masyarakat desa memiliki keragaman sehingga mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk memahami adat istiadat setempat agar berhasil melaksanakan program yang sudah disusun.

Mobile_AP_Rectangle 2

Prof Slamin juga mengingatkan mahasiswa agar selalu mentaati protokol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. “Kedua, pergunakan bekal ilmu yang sudah diterima di kampus untuk turut memberikan solusi bagi problema nyata masyarakat. Salah satu caranya dengan membangun kerja sama tim. Pasalnya, dalam satu kelompok beranggotakan mahasiswa dari berbagai fakultas dengan bekal ilmu masing-masing,” ucapnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 2.294 mahasiswa Unej mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler periode II tahun akademik 2021/2022. Pelepasan para duta Unej itu ditandai dengan upacara penerjunan oleh Wakil Rektor I Unej Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni mewakili Rektor Unej di lapangan upacara Kampus Tegalboto, kemarin (20/7).

Unej Bakal Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru

Dari data yang ada, 1.342 mahasiswa akan melaksanakan KKN di Bondowoso, 460 orang akan berada di Situbondo, 452 orang di Lumajang, sementara 40 mahasiswa akan bertugas di Pasuruan. Wakil Rektor I Prof Slamin memberikan dua pesan kepada seluruh peserta KKN reguler periode II. Pertama, selalu menjaga nama baik almamater Unej dengan cara berlaku sopan dalam setiap kegiatan beraktualisasi bersama warga desa. Perlu diingat di dunia nyata, masyarakat desa memiliki keragaman sehingga mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk memahami adat istiadat setempat agar berhasil melaksanakan program yang sudah disusun.

Prof Slamin juga mengingatkan mahasiswa agar selalu mentaati protokol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. “Kedua, pergunakan bekal ilmu yang sudah diterima di kampus untuk turut memberikan solusi bagi problema nyata masyarakat. Salah satu caranya dengan membangun kerja sama tim. Pasalnya, dalam satu kelompok beranggotakan mahasiswa dari berbagai fakultas dengan bekal ilmu masing-masing,” ucapnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID – Sebanyak 2.294 mahasiswa Unej mengikuti kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) reguler periode II tahun akademik 2021/2022. Pelepasan para duta Unej itu ditandai dengan upacara penerjunan oleh Wakil Rektor I Unej Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni mewakili Rektor Unej di lapangan upacara Kampus Tegalboto, kemarin (20/7).

Unej Bakal Kukuhkan Tiga Guru Besar Baru

Dari data yang ada, 1.342 mahasiswa akan melaksanakan KKN di Bondowoso, 460 orang akan berada di Situbondo, 452 orang di Lumajang, sementara 40 mahasiswa akan bertugas di Pasuruan. Wakil Rektor I Prof Slamin memberikan dua pesan kepada seluruh peserta KKN reguler periode II. Pertama, selalu menjaga nama baik almamater Unej dengan cara berlaku sopan dalam setiap kegiatan beraktualisasi bersama warga desa. Perlu diingat di dunia nyata, masyarakat desa memiliki keragaman sehingga mahasiswa perlu memiliki kemampuan untuk memahami adat istiadat setempat agar berhasil melaksanakan program yang sudah disusun.

Prof Slamin juga mengingatkan mahasiswa agar selalu mentaati protokol kesehatan, mengingat pandemi Covid-19 belum berakhir. “Kedua, pergunakan bekal ilmu yang sudah diterima di kampus untuk turut memberikan solusi bagi problema nyata masyarakat. Salah satu caranya dengan membangun kerja sama tim. Pasalnya, dalam satu kelompok beranggotakan mahasiswa dari berbagai fakultas dengan bekal ilmu masing-masing,” ucapnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/