alexametrics
27.8 C
Jember
Tuesday, 24 May 2022

UM Jember Dorong UMKM Naik Kelas dengan Inkubator Bisnis

Mobile_AP_Rectangle 1

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Universitas Muhammadiyah (UM) Jember mulai melebarkan perannya dalam mengembangkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya dengan membuka pelatihan Incubator Business Class (IBC) UM Jember 2021.

Ketua Inkubator Bisnis UM Jember Dr Haris Hermawan menjelaskan, dalam pelatihan perdana itu, diikuti oleh 20 peserta. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa, alumni, dan pelaku UMKM. “Mereka mengikuti selama sehari. Setelah itu, akan diberikan pembinaan berkelanjutan,” terang Haris.

Ia menjelaskan, berjalannya program itu memang gratis. Namun untuk peserta, ada beberapa ketentuan dan seleksi yang diberlakukan. Rata-rata, para peserta adalah pebisnis pemula, dan ada pula yang pebisnis menengah.

Mobile_AP_Rectangle 2

Selanjutnya, pasca pelatihan itu, para peserta juga akan mendapatkan pendamping khusus oleh Tim Inkubator UM Jember dengan kompetensinya di masing-masing dunia bisnis. Mereka akan diarahkan agar mampu mendesain perencanaan bisnisnya, hingga bisa terkoneksi dengan perusahaan atau instansi yang sudah bermitra dengan Inkubator Bisnis UM Jember.

Selain itu, lanjut Haris, selama pendampingan dari pra start up, start up, scale up, hingga expand bisnis, mereka akan dinilai dengan berbagai standar khusus. Bahkan juga akan mendapatkan legalitas dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). “Jadi pendampingannya berkelanjutan. Bisa cepat bisa lama,” tambahnya.

- Advertisement -

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Universitas Muhammadiyah (UM) Jember mulai melebarkan perannya dalam mengembangkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya dengan membuka pelatihan Incubator Business Class (IBC) UM Jember 2021.

Ketua Inkubator Bisnis UM Jember Dr Haris Hermawan menjelaskan, dalam pelatihan perdana itu, diikuti oleh 20 peserta. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa, alumni, dan pelaku UMKM. “Mereka mengikuti selama sehari. Setelah itu, akan diberikan pembinaan berkelanjutan,” terang Haris.

Ia menjelaskan, berjalannya program itu memang gratis. Namun untuk peserta, ada beberapa ketentuan dan seleksi yang diberlakukan. Rata-rata, para peserta adalah pebisnis pemula, dan ada pula yang pebisnis menengah.

Selanjutnya, pasca pelatihan itu, para peserta juga akan mendapatkan pendamping khusus oleh Tim Inkubator UM Jember dengan kompetensinya di masing-masing dunia bisnis. Mereka akan diarahkan agar mampu mendesain perencanaan bisnisnya, hingga bisa terkoneksi dengan perusahaan atau instansi yang sudah bermitra dengan Inkubator Bisnis UM Jember.

Selain itu, lanjut Haris, selama pendampingan dari pra start up, start up, scale up, hingga expand bisnis, mereka akan dinilai dengan berbagai standar khusus. Bahkan juga akan mendapatkan legalitas dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). “Jadi pendampingannya berkelanjutan. Bisa cepat bisa lama,” tambahnya.

JEMBER, RADARJEMBER.ID– Universitas Muhammadiyah (UM) Jember mulai melebarkan perannya dalam mengembangkan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Salah satunya dengan membuka pelatihan Incubator Business Class (IBC) UM Jember 2021.

Ketua Inkubator Bisnis UM Jember Dr Haris Hermawan menjelaskan, dalam pelatihan perdana itu, diikuti oleh 20 peserta. Mereka berasal dari kalangan mahasiswa, alumni, dan pelaku UMKM. “Mereka mengikuti selama sehari. Setelah itu, akan diberikan pembinaan berkelanjutan,” terang Haris.

Ia menjelaskan, berjalannya program itu memang gratis. Namun untuk peserta, ada beberapa ketentuan dan seleksi yang diberlakukan. Rata-rata, para peserta adalah pebisnis pemula, dan ada pula yang pebisnis menengah.

Selanjutnya, pasca pelatihan itu, para peserta juga akan mendapatkan pendamping khusus oleh Tim Inkubator UM Jember dengan kompetensinya di masing-masing dunia bisnis. Mereka akan diarahkan agar mampu mendesain perencanaan bisnisnya, hingga bisa terkoneksi dengan perusahaan atau instansi yang sudah bermitra dengan Inkubator Bisnis UM Jember.

Selain itu, lanjut Haris, selama pendampingan dari pra start up, start up, scale up, hingga expand bisnis, mereka akan dinilai dengan berbagai standar khusus. Bahkan juga akan mendapatkan legalitas dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). “Jadi pendampingannya berkelanjutan. Bisa cepat bisa lama,” tambahnya.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/