26.9 C
Jember
Sunday, 4 June 2023

Perisai Menjadi Ujung Tombak BP Jamsostek Cabang Bondowoso

Mobile_AP_Rectangle 1

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) memberi pembekalan kepada 26 dari total 40 orang Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indonesia). Agenda itu berlangsung di aula Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Senin (20/3).

Sebagai mitra, Perisai bakal menjadi ujung tombak BP Jamsostek dalam membantu menyebarluaskan informasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi dengan Disparbudpora dan KONI

Mobile_AP_Rectangle 2

Acara pembekalan Perisai yang bertema “Kenal Lebih Dekat Perisai BPJS Ketenagakerjaan” menjadi ajang silaturahmi, bertukar pengalaman, evaluasi, sekaligus pengenalan Perisai baru dan Perisai lama.

“Keberadaan Perisai sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan memiliki tugas sangat mulia, membantu menyebarluaskan informasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat secara luas, hingga ke pelosok desa,” tutur Hadi Susanto, Kepala BP Jamsostek Cabang Bondowoso.

Menurut dia, jaminan sosial merupakan salah satu program strategis nasional, sudah sepatutnya masyarakat mengetahui program ini karena negara sudah membuat sistemnya. “Masyarakat tinggal mengikuti programnya saja,” imbuhnya.

Dengan adanya Perisai yang tersebar di desa, warga di wilayah perdesaan yang ingin mengakses layanan negara melalui BPJS Ketenagakerjaan, tidak perlu repot jauh-jauh datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Cukup melalui Perisai di wilayahnya, warga bisa mendaftar jaminan sosial ketenagakerjaan.

Untuk pembayaran iuran, lanjutannya, warga bisa membayarnya melalui Perisai tersebut maupun melalui Kantor Pos, bank dan agen perbankan seperti Brilink, Agen46, Agen Laku Pandai Bank Jatim, atau pembayaran online melalui OVO, LinkAja dan sejenisnya.

Harapan ke depan, Perisai ada di setiap desa/kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu repot mencari informasi tentang BPJS Ketenagakerjaan, mendaftar maupun melakukan pembayaran iuran bulanan.

Peluangnya masih sangat terbuka, siapapun bisa menjadi mitra BPJS Ketenagakerjaan melalui Perisai ini, tentunya melalui screening dan tes tertentu. Sebagai bentuk kerjasama, setiap bulannya masing-masing Perisai akan mendapat insentif atau penghasilan tambahan, sebagai jerih payahnya mengedukasi dan mendaftarkan warga di sekitarnya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Insentif disesuaikan hasil pendaftaran peserta melalui akun Perisai. Potensi calon peserta BP Jamsostek di Bondowoso untuk pekerja informal masih sangat besar, baru 3 persen dari 220 ribu pekerja informal yang sudah tercover jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. (ika)

Editor: Mahrus Sholih

- Advertisement -

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) memberi pembekalan kepada 26 dari total 40 orang Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indonesia). Agenda itu berlangsung di aula Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Senin (20/3).

Sebagai mitra, Perisai bakal menjadi ujung tombak BP Jamsostek dalam membantu menyebarluaskan informasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi dengan Disparbudpora dan KONI

Acara pembekalan Perisai yang bertema “Kenal Lebih Dekat Perisai BPJS Ketenagakerjaan” menjadi ajang silaturahmi, bertukar pengalaman, evaluasi, sekaligus pengenalan Perisai baru dan Perisai lama.

“Keberadaan Perisai sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan memiliki tugas sangat mulia, membantu menyebarluaskan informasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat secara luas, hingga ke pelosok desa,” tutur Hadi Susanto, Kepala BP Jamsostek Cabang Bondowoso.

Menurut dia, jaminan sosial merupakan salah satu program strategis nasional, sudah sepatutnya masyarakat mengetahui program ini karena negara sudah membuat sistemnya. “Masyarakat tinggal mengikuti programnya saja,” imbuhnya.

Dengan adanya Perisai yang tersebar di desa, warga di wilayah perdesaan yang ingin mengakses layanan negara melalui BPJS Ketenagakerjaan, tidak perlu repot jauh-jauh datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Cukup melalui Perisai di wilayahnya, warga bisa mendaftar jaminan sosial ketenagakerjaan.

Untuk pembayaran iuran, lanjutannya, warga bisa membayarnya melalui Perisai tersebut maupun melalui Kantor Pos, bank dan agen perbankan seperti Brilink, Agen46, Agen Laku Pandai Bank Jatim, atau pembayaran online melalui OVO, LinkAja dan sejenisnya.

Harapan ke depan, Perisai ada di setiap desa/kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu repot mencari informasi tentang BPJS Ketenagakerjaan, mendaftar maupun melakukan pembayaran iuran bulanan.

Peluangnya masih sangat terbuka, siapapun bisa menjadi mitra BPJS Ketenagakerjaan melalui Perisai ini, tentunya melalui screening dan tes tertentu. Sebagai bentuk kerjasama, setiap bulannya masing-masing Perisai akan mendapat insentif atau penghasilan tambahan, sebagai jerih payahnya mengedukasi dan mendaftarkan warga di sekitarnya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Insentif disesuaikan hasil pendaftaran peserta melalui akun Perisai. Potensi calon peserta BP Jamsostek di Bondowoso untuk pekerja informal masih sangat besar, baru 3 persen dari 220 ribu pekerja informal yang sudah tercover jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. (ika)

Editor: Mahrus Sholih

BONDOWOSO, RADARJEMBER.ID – Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (BP Jamsostek) memberi pembekalan kepada 26 dari total 40 orang Perisai (Penggerak Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Indonesia). Agenda itu berlangsung di aula Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan, Senin (20/3).

Sebagai mitra, Perisai bakal menjadi ujung tombak BP Jamsostek dalam membantu menyebarluaskan informasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

BACA JUGA: BPJS Ketenagakerjaan Kolaborasi dengan Disparbudpora dan KONI

Acara pembekalan Perisai yang bertema “Kenal Lebih Dekat Perisai BPJS Ketenagakerjaan” menjadi ajang silaturahmi, bertukar pengalaman, evaluasi, sekaligus pengenalan Perisai baru dan Perisai lama.

“Keberadaan Perisai sebagai mitra BPJS Ketenagakerjaan memiliki tugas sangat mulia, membantu menyebarluaskan informasi jaminan sosial ketenagakerjaan kepada masyarakat secara luas, hingga ke pelosok desa,” tutur Hadi Susanto, Kepala BP Jamsostek Cabang Bondowoso.

Menurut dia, jaminan sosial merupakan salah satu program strategis nasional, sudah sepatutnya masyarakat mengetahui program ini karena negara sudah membuat sistemnya. “Masyarakat tinggal mengikuti programnya saja,” imbuhnya.

Dengan adanya Perisai yang tersebar di desa, warga di wilayah perdesaan yang ingin mengakses layanan negara melalui BPJS Ketenagakerjaan, tidak perlu repot jauh-jauh datang ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Cukup melalui Perisai di wilayahnya, warga bisa mendaftar jaminan sosial ketenagakerjaan.

Untuk pembayaran iuran, lanjutannya, warga bisa membayarnya melalui Perisai tersebut maupun melalui Kantor Pos, bank dan agen perbankan seperti Brilink, Agen46, Agen Laku Pandai Bank Jatim, atau pembayaran online melalui OVO, LinkAja dan sejenisnya.

Harapan ke depan, Perisai ada di setiap desa/kelurahan di seluruh wilayah Kabupaten Bondowoso. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu repot mencari informasi tentang BPJS Ketenagakerjaan, mendaftar maupun melakukan pembayaran iuran bulanan.

Peluangnya masih sangat terbuka, siapapun bisa menjadi mitra BPJS Ketenagakerjaan melalui Perisai ini, tentunya melalui screening dan tes tertentu. Sebagai bentuk kerjasama, setiap bulannya masing-masing Perisai akan mendapat insentif atau penghasilan tambahan, sebagai jerih payahnya mengedukasi dan mendaftarkan warga di sekitarnya sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Insentif disesuaikan hasil pendaftaran peserta melalui akun Perisai. Potensi calon peserta BP Jamsostek di Bondowoso untuk pekerja informal masih sangat besar, baru 3 persen dari 220 ribu pekerja informal yang sudah tercover jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan. (ika)

Editor: Mahrus Sholih

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca