alexametrics
29 C
Jember
Sunday, 26 June 2022

Lulusan Diharapkan Mampu Bersaing di Era Society 5.0

Universitas Moch. Sroedji Jember Gelar Wisuda Sarjana Ke-33

Mobile_AP_Rectangle 1

Tak hanya itu, dia mengatakan, mahasiswa di UMSJ juga banyak yang berasal dari luar daerah ataupun luar pulau Jawa, seperti Gorontalo, Makassar, Banyuasin, dan dari daerah-daerah lain di Indonesia. “Ini mengindikasikan bahwa Saudara semua adalah pejuang-pejuang tangguh yang siap mengayomi masyarakat di mana pun Saudara berada,” tuturnya.

Menurut Hasan, yang luar biasa dalam wisuda kali ini adalah adanya wisudawan tertua dengan usia tertua 71 tahun yakni Ernati dan wisudawan termuda pada usia 22 tahun yakni Ayu Bela Saputri, keduanya dari FKIP. “Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” harapnya.
Pada kesempatan itu Rektor Kampus yang ada di Jalan Sriwijaya itu juga mengapresiasi seluruh dosen dan karyawan bahwa di tengah situasi yang sulit ini masih bisa melakukan sesuatu yang positif sehingga semua harapan bisa diwujudkan. Juga penghargaan kepada pemerintah yang telah memberikan total 735 beasiswa, sehingga dapat meminimalisasi mahasiswa yang drop out karena tidak mampu membayar. “Kami atas nama lembaga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para stakeholders, baik internal maupun eksternal dalam pelaksanaan proses belajar dan mengajar di UMSJ. Pemkab Jember punya program untuk mewujudkan SDM unggul, yakni pemberian 420 beasiswa kepada mahasiswa UMSJ. Selain itu dari pemerintah pusat 90 beasiswa bidik misi/KIP dan 225 orang mendapat beasiswa yang terdampak Covid-19. Ini sangat membantu kelangsungan belajar para mahasiswa,” tuturnya.

Hasan juga berpesan kepada para wisudawan bahwa persaingan setelah lulus akan sangatlah berat, maka di mana pun ada kesempatan berkarir, hal itu adalah bagian yang bisa diperjuangkan. Dan bagi wisudawan yang sudah bekerja, jangan sampai performance kerjanya semakin jelek. “Kami justru berharap bahwa leadership-nya tertunjukkan dengan baik, dan menunjukkan semangat kerja pada lingkungannya bahwa lulusan Mochammad Sroedji bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara,” harapnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Acara wisuda yang digelar mulai pukul 08.00 tersebut juga dihadiri pihak muspika, Satgas Covid-19, dan Bupati Jember yang diwakili Kepala Bakesbangpol Edi Budi Susilo. Menurut ketua panitia wisuda sarjana S1 ke-33  UMSJ Ir Moh. Ardani MT, acara yang digelar di Gedung Serba Guna PKPSO Kaliwates tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dikarenakan masih dalam kondisi pandemi. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah  bekerja keras menyiapkan acara ini dari awal sampai saat ini tanpa mengenal lelah meskipun dengan protokol kesehatan ketat dalam kondisi pandemi Covid 19, namun  tidak menyurutkan semangat panitia dan wisudawan untuk tetap melaksanakan wisuda meskipun sempat tertunda menunggu zona aman,” katanya.

Dari total lulusan UMSJ yang diwisuda meliputi Fakultas Hukum 24 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 8 wisudawan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 34 wisudawan, Fakultas Pertanian 18 wisudawan, Fakultas Ekonomi 116 wisudawan, dan Fakultas Teknik 11 wisudawan. Sedangkan mahasiswa berprestasi dari masing-masing fakultas adalah Faisol Anwar (FH) IPK (3,73), Qusnul Khotimah (FISIP) IPK (3,51), Fifi Indah Lestari (FKIP) IPK (3,68) Muhammad Haved Muhdor (FP) IPK (3,73), Achmad Rifa’I (FE) IPK (3,78), Resa Firdausi Akbar (FT) IPK (3,36). (ye)

 

- Advertisement -

Tak hanya itu, dia mengatakan, mahasiswa di UMSJ juga banyak yang berasal dari luar daerah ataupun luar pulau Jawa, seperti Gorontalo, Makassar, Banyuasin, dan dari daerah-daerah lain di Indonesia. “Ini mengindikasikan bahwa Saudara semua adalah pejuang-pejuang tangguh yang siap mengayomi masyarakat di mana pun Saudara berada,” tuturnya.

Menurut Hasan, yang luar biasa dalam wisuda kali ini adalah adanya wisudawan tertua dengan usia tertua 71 tahun yakni Ernati dan wisudawan termuda pada usia 22 tahun yakni Ayu Bela Saputri, keduanya dari FKIP. “Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” harapnya.
Pada kesempatan itu Rektor Kampus yang ada di Jalan Sriwijaya itu juga mengapresiasi seluruh dosen dan karyawan bahwa di tengah situasi yang sulit ini masih bisa melakukan sesuatu yang positif sehingga semua harapan bisa diwujudkan. Juga penghargaan kepada pemerintah yang telah memberikan total 735 beasiswa, sehingga dapat meminimalisasi mahasiswa yang drop out karena tidak mampu membayar. “Kami atas nama lembaga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para stakeholders, baik internal maupun eksternal dalam pelaksanaan proses belajar dan mengajar di UMSJ. Pemkab Jember punya program untuk mewujudkan SDM unggul, yakni pemberian 420 beasiswa kepada mahasiswa UMSJ. Selain itu dari pemerintah pusat 90 beasiswa bidik misi/KIP dan 225 orang mendapat beasiswa yang terdampak Covid-19. Ini sangat membantu kelangsungan belajar para mahasiswa,” tuturnya.

Hasan juga berpesan kepada para wisudawan bahwa persaingan setelah lulus akan sangatlah berat, maka di mana pun ada kesempatan berkarir, hal itu adalah bagian yang bisa diperjuangkan. Dan bagi wisudawan yang sudah bekerja, jangan sampai performance kerjanya semakin jelek. “Kami justru berharap bahwa leadership-nya tertunjukkan dengan baik, dan menunjukkan semangat kerja pada lingkungannya bahwa lulusan Mochammad Sroedji bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara,” harapnya.

Acara wisuda yang digelar mulai pukul 08.00 tersebut juga dihadiri pihak muspika, Satgas Covid-19, dan Bupati Jember yang diwakili Kepala Bakesbangpol Edi Budi Susilo. Menurut ketua panitia wisuda sarjana S1 ke-33  UMSJ Ir Moh. Ardani MT, acara yang digelar di Gedung Serba Guna PKPSO Kaliwates tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dikarenakan masih dalam kondisi pandemi. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah  bekerja keras menyiapkan acara ini dari awal sampai saat ini tanpa mengenal lelah meskipun dengan protokol kesehatan ketat dalam kondisi pandemi Covid 19, namun  tidak menyurutkan semangat panitia dan wisudawan untuk tetap melaksanakan wisuda meskipun sempat tertunda menunggu zona aman,” katanya.

Dari total lulusan UMSJ yang diwisuda meliputi Fakultas Hukum 24 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 8 wisudawan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 34 wisudawan, Fakultas Pertanian 18 wisudawan, Fakultas Ekonomi 116 wisudawan, dan Fakultas Teknik 11 wisudawan. Sedangkan mahasiswa berprestasi dari masing-masing fakultas adalah Faisol Anwar (FH) IPK (3,73), Qusnul Khotimah (FISIP) IPK (3,51), Fifi Indah Lestari (FKIP) IPK (3,68) Muhammad Haved Muhdor (FP) IPK (3,73), Achmad Rifa’I (FE) IPK (3,78), Resa Firdausi Akbar (FT) IPK (3,36). (ye)

 

Tak hanya itu, dia mengatakan, mahasiswa di UMSJ juga banyak yang berasal dari luar daerah ataupun luar pulau Jawa, seperti Gorontalo, Makassar, Banyuasin, dan dari daerah-daerah lain di Indonesia. “Ini mengindikasikan bahwa Saudara semua adalah pejuang-pejuang tangguh yang siap mengayomi masyarakat di mana pun Saudara berada,” tuturnya.

Menurut Hasan, yang luar biasa dalam wisuda kali ini adalah adanya wisudawan tertua dengan usia tertua 71 tahun yakni Ernati dan wisudawan termuda pada usia 22 tahun yakni Ayu Bela Saputri, keduanya dari FKIP. “Mudah-mudahan hal ini bisa menjadi inspirasi bagi kita semua,” harapnya.
Pada kesempatan itu Rektor Kampus yang ada di Jalan Sriwijaya itu juga mengapresiasi seluruh dosen dan karyawan bahwa di tengah situasi yang sulit ini masih bisa melakukan sesuatu yang positif sehingga semua harapan bisa diwujudkan. Juga penghargaan kepada pemerintah yang telah memberikan total 735 beasiswa, sehingga dapat meminimalisasi mahasiswa yang drop out karena tidak mampu membayar. “Kami atas nama lembaga menyampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada para stakeholders, baik internal maupun eksternal dalam pelaksanaan proses belajar dan mengajar di UMSJ. Pemkab Jember punya program untuk mewujudkan SDM unggul, yakni pemberian 420 beasiswa kepada mahasiswa UMSJ. Selain itu dari pemerintah pusat 90 beasiswa bidik misi/KIP dan 225 orang mendapat beasiswa yang terdampak Covid-19. Ini sangat membantu kelangsungan belajar para mahasiswa,” tuturnya.

Hasan juga berpesan kepada para wisudawan bahwa persaingan setelah lulus akan sangatlah berat, maka di mana pun ada kesempatan berkarir, hal itu adalah bagian yang bisa diperjuangkan. Dan bagi wisudawan yang sudah bekerja, jangan sampai performance kerjanya semakin jelek. “Kami justru berharap bahwa leadership-nya tertunjukkan dengan baik, dan menunjukkan semangat kerja pada lingkungannya bahwa lulusan Mochammad Sroedji bisa berkontribusi untuk bangsa dan negara,” harapnya.

Acara wisuda yang digelar mulai pukul 08.00 tersebut juga dihadiri pihak muspika, Satgas Covid-19, dan Bupati Jember yang diwakili Kepala Bakesbangpol Edi Budi Susilo. Menurut ketua panitia wisuda sarjana S1 ke-33  UMSJ Ir Moh. Ardani MT, acara yang digelar di Gedung Serba Guna PKPSO Kaliwates tersebut tetap menerapkan protokol kesehatan ketat dikarenakan masih dalam kondisi pandemi. “Kami ucapkan terima kasih kepada seluruh panitia yang telah  bekerja keras menyiapkan acara ini dari awal sampai saat ini tanpa mengenal lelah meskipun dengan protokol kesehatan ketat dalam kondisi pandemi Covid 19, namun  tidak menyurutkan semangat panitia dan wisudawan untuk tetap melaksanakan wisuda meskipun sempat tertunda menunggu zona aman,” katanya.

Dari total lulusan UMSJ yang diwisuda meliputi Fakultas Hukum 24 wisudawan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) 8 wisudawan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) 34 wisudawan, Fakultas Pertanian 18 wisudawan, Fakultas Ekonomi 116 wisudawan, dan Fakultas Teknik 11 wisudawan. Sedangkan mahasiswa berprestasi dari masing-masing fakultas adalah Faisol Anwar (FH) IPK (3,73), Qusnul Khotimah (FISIP) IPK (3,51), Fifi Indah Lestari (FKIP) IPK (3,68) Muhammad Haved Muhdor (FP) IPK (3,73), Achmad Rifa’I (FE) IPK (3,78), Resa Firdausi Akbar (FT) IPK (3,36). (ye)

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/