alexametrics
26.5 C
Jember
Wednesday, 29 June 2022

Nantikan Penampilan memukau Peserta di Taman Botani

Peserta Bakal Tampil di Taman Botani Sukorambi. Tampilkan Kreasi Batik Khas Jember untuk Indonesia

Mobile_AP_Rectangle 1

Terlepas dari proses pembuatannya, adanya lomba batik juga dapat memberi tahu kesiapan para peserta apakah mereka siap dipromosikan atau tidak. Sebab, dalam lomba batik juga diperlukan presentasi yang menjelaskan makna atau filosofi batik yang diciptakan. “Ini juga sebuah jalan yang mempersingkat orang-orang, untuk memilih di mana kita harus mencari batik yang terbaik. Jadi, kita tidak perlu mencari ke desa-desa satu per satu, karena melalui kompetisi ini akan ketahuan batik mana yang terbaik,” papar Febrian.

Dia juga mengatakan, sebagai karya seni yang termasuk dalam industri kreatif, sudah seharusnya batik khas Jember dikenali oleh masyarakat secara global. Sebab, Jember tak akan lengkap jika hanya dikenal sebagai kota karnaval, cerutu, kopi, tembakau, kakao, dan wisata alam. Namun, sudah saatnya Jember juga dikenali sebagai kabupaten penghasil batik.

“Jember tidak sekadar laut, kopi, cerutu. Kita punya banyak materi di sini, dan kita punya jati diri sendiri. Jember terkenal dengan tembakaunya, karnavalnya juga oke, cokelatnya juga. Bahkan warna sebuah kopi atau cokelat yang punya banyak warna, itu jika disajikan dalam bentuk batik, pasti sangat indah. Makanya, ke depan, Jember juga harus bisa dikenal karena batiknya,” jelasnya.

Mobile_AP_Rectangle 2

Istimewanya, ajang bergengsi tingkat kabupaten tersebut bakal digelar di Taman Botani Sukorambi. Di mana para nomine lomba fashion batik yang terpilih akan tampil secara langsung di taman wisata dengan konsep rekreasi sambil belajar, yang terletak di Jalan Mujahir, Sukorambi, itu.

Reporter : Delfi Nihaya

Fotografer : Tri Joko

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

 

- Advertisement -

Terlepas dari proses pembuatannya, adanya lomba batik juga dapat memberi tahu kesiapan para peserta apakah mereka siap dipromosikan atau tidak. Sebab, dalam lomba batik juga diperlukan presentasi yang menjelaskan makna atau filosofi batik yang diciptakan. “Ini juga sebuah jalan yang mempersingkat orang-orang, untuk memilih di mana kita harus mencari batik yang terbaik. Jadi, kita tidak perlu mencari ke desa-desa satu per satu, karena melalui kompetisi ini akan ketahuan batik mana yang terbaik,” papar Febrian.

Dia juga mengatakan, sebagai karya seni yang termasuk dalam industri kreatif, sudah seharusnya batik khas Jember dikenali oleh masyarakat secara global. Sebab, Jember tak akan lengkap jika hanya dikenal sebagai kota karnaval, cerutu, kopi, tembakau, kakao, dan wisata alam. Namun, sudah saatnya Jember juga dikenali sebagai kabupaten penghasil batik.

“Jember tidak sekadar laut, kopi, cerutu. Kita punya banyak materi di sini, dan kita punya jati diri sendiri. Jember terkenal dengan tembakaunya, karnavalnya juga oke, cokelatnya juga. Bahkan warna sebuah kopi atau cokelat yang punya banyak warna, itu jika disajikan dalam bentuk batik, pasti sangat indah. Makanya, ke depan, Jember juga harus bisa dikenal karena batiknya,” jelasnya.

Istimewanya, ajang bergengsi tingkat kabupaten tersebut bakal digelar di Taman Botani Sukorambi. Di mana para nomine lomba fashion batik yang terpilih akan tampil secara langsung di taman wisata dengan konsep rekreasi sambil belajar, yang terletak di Jalan Mujahir, Sukorambi, itu.

Reporter : Delfi Nihaya

Fotografer : Tri Joko

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

 

Terlepas dari proses pembuatannya, adanya lomba batik juga dapat memberi tahu kesiapan para peserta apakah mereka siap dipromosikan atau tidak. Sebab, dalam lomba batik juga diperlukan presentasi yang menjelaskan makna atau filosofi batik yang diciptakan. “Ini juga sebuah jalan yang mempersingkat orang-orang, untuk memilih di mana kita harus mencari batik yang terbaik. Jadi, kita tidak perlu mencari ke desa-desa satu per satu, karena melalui kompetisi ini akan ketahuan batik mana yang terbaik,” papar Febrian.

Dia juga mengatakan, sebagai karya seni yang termasuk dalam industri kreatif, sudah seharusnya batik khas Jember dikenali oleh masyarakat secara global. Sebab, Jember tak akan lengkap jika hanya dikenal sebagai kota karnaval, cerutu, kopi, tembakau, kakao, dan wisata alam. Namun, sudah saatnya Jember juga dikenali sebagai kabupaten penghasil batik.

“Jember tidak sekadar laut, kopi, cerutu. Kita punya banyak materi di sini, dan kita punya jati diri sendiri. Jember terkenal dengan tembakaunya, karnavalnya juga oke, cokelatnya juga. Bahkan warna sebuah kopi atau cokelat yang punya banyak warna, itu jika disajikan dalam bentuk batik, pasti sangat indah. Makanya, ke depan, Jember juga harus bisa dikenal karena batiknya,” jelasnya.

Istimewanya, ajang bergengsi tingkat kabupaten tersebut bakal digelar di Taman Botani Sukorambi. Di mana para nomine lomba fashion batik yang terpilih akan tampil secara langsung di taman wisata dengan konsep rekreasi sambil belajar, yang terletak di Jalan Mujahir, Sukorambi, itu.

Reporter : Delfi Nihaya

Fotografer : Tri Joko

Editor : Lintang Anis Bena Kinanti

 

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/