alexametrics
29.6 C
Jember
Saturday, 20 August 2022

Pemulihan Ekonomi dan Daya Saing Industri Indonesia Mendapat Apresiasi

Dalam Pertemuan antara Menko Perekonomian dengan AmCham dan Pelaku Usaha AS

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pertemuan virtual antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan American Chambers of Commerce in Indonesia (AmCham) telah diselenggarakan, Rabu (20/7).

Pada pertemuan tersebut, hadir 18 pimpinan perusahaan besar Amerika Serikat (AS) yang merupakan anggota AmCham Indonesia. Delegasi AmCham Indonesia dipimpin oleh Managing Director of AmCham Indonesia Mr Lin Neumann dan Founder of Castle Asia Mr James Castle, yang bertindak sebagai moderator.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas isu-isu yang cukup luas antara lain mencakup perluasan iklim investasi dan dukungan partisipasi pelaku usaha termasuk pihak swasta AS dalam membantu pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing industri, perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas UU Cipta Kerja, kebijakan Pemerintah terkait Energi Baru dan Terbarukan (EBT), potensi ekonomi digital Indonesia, Rencana Kerja Pemerintah untuk 2 tahun ke depan, dan Presidensi G20 Indonesia yang dikaitkan dengan peran Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG).

Mobile_AP_Rectangle 2

“Varian Omicron agak meningkat pada beberapa pekan terakhir di beberapa negara termasuk Indonesia, namun masih dalam batas terkendali,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengawali pembahasan mengenai perkembangan terkini kasus Covid-19.

Menurutnya, perkembangan tindak lanjut putusan MK atas UU Cipta Kerja saat ini telah diakomodir melalui penerbitan UU Nomor 13 tahun 2022 dengan memasukkan metode Omnibus Law. “Strategi kebijakan energi baru dan terbarukan dilakukan untuk mencapai Net Zero Emission (NZE), Roadmap transisi energi, dan regulasi yang mendukung penggunaan EBT,” paparnya.

AmCham Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah terhadap dunia usaha yang telah dirasakan manfaatnya hingga saat ini. Pelaku usaha AmCham Indonesia mendukung upaya kolaborasi yang dapat ditempuh untuk berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing Indonesia. “Kami mendukung di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan energi serta tensi geopolitik,” ucap James Castle, Founder of Castle Asia.

Menyimak berbagai masukan dari pelaku usaha AmCham Indonesia, Menko Airlangga juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme transisi energi, krisis pangan global dan akses pasar yang memiliki potensi kerjasama dengan pelaku usaha.

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pertemuan virtual antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan American Chambers of Commerce in Indonesia (AmCham) telah diselenggarakan, Rabu (20/7).

Pada pertemuan tersebut, hadir 18 pimpinan perusahaan besar Amerika Serikat (AS) yang merupakan anggota AmCham Indonesia. Delegasi AmCham Indonesia dipimpin oleh Managing Director of AmCham Indonesia Mr Lin Neumann dan Founder of Castle Asia Mr James Castle, yang bertindak sebagai moderator.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas isu-isu yang cukup luas antara lain mencakup perluasan iklim investasi dan dukungan partisipasi pelaku usaha termasuk pihak swasta AS dalam membantu pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing industri, perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas UU Cipta Kerja, kebijakan Pemerintah terkait Energi Baru dan Terbarukan (EBT), potensi ekonomi digital Indonesia, Rencana Kerja Pemerintah untuk 2 tahun ke depan, dan Presidensi G20 Indonesia yang dikaitkan dengan peran Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG).

“Varian Omicron agak meningkat pada beberapa pekan terakhir di beberapa negara termasuk Indonesia, namun masih dalam batas terkendali,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengawali pembahasan mengenai perkembangan terkini kasus Covid-19.

Menurutnya, perkembangan tindak lanjut putusan MK atas UU Cipta Kerja saat ini telah diakomodir melalui penerbitan UU Nomor 13 tahun 2022 dengan memasukkan metode Omnibus Law. “Strategi kebijakan energi baru dan terbarukan dilakukan untuk mencapai Net Zero Emission (NZE), Roadmap transisi energi, dan regulasi yang mendukung penggunaan EBT,” paparnya.

AmCham Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah terhadap dunia usaha yang telah dirasakan manfaatnya hingga saat ini. Pelaku usaha AmCham Indonesia mendukung upaya kolaborasi yang dapat ditempuh untuk berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing Indonesia. “Kami mendukung di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan energi serta tensi geopolitik,” ucap James Castle, Founder of Castle Asia.

Menyimak berbagai masukan dari pelaku usaha AmCham Indonesia, Menko Airlangga juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme transisi energi, krisis pangan global dan akses pasar yang memiliki potensi kerjasama dengan pelaku usaha.

JAKARTA, RADARJEMBER.ID- Pertemuan virtual antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan American Chambers of Commerce in Indonesia (AmCham) telah diselenggarakan, Rabu (20/7).

Pada pertemuan tersebut, hadir 18 pimpinan perusahaan besar Amerika Serikat (AS) yang merupakan anggota AmCham Indonesia. Delegasi AmCham Indonesia dipimpin oleh Managing Director of AmCham Indonesia Mr Lin Neumann dan Founder of Castle Asia Mr James Castle, yang bertindak sebagai moderator.

Dalam pertemuan tersebut, dibahas isu-isu yang cukup luas antara lain mencakup perluasan iklim investasi dan dukungan partisipasi pelaku usaha termasuk pihak swasta AS dalam membantu pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing industri, perkembangan putusan Mahkamah Konstitusi (MK) atas UU Cipta Kerja, kebijakan Pemerintah terkait Energi Baru dan Terbarukan (EBT), potensi ekonomi digital Indonesia, Rencana Kerja Pemerintah untuk 2 tahun ke depan, dan Presidensi G20 Indonesia yang dikaitkan dengan peran Indonesia pada Global Crisis Response Group (GCRG).

“Varian Omicron agak meningkat pada beberapa pekan terakhir di beberapa negara termasuk Indonesia, namun masih dalam batas terkendali,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, mengawali pembahasan mengenai perkembangan terkini kasus Covid-19.

Menurutnya, perkembangan tindak lanjut putusan MK atas UU Cipta Kerja saat ini telah diakomodir melalui penerbitan UU Nomor 13 tahun 2022 dengan memasukkan metode Omnibus Law. “Strategi kebijakan energi baru dan terbarukan dilakukan untuk mencapai Net Zero Emission (NZE), Roadmap transisi energi, dan regulasi yang mendukung penggunaan EBT,” paparnya.

AmCham Indonesia mengapresiasi dukungan Pemerintah terhadap dunia usaha yang telah dirasakan manfaatnya hingga saat ini. Pelaku usaha AmCham Indonesia mendukung upaya kolaborasi yang dapat ditempuh untuk berkontribusi terhadap pemulihan ekonomi nasional dan peningkatan daya saing Indonesia. “Kami mendukung di tengah tantangan global seperti krisis pangan dan energi serta tensi geopolitik,” ucap James Castle, Founder of Castle Asia.

Menyimak berbagai masukan dari pelaku usaha AmCham Indonesia, Menko Airlangga juga memberikan penjelasan mengenai mekanisme transisi energi, krisis pangan global dan akses pasar yang memiliki potensi kerjasama dengan pelaku usaha.

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/