alexametrics
26.6 C
Jember
Sunday, 29 May 2022

Menko Airlangga: Jamin Ramadan dan Idul Fitri Kondusif

- Kendalikan Pandemi, Tingkatkan Vaksinasi

- Pemerintah Terus Salurkan Bansos

Mobile_AP_Rectangle 1

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Ramadan di tahun 2022 ini, kondisi pandemi Covid-19 sudah mulai terkendali dan cukup stabil di berbagai wilayah Indonesia. Ditunjukkan dengan penurunan jumlah kasus harian, kasus aktif, kematian, BOR, dan rawat inap RS. Evaluasi mingguan tetap dilakukan oleh pemerintah secara rutin guna memastikan perkembangan situasi terakhir di masyarakat tetap terkendali.

Sejak dua minggu terakhir ini, angka reproduksi kasus efektif (Rt) Indonesia di level 1,00 (laju penularan cukup terkendali). Seluruh wilayah dan semua pulau laju penularannya juga relatif terkendali. Untuk wilayah di luar Jawa-Bali, angka Rt dari tertinggi ke terendah yakni Nusa Tenggara (1,00), Kalimantan (1,00), Sumatra (1,00), Papua (1,00), Maluku (0,99), dan Sulawesi (0,99).

Secara nasional, per 18 April 2022, kasus baru yang tercatat adalah sebanyak 559 kasus, menurun -99,1 persen dari jumlah tertingginya pada 16 Februari 2022, yang sebanyak 64.718 kasus. Sementara, kasus aktif berjumlah 50.969 kasus, turun -91,3 persen dari puncaknya pada 24 Februari 2022 sebanyak 586.113 kasus. Dan, jumlah kasus kematian sebanyak 37 kasus, turun -90,8 persen dari puncaknya pada 8 Maret 2022 sebanyak 401 kasus. Positivity rate di Indonesia juga berada di bawah standar WHO, dengan positivity rate harian adalah 0,9 persen dan 7DMA 1,16 persen.

Mobile_AP_Rectangle 2

Khusus untuk wilayah di luar Jawa-Bali, kasus konfirmasi harian juga menunjukkan penurunan, yaitu per 17 April 2022 tercatat sebanyak 117 kasus (19,27 persen dari kasus harian nasional). Sementara, kasus aktifnya dalam periode yang sama sebanyak 25.489 kasus (43,74 persen dari kasus aktif nasional).

“Kasus aktif di sebagian besar provinsi sudah relatif rendah. Hanya di beberapa provinsi saja masih agak tinggi. Namun, semuanya secara konsisten terus menurun,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers terkait hasil Rapat Terbatas (Ratas) PPKM di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/04).

Adapun 2 provinsi dengan kasus aktif tertinggi, tetapi tingkat keterisian tempat tidur (BOR) masih memadai dan konversi TT Covid-19 di RS juga masih rendah adalah Provinsi Papua dengan 12.211 kasus, BOR 9 persen, dan konversi 18 persen. Serta Provinsi Lampung dengan 7.417 kasus, BOR 3 persen, dan konversi 22 persen. Apabila dilihat secara nasional, BOR juga berada di angka yang rendah, yaitu 4 persen. Sementara, untuk luar Jawa–Bali, BOR berada di angka 3,6 persen.

Perkembangan Capaian Vaksinasi di Luar Jawa–Bali

Per 17 April 2022, terdapat 2 provinsi di luar Jawa–Bali yang capaian vaksinasi dosis 1 masih di bawah 70 persen, yaitu Papua Barat dan Papua. Untuk vaksinasi dosis 2 ada 12 provinsi yang capaiannya masih di bawah 70 persen, dan vaksinasi dosis 3 ada 16 provinsi yang capaiannya masih di bawah 10 persen. Sedangkan untuk vaksinasi lansia dosis 1 terdapat 9 provinsi di luar Jawa–Bali yang pencapaiannya kurang dari 70 persen. Dan dosis 2 ada 11 provinsi masih di bawah 50 persen.

Perkembangan Realisasi Program PEN 2022

- Advertisement -

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Ramadan di tahun 2022 ini, kondisi pandemi Covid-19 sudah mulai terkendali dan cukup stabil di berbagai wilayah Indonesia. Ditunjukkan dengan penurunan jumlah kasus harian, kasus aktif, kematian, BOR, dan rawat inap RS. Evaluasi mingguan tetap dilakukan oleh pemerintah secara rutin guna memastikan perkembangan situasi terakhir di masyarakat tetap terkendali.

Sejak dua minggu terakhir ini, angka reproduksi kasus efektif (Rt) Indonesia di level 1,00 (laju penularan cukup terkendali). Seluruh wilayah dan semua pulau laju penularannya juga relatif terkendali. Untuk wilayah di luar Jawa-Bali, angka Rt dari tertinggi ke terendah yakni Nusa Tenggara (1,00), Kalimantan (1,00), Sumatra (1,00), Papua (1,00), Maluku (0,99), dan Sulawesi (0,99).

Secara nasional, per 18 April 2022, kasus baru yang tercatat adalah sebanyak 559 kasus, menurun -99,1 persen dari jumlah tertingginya pada 16 Februari 2022, yang sebanyak 64.718 kasus. Sementara, kasus aktif berjumlah 50.969 kasus, turun -91,3 persen dari puncaknya pada 24 Februari 2022 sebanyak 586.113 kasus. Dan, jumlah kasus kematian sebanyak 37 kasus, turun -90,8 persen dari puncaknya pada 8 Maret 2022 sebanyak 401 kasus. Positivity rate di Indonesia juga berada di bawah standar WHO, dengan positivity rate harian adalah 0,9 persen dan 7DMA 1,16 persen.

Khusus untuk wilayah di luar Jawa-Bali, kasus konfirmasi harian juga menunjukkan penurunan, yaitu per 17 April 2022 tercatat sebanyak 117 kasus (19,27 persen dari kasus harian nasional). Sementara, kasus aktifnya dalam periode yang sama sebanyak 25.489 kasus (43,74 persen dari kasus aktif nasional).

“Kasus aktif di sebagian besar provinsi sudah relatif rendah. Hanya di beberapa provinsi saja masih agak tinggi. Namun, semuanya secara konsisten terus menurun,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers terkait hasil Rapat Terbatas (Ratas) PPKM di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/04).

Adapun 2 provinsi dengan kasus aktif tertinggi, tetapi tingkat keterisian tempat tidur (BOR) masih memadai dan konversi TT Covid-19 di RS juga masih rendah adalah Provinsi Papua dengan 12.211 kasus, BOR 9 persen, dan konversi 18 persen. Serta Provinsi Lampung dengan 7.417 kasus, BOR 3 persen, dan konversi 22 persen. Apabila dilihat secara nasional, BOR juga berada di angka yang rendah, yaitu 4 persen. Sementara, untuk luar Jawa–Bali, BOR berada di angka 3,6 persen.

Perkembangan Capaian Vaksinasi di Luar Jawa–Bali

Per 17 April 2022, terdapat 2 provinsi di luar Jawa–Bali yang capaian vaksinasi dosis 1 masih di bawah 70 persen, yaitu Papua Barat dan Papua. Untuk vaksinasi dosis 2 ada 12 provinsi yang capaiannya masih di bawah 70 persen, dan vaksinasi dosis 3 ada 16 provinsi yang capaiannya masih di bawah 10 persen. Sedangkan untuk vaksinasi lansia dosis 1 terdapat 9 provinsi di luar Jawa–Bali yang pencapaiannya kurang dari 70 persen. Dan dosis 2 ada 11 provinsi masih di bawah 50 persen.

Perkembangan Realisasi Program PEN 2022

JAKARTA, RADARJEMBER.ID –  Ramadan di tahun 2022 ini, kondisi pandemi Covid-19 sudah mulai terkendali dan cukup stabil di berbagai wilayah Indonesia. Ditunjukkan dengan penurunan jumlah kasus harian, kasus aktif, kematian, BOR, dan rawat inap RS. Evaluasi mingguan tetap dilakukan oleh pemerintah secara rutin guna memastikan perkembangan situasi terakhir di masyarakat tetap terkendali.

Sejak dua minggu terakhir ini, angka reproduksi kasus efektif (Rt) Indonesia di level 1,00 (laju penularan cukup terkendali). Seluruh wilayah dan semua pulau laju penularannya juga relatif terkendali. Untuk wilayah di luar Jawa-Bali, angka Rt dari tertinggi ke terendah yakni Nusa Tenggara (1,00), Kalimantan (1,00), Sumatra (1,00), Papua (1,00), Maluku (0,99), dan Sulawesi (0,99).

Secara nasional, per 18 April 2022, kasus baru yang tercatat adalah sebanyak 559 kasus, menurun -99,1 persen dari jumlah tertingginya pada 16 Februari 2022, yang sebanyak 64.718 kasus. Sementara, kasus aktif berjumlah 50.969 kasus, turun -91,3 persen dari puncaknya pada 24 Februari 2022 sebanyak 586.113 kasus. Dan, jumlah kasus kematian sebanyak 37 kasus, turun -90,8 persen dari puncaknya pada 8 Maret 2022 sebanyak 401 kasus. Positivity rate di Indonesia juga berada di bawah standar WHO, dengan positivity rate harian adalah 0,9 persen dan 7DMA 1,16 persen.

Khusus untuk wilayah di luar Jawa-Bali, kasus konfirmasi harian juga menunjukkan penurunan, yaitu per 17 April 2022 tercatat sebanyak 117 kasus (19,27 persen dari kasus harian nasional). Sementara, kasus aktifnya dalam periode yang sama sebanyak 25.489 kasus (43,74 persen dari kasus aktif nasional).

“Kasus aktif di sebagian besar provinsi sudah relatif rendah. Hanya di beberapa provinsi saja masih agak tinggi. Namun, semuanya secara konsisten terus menurun,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan pers terkait hasil Rapat Terbatas (Ratas) PPKM di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/04).

Adapun 2 provinsi dengan kasus aktif tertinggi, tetapi tingkat keterisian tempat tidur (BOR) masih memadai dan konversi TT Covid-19 di RS juga masih rendah adalah Provinsi Papua dengan 12.211 kasus, BOR 9 persen, dan konversi 18 persen. Serta Provinsi Lampung dengan 7.417 kasus, BOR 3 persen, dan konversi 22 persen. Apabila dilihat secara nasional, BOR juga berada di angka yang rendah, yaitu 4 persen. Sementara, untuk luar Jawa–Bali, BOR berada di angka 3,6 persen.

Perkembangan Capaian Vaksinasi di Luar Jawa–Bali

Per 17 April 2022, terdapat 2 provinsi di luar Jawa–Bali yang capaian vaksinasi dosis 1 masih di bawah 70 persen, yaitu Papua Barat dan Papua. Untuk vaksinasi dosis 2 ada 12 provinsi yang capaiannya masih di bawah 70 persen, dan vaksinasi dosis 3 ada 16 provinsi yang capaiannya masih di bawah 10 persen. Sedangkan untuk vaksinasi lansia dosis 1 terdapat 9 provinsi di luar Jawa–Bali yang pencapaiannya kurang dari 70 persen. Dan dosis 2 ada 11 provinsi masih di bawah 50 persen.

Perkembangan Realisasi Program PEN 2022

BERITA TERKINI

Wajib Dibaca

/